TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
Kepemimpinan Berjiwa Pengabdian: Kompol I Gede Suartika Warnai Bondowoso dengan Teladan Nyata

Kepemimpinan Berjiwa Pengabdian: Kompol I Gede Suartika Warnai Bondowoso dengan Teladan Nyata

Aksi kecil dengan pesan besar — Kompol I Gede Suartika, Wakapolres Bondowoso, hadir membantu warga. Bukti nyata pengabdian tanpa batas
Daftar Isi
×

 

Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika turun langsung ke jalan, menunjukkan teladan kepemimpinan yang membumi di tengah masyarakat (Foto:Dok.Humas)
Bondowoso |masbhabinnews.com

Saat sorotan tajam publik terhadap institusi kepolisian terus bergulir di berbagai platform media sosial, semangat pengabdian Polri justru semakin menyala. Di tengah kritik dan tantangan, banyak satuan kepolisian di berbagai daerah tampil dengan inovasi serta pelayanan publik yang memukau.

Ketulusan di tengah kesibukan — Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika terlihat membantu seorang tukang becak yang kesulitan di jalan. Sebuah potret sederhana tentang kepemimpinan yang berjiwa manusia (Foto:Dok.Humas)
Salah satu yang mencuri perhatian adalah Polres Bondowoso, yang tampil dengan wajah kepolisian yang humanis, responsif, dan berintegritas. Di kota berhawa sejuk di lereng Gunung Ijen ini, pemandangan tak biasa telah menjadi kebiasaan inspiratif: setiap pagi, para pimpinan Polres turun langsung ke jalan, mengatur arus lalu lintas bersama para personel.

Di bawah sinar mentari pagi, Kompol I Gede Suartika berdiri tegak di persimpangan jalan, menjadi simbol dedikasi tanpa batas bagi pelayanan publik (Foto:Dok.Humas)
Kebijakan ini merupakan instruksi langsung dari Kapolres Bondowoso AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H., yang menegaskan bahwa seluruh pejabat utama, perwira, hingga kapolsek jajaran wajib turun ke lapangan, terutama di titik-titik dan jam rawan kemacetan.

“Kehadiran pimpinan bukan sekadar simbol, tetapi wujud nyata pelayanan Polri kepada masyarakat,” tegas Kapolres Harto.

Salah satu figur yang menjadi sorotan utama dari kebijakan ini adalah Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H.. Dikenal memiliki kedisiplinan tinggi dan karakter kepemimpinan yang kuat, Kompol I Gede tidak hanya memberi instruksi dari ruang kerja, tetapi juga ikut berdiri di tengah hiruk-pikuk lalu lintas, membantu masyarakat melintasi jalan dengan aman.

“Sebagai anggota Polri, saya mendedikasikan hidup untuk mengayomi dan melayani masyarakat. Pengabdian tidak mengenal kata lelah,” ujarnya dengan penuh ketegasan.

Ia menambahkan bahwa kepemimpinan sejati tidak diukur dari seberapa keras seseorang memerintah, tetapi seberapa nyata ia memberi teladan.

“Saya ingin anggota melihat dan meniru langsung bagaimana melayani masyarakat dengan hati. Disiplin bukan beban, melainkan cerminan kehormatan,” sambungnya.

Langkah sederhana namun berdampak besar ini mendapat sambutan positif dari warga. Salah seorang warga yang ditemui di kawasan Simpang Tiga Mawar, lokasi rutin pengaturan lalu lintas setiap Senin dan Rabu, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami merasa sangat terbantu. Setiap pagi lalu lintas jadi lebih lancar, terutama saat jam sibuk. Salut untuk Pak Wakapolres dan seluruh jajaran Polres Bondowoso,” ungkapnya.

Dedikasi yang ditunjukkan jajaran Polres Bondowoso menjadi cermin kepemimpinan yang membumi dan tulus. Di tengah gelombang kritik yang kerap menyudutkan institusi, mereka memilih menjawab dengan kerja dan keteladanan.

Kini, di jalan-jalan Bondowoso, masyarakat tak hanya melihat aparat berseragam, tetapi juga sosok-sosok pengayom yang hadir dengan hati dan tanggung jawab. Sebuah pesan kuat tersampaikan: bahwa pelayanan sejati bukan sekadar tugas, melainkan panggilan jiwa.


(Abad⁷⁷)

0Komentar

Special Ads