business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Asap Tebal Gegerkan Warga Kotakulon, Rumah Milik Iwan Ludes Terbakar

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Musibah dapat datang dalam hitungan menit ketika kewaspadaan mulai terabaikan. Kobaran api yang diduga berasal dari tungku masak yang belum padam menghanguskan sebuah rumah warga di Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Bondowoso, Rabu (27/5/2026) sore. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Rumah yang terbakar diketahui milik Iwan (50), warga Jalan Diponegoro RT 26 RW 05, Kelurahan Kotakulon. Bangunan yang sebagian besar terbuat dari anyaman bambu itu dengan cepat dilalap si jago merah hingga mengalami kerusakan parah.

Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 15.30 WIB. Tak lama kemudian, warga segera melaporkan kejadian tersebut melalui layanan Quick Response 110 Polres Bondowoso sehingga petugas dapat bergerak cepat menuju lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Windiya Hikmatus Sakdiah (18), yang merupakan tetangga korban, sebelum kejadian istri pemilik rumah bernama Tatik diketahui sedang memasak daging menggunakan tungku berbahan bakar kayu.

Diduga, setelah selesai memasak, tungku tersebut ditinggalkan dalam kondisi api belum sepenuhnya padam. Bara api yang masih menyala kemudian diduga menyambar bagian bangunan rumah yang mudah terbakar.

"Sekitar pukul 15.30 WIB saya melihat asap dan api keluar dari sela dinding rumah Pak Iwan. Saya langsung berteriak meminta bantuan warga dan memberitahu keluarga pemilik rumah," ungkap Windiya saat memberi keterangan kepada awak media masbhabinnews.

Mendengar teriakan tersebut, warga berdatangan untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Sebagian warga lainnya menghubungi petugas pemadam kebakaran dan kepolisian.

Namun karena sebagian besar bangunan terbuat dari anyaman bambu dan material mudah terbakar lainnya, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bagian rumah sehingga sulit dikendalikan.

Akibat kejadian tersebut, rumah beserta sejumlah perabotan dan barang berharga milik korban hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta. Petugas juga mengamankan sebuah panci yang berada di dekat tungku sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Quick Response 110, Kapolsek Bondowoso Kota IPTU I Kadek Suartana, S.H., bersama personel Polsek Bondowoso Kota, Unit Reskrim, Intelkam, Tim Pamapta, serta Tim INAFIS Polres Bondowoso langsung mendatangi lokasi kejadian.

Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan area, olah tempat kejadian perkara, pendataan kerugian, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi guna memastikan penyebab kebakaran.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, tidak ditemukan adanya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. Kebakaran diduga murni dipicu oleh sisa bara atau nyala api dari tungku memasak yang belum padam sepenuhnya kemudian menyambar material bangunan yang mudah terbakar.

Kapolres Bondowoso mengimbau masyarakat agar lebih berhati hati saat menggunakan peralatan memasak, kompor, maupun instalasi listrik di rumah.

"Pastikan api benar benar padam sebelum meninggalkan dapur atau rumah. Kelalaian sekecil apa pun dapat menimbulkan kebakaran besar yang merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar," tegas Kapolres Bondowoso.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan Quick Response 110 sebagai sarana pelaporan cepat apabila terjadi keadaan darurat, tindak kriminalitas, kecelakaan lalu lintas, kebakaran, maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat lainnya.

"Layanan 110 Polri aktif selama 24 jam dan dapat diakses secara gratis. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. Semakin cepat informasi kami terima, semakin cepat pula petugas dapat memberikan pertolongan dan penanganan di lapangan," ujarnya.

Kapolres menegaskan bahwa partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi melalui layanan 110 merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan keamanan dan keselamatan lingkungan.

Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan sisa kebakaran masih berlangsung. Sementara itu, keluarga korban untuk sementara waktu menumpang di rumah kerabat terdekat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa musibah sering kali berawal dari hal yang dianggap sepele. Kewaspadaan terhadap sumber api harus menjadi kebiasaan setiap keluarga, sementara kecepatan masyarakat dalam melapor melalui layanan 110 menjadi faktor penting yang membantu aparat memberikan respons cepat demi meminimalkan risiko dan dampak yang lebih besar.


|msb

Mutasi Besar di Polres Bondowoso, Nama Nama Pejabat Baru Resmi Diumumkan

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Semangat pembaruan dan peningkatan kinerja kembali diperkuat di lingkungan Polres Bondowoso. Melalui serah terima jabatan, pengambilan sumpah jabatan, dan korp raport kenaikan pangkat pengabdian, Polres Bondowoso melakukan penyegaran organisasi sebagai langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung upacara yang berlangsung khidmat di halaman Mapolres Bondowoso, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolda Jawa Timur Nomor ST/579/V/KEP./2026 tanggal 19 Mei 2026 tentang mutasi dan rotasi personel sebagai bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB itu dihadiri Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Bondowoso, seluruh Kapolsek jajaran, personel Polres Bondowoso, serta perwakilan anggota dari masing-masing Polsek.

Dalam momentum tersebut, sebanyak 15 pejabat melaksanakan serah terima jabatan. Di antaranya Kompol Lukman Hadi, S.H., yang sebelumnya menjabat Kabagren Polres Bondowoso mendapat tugas baru sebagai Kapolsek Wonoasih Polres Probolinggo Kota. Posisinya sebagai Kabagren Polres Bondowoso kini diemban Kompol R. Heru Wahyudi, S.H., yang sebelumnya menjabat Kabagops Polres Bondowoso.

Jabatan Kabagops Polres Bondowoso selanjutnya dipercayakan kepada Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H., yang sebelumnya menjabat Kasatresnarkoba Polresta Banyuwangi.

Di jajaran fungsi pembinaan masyarakat, AKP Didik Sugiarto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasatbinmas Polres Bondowoso mendapat promosi sebagai Kabag SDM Polres Pasuruan. Posisi Kasatbinmas kemudian diserahterimakan kepada AKP Pudjiharto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasubbagdalops Bagops Polres Bondowoso.

Sementara itu, AKP Akhmad Santoso, S.H., yang sebelumnya menjabat Kasatintelkam Polres Bondowoso mendapat amanah baru sebagai Kasatintelkam Polres Pasuruan. Jabatan tersebut kini diemban Iptu Noky Widhiantoro yang sebelumnya menjabat Kaurbinopsnal Satintelkam Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Pada jajaran Polsek, Kompol Jarno Miroto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Bondowoso Kota memasuki masa persiapan purnatugas sebagai Perwira Menengah Polres Bondowoso. Untuk sementara, jabatan Kapolsek Bondowoso Kota diemban Iptu I Kadek Suartana, S.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Bondowoso Kota.

Selanjutnya, AKP Agus Haryono yang sebelumnya menjabat Kasubbagdalpers Bag SDM Polres Bondowoso mendapat penugasan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang SDM Polres Bondowoso. Iptu I Gede Sugitra, S.H., yang sebelumnya menjabat Plt Kasubbagstrajemen dan Reformasi Birokrasi Bagren Polres Bondowoso dipercaya mengemban tugas sebagai Plt Kapolsek Sumberwringin.

AKP Yudi Sutristiono yang sebelumnya menjabat Kapolsek Wonosari juga mendapat penugasan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Bidang SDM Polres Bondowoso. Jabatan Kapolsek Wonosari selanjutnya diserahterimakan kepada Iptu I Nyoman Subur, S.H., yang sebelumnya menjabat Plt Kapolsek Tlogosari.

Untuk jabatan Plt Kapolsek Tlogosari kini dipercayakan kepada Iptu Sumanto, S.H., yang sebelumnya menjabat Kapolsek Jambesari Darus Sholah. Sedangkan jabatan Kapolsek Jambesari Darus Sholah selanjutnya diemban Ipda Edi Sutrisno, S.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolsek Pujer.

Momen sakral berlangsung saat para pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Kapolres Bondowoso, disaksikan rohaniwan dan para saksi. Prosesi tersebut dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara sumpah jabatan, serta pakta integritas sebagai bentuk komitmen menjaga amanah dan profesionalisme dalam bertugas.

Selain serah terima jabatan, Polres Bondowoso juga melaksanakan korp raport kenaikan pangkat pengabdian kepada Iptu Widayanto, S.H., yang resmi naik pangkat menjadi Ajun Komisaris Polisi (AKP) terhitung mulai 1 Juni 2026. Kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama bertugas sebagai anggota Polri.

Dalam arahannya, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja institusi.

"Seluruh pejabat yang mendapat amanah baru harus mampu beradaptasi dengan cepat, meningkatkan profesionalisme, memperkuat sinergitas, serta menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jabatan bukan sekedar kedudukan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, integritas, dan pengabdian yang tulus," tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Kapolres juga mengajak seluruh personel untuk menjadikan mutasi dan promosi jabatan sebagai motivasi dalam meningkatkan dedikasi serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Pergantian jabatan adalah energi baru bagi organisasi. Saya mengajak seluruh personel untuk menjadikan momentum ini sebagai motivasi meningkatkan dedikasi, menjaga integritas, serta memperkuat kehadiran Polri di tengah masyarakat. Kepercayaan publik adalah kehormatan yang harus dijaga dengan kerja keras, ketulusan, dan pelayanan yang humanis," ungkap AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media MasBhabinNews.

Melalui penyegaran organisasi ini, Polres Bondowoso optimistis mampu semakin meningkatkan profesionalisme personel, memperkuat pelayanan publik, serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Pergantian jabatan bukan sekedar perpindahan posisi, melainkan proses regenerasi yang melahirkan semangat baru dalam pengabdian. Dengan kepemimpinan yang terus diperkuat dan sumber daya manusia yang semakin profesional, Polres Bondowoso berkomitmen hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang dipercaya serta dicintai rakyat 


|msb

Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian untuk Purnawira dan Warakawuri

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Hangatnya kebersamaan dan kuatnya ikatan kekeluargaan terasa begitu nyata dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Bondowoso. Tidak sekedar menjadi agenda seremonial, momentum ini dimaknai Polres Bondowoso dengan aksi sosial penuh kepedulian melalui kegiatan anjangsana dan santunan kepada personel Polri, purnawira, serta warakawuri, Selasa (26/5/2026)

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., memimpin langsung kegiatan tersebut pada Selasa (26/5/2026). Kunjungan dilaksanakan di sejumlah lokasi, di antaranya Desa Pejaten, Jalan Bong Cina Sekar Putih, hingga kawasan belakang SDN Belindungan 1 Bondowoso.

Dalam kegiatan itu, Kapolres didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bondowoso Ny. Cherly Aryo, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para pejabat utama Polres Bondowoso, serta jajaran pengurus Bhayangkari Cabang Bondowoso.

Kegiatan anjangsana tersebut menjadi bentuk nyata penghormatan dan apresiasi kepada seluruh keluarga besar Polri yang telah memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara. Baik personel aktif, purnawira Polri, maupun warakawuri yang ditinggalkan anggota Polri tercinta.

AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kehadiran jajaran Polres Bondowoso bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga membawa semangat perhatian dan kepedulian kepada keluarga besar Polri.

“Kedatangan kami hari ini merupakan bentuk empati dan rasa hormat kepada keluarga besar Polri. Pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan akan selalu menjadi bagian penting dalam perjalanan institusi ini. Kami ingin memastikan bahwa Polri selalu hadir dan menjadi keluarga yang saling menguatkan,” ujar Kapolres kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat komunikasi serta memperkuat solidaritas dan jiwa korsa di lingkungan Polri. Nilai kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keharmonisan keluarga besar Polri.

Selain itu, kegiatan sosial tersebut merupakan implementasi semangat Polri Presisi yang humanis. Polri bersama Bhayangkari hadir secara langsung untuk memberikan perhatian dan manfaat nyata kepada lingkungan terdekatnya.

Kapolres berharap, melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, citra Polri sebagai institusi yang peduli, humanis, dan dekat dengan masyarakat semakin tumbuh kuat di tengah kehidupan sosial.

Suasana haru menyelimuti setiap kunjungan. Para penerima santunan tampak bahagia dan terharu atas perhatian yang diberikan pimpinan Polres Bondowoso beserta rombongan. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa tali persaudaraan di tubuh Polri tetap terjaga erat meski masa pengabdian telah usai.

Melalui kegiatan penuh makna ini, Polres Bondowoso menunjukkan bahwa semangat Hari Bhayangkara tidak hanya diwujudkan dalam seremoni semata, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh hati. Sebab sejatinya, pengabdian terbaik lahir dari kepedulian, kebersamaan, dan ketulusan untuk terus hadir bagi sesama 


|msb

Siaga Tanpa Celah, Kapolres Bondowoso Pimpin Latihan Sispam Mako untuk Antisipasi Ancaman Darurat

Bondowoso | masbhabinnews.com

Suasana halaman Mako Polres Bondowoso, Selasa pagi (26/5/2026), tampak berbeda. Derap langkah personel, aba aba komando, hingga simulasi pengamanan berlangsung penuh disiplin dan kesiapsiagaan. Di tengah dinamika situasi keamanan yang terus berkembang, Polres Bondowoso menunjukkan komitmennya untuk selalu sigap menghadapi berbagai potensi ancaman melalui latihan Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, digelar mulai pukul 07.30 WIB di halaman Mako Polres Bondowoso. Seluruh personel Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Polres Bondowoso turut ambil bagian dalam latihan tersebut.

Hadir pula Wakapolres Bondowoso KOMPOL I Gede Suartika, para Pejabat Utama (PJU), seluruh Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai Polsek yang telah tersprin dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kondisi keamanan yang kondusif tidak boleh membuat seluruh jajaran lengah. Menurutnya, ancaman dapat muncul sewaktu waktu dalam berbagai bentuk, mulai dari gangguan kamtibmas, aksi unjuk rasa anarkis, hingga potensi tindak terorisme yang menyasar personel maupun markas kepolisian.

“Polres Bondowoso tidak boleh terjebak dalam rasa aman semu. Kesiapsiagaan harus terus dijaga karena ancaman bisa datang kapan saja dan dalam bentuk apa pun,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo di hadapan peserta latihan.

Ia menjelaskan kepada awak media masbhbainnews bahwa latihan Sispam Mako menjadi bagian penting dalam memperkuat kemampuan personel menghadapi situasi kontinjensi dan keadaan darurat secara cepat, tepat, serta sesuai prosedur operasional.

Kapolres juga menekankan pentingnya pemahaman tugas dan tanggung jawab setiap anggota dalam sistem pengamanan markas. Menurutnya, seluruh personel harus memahami peran masing masing agar koordinasi berjalan efektif ketika menghadapi situasi nyata.

“Setiap anggota harus memahami siapa berbuat apa dan bertanggung jawab kepada siapa. Dengan begitu, tindakan di lapangan dapat dilakukan secara terukur dan profesional,” ujarnya.

Latihan ini memiliki sejumlah manfaat strategis, di antaranya meningkatkan kemampuan teknis personel dalam pengamanan markas, memperkuat koordinasi antar fungsi kepolisian, serta menumbuhkan rasa peduli terhadap keamanan lingkungan kerja. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi kesiapan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan secara mendadak.

Tidak hanya berfokus pada aspek teknis, latihan ini juga bertujuan membangun mental kesiapsiagaan dan budaya waspada di lingkungan Polres Bondowoso. Dengan kesiapan yang matang, Polri diharapkan mampu memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat sekaligus menjaga stabilitas keamanan wilayah.

Kapolres Bondowoso menambahkan bahwa keamanan markas bukan hanya tanggung jawab petugas tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh anggota kepolisian.

“Ini adalah bentuk pembinaan berkelanjutan untuk mewujudkan Polri Presisi yang profesional, modern, humanis, dan dipercaya masyarakat,” tambahnya.

Seluruh rangkaian latihan berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Keseriusan para peserta menjadi bukti bahwa Polres Bondowoso terus memperkuat kesiapan internal demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Dengan latihan yang rutin dan terukur, Polres Bondowoso ingin memastikan setiap personel selalu siap menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman dan perlindungan terbaik bagi masyarakat


|msb

Heboh Foto ‘Pocong’ di Bondowoso, Bhabinkamtibmas Polsek Binakal Bergerak Cepat Ungkap Fakta Sebenarnya

Bondowoso |masbhabinnews.com

Keresahan warga Desa Sumber Tengah, Kecamatan Binakal, Bondowoso, akhirnya terjawab. Foto yang sempat viral dan disebut menampilkan sosok pocong di depan sebuah rumah ternyata dipastikan hanyalah hasil rekayasa digital. Kepolisian bergerak cepat melakukan penyelidikan guna mencegah keresahan masyarakat semakin meluas.

Informasi mengenai foto misterius tersebut ramai diperbincangkan warga dan beredar luas di media sosial sejak Minggu (24/5/2026). Banyak warga mengaitkan gambar itu dengan penampakan makhluk halus hingga menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.

Menindaklanjuti laporan yang diterima sekitar pukul 14.00 WIB, Bhabinkamtibmas Polsek Binakal AIPDA Gozali bersama Kanit Reskrim dan Kanit Intel Polsek Binakal langsung bergerak cepat mendatangi lokasi di Dusun Desa Sumber Tengah RT 04 RW 03 untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan tokoh masyarakat, di antaranya Ahmad Turmidi dan Rosidi selaku kepala dusun setempat, serta Muh. Sayuti (34), warga yang namanya disebut dalam foto yang beredar tersebut.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, polisi memastikan bahwa sosok menyerupai pocong dalam foto itu bukan kejadian nyata. Gambar tersebut diketahui merupakan hasil editan digital yang dibuat sendiri oleh Muh. Sayuti menggunakan telepon genggam pribadinya.

Kepada petugas, Muh. Sayuti mengaku awalnya hanya belajar mengedit foto untuk hiburan pribadi. Namun tanpa sepengetahuannya, gambar tersebut dikirim oleh istrinya, Siti Holifatul Hasanah, kepada keluarganya hingga akhirnya tersebar luas melalui status WhatsApp dan media sosial.

Situasi semakin ramai setelah foto editan itu diunggah oleh akun media sosial Suara Rakyat Bondowoso (SRB), sehingga memunculkan asumsi di masyarakat bahwa benar terjadi penampakan makhluk halus di lokasi tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, dapat dipastikan bahwa informasi adanya pocong di depan rumah warga tidak benar. Foto tersebut murni hasil editan,” ungkap petugas saat memberikan keterangan kepada awak media masbhabinnews

Sebagai langkah lanjutan, pihak kepolisian bersama keluarga terkait langsung menghapus seluruh unggahan yang beredar guna meredam keresahan masyarakat. Polisi juga membuat video klarifikasi agar warga memahami fakta sebenarnya dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Gerak cepat yang dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Binakal bersama jajaran fungsi Reskrim dan Intel mendapat apresiasi warga karena mampu meredam kepanikan dan menjaga situasi tetap kondusif.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Di era digital saat ini, satu gambar editan dapat memicu keresahan luas apabila tidak disikapi dengan cermat dan penuh tanggung jawab 


|msb