business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Kapolres Bondowoso Hadiri Pembukaan Festival Muharram 1448 H, Perkuat Syiar Islam dan Dorong Kebangkitan Ekonomi Syariah

Bondowoso |masbhabinnews.com

Ribuan masyarakat memadati Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan saat pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang memadukan syiar keagamaan, pelestarian tradisi Islami, dan penguatan ekonomi syariah tersebut menjadi momentum penting menyambut tahun baru Islam dengan semangat persatuan dan kemajuan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Jember secara resmi membuka rangkaian Festival Muharram 1448 H Tahun 2026.  Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB itu dihadiri lebih dari 1.000 jamaah dan masyarakat dari berbagai wilayah, Jumat (19/6/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan sejumlah pimpinan instansi dalam kegiatan yang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Bondowoso tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan resmi festival, pengukuhan pengurus Cabang Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren, serta penyerahan berbagai penghargaan dan sertifikat dari Bank Indonesia.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Donni Fajar Tri Anugerah, menyampaikan bahwa Festival Muharram akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 19 hingga 25 Juni 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari tabligh akbar, sholawat bersama, bazar UMKM, kegiatan sosial, hingga perlombaan bernuansa Islami.

"Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menguatkan ekosistem ekonomi syariah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan dan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menegaskan bahwa Festival Muharram tidak hanya menjadi ajang syiar agama, tetapi juga sarana memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Pembangunan daerah harus berjalan seimbang. Kemajuan ekonomi harus dibarengi dengan penguatan akhlak, persaudaraan, dan kerukunan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujarnya.

Puncak kegiatan diisi penampilan hadrah dan lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Bhenning yang mengajak jamaah larut dalam suasana religius. Tausiyah utama disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, Ph.D., yang mengajak masyarakat menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta menjaga kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Di sela kegiatan, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa Polres Bondowoso mendukung penuh seluruh kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat persatuan dan kerukunan umat.

"Festival Muharram bukan hanya perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga momentum membangun kebersamaan, memperkuat nilai keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan agar Bondowoso tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan religius," ujar Kapolres kepada awak media masbhabinnews.

Untuk menjamin kelancaran acara, Polres Bondowoso bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya menerapkan pengamanan terpadu di seluruh area kegiatan. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Antusiasme masyarakat yang tinggi serta sinergi seluruh pihak menjadikan pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah berlangsung sukses, tertib, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perayaan, festival ini menjadi simbol kuat bahwa nilai keagamaan, persaudaraan, dan kemandirian ekonomi dapat tumbuh beriringan demi mewujudkan Bondowoso yang religius, harmonis, dan semakin sejahtera


 |msb

Junjung Persaudaraan dan Hormati Hukum", Pesan Wakapolres Bondowoso di Pengesahan 187 Warga Baru PSHT


Bondowoso – Semangat persaudaraan, pelestarian budaya pencak silat, dan kebersamaan lintas elemen masyarakat mewarnai prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Pusat Madiun. Di tengah suasana sakral Malam Satu Suro, kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi pengamanan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur internal organisasi.

Prosesi pengesahan warga baru Tingkat I Tahun 2026 digelar mulai Jumat (19/6/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (20/6/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan penguatan karakter generasi muda.

Sebanyak 187 calon warga dari 20 ranting dan komisariat se Kabupaten Bondowoso mengikuti prosesi pengesahan. Mereka didampingi sekitar 300 warga dan panitia. Acara dipimpin dewan pengesah dari PSHT Cabang Jember, Situbondo, dan Bondowoso serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSHT dalam membina generasi muda melalui olahraga bela diri yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

"Kami mengapresiasi PSHT yang terus konsisten melestarikan budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter. Warga baru yang disahkan malam ini diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati hukum, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bondowoso," ujar Kompol I Gede Suartika kepada awak media masbhabinnews.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Bondowoso Widjianto, S.Pd., berpesan kepada seluruh warga yang baru disahkan agar senantiasa menjaga nama baik organisasi, memegang teguh ajaran asah, asih, asuh, serta mengamalkan nilai nilai luhur PSHT dalam kehidupan sehari hari.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Wakapolres Bondowoso memimpin langsung pola pengamanan terpadu dengan melibatkan personel Polsek jajaran, Kodim 0822 Bondowoso, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengamanan internal PSHT, serta unsur terkait lainnya.

Selain itu, Wakapolres juga menyiagakan personel Polsek jajaran, Tim Tangkal Polres Bondowoso, serta anggota Polri yang merupakan bagian dari keluarga besar PSHT. Seluruh kekuatan pengamanan tersebut dipusatkan di Polsek Curahdami sebagai titik kendali dan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.

Selain personel Polsek Curahdami, pengamanan juga diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai Polsek jajaran dan Tim Tangkal Polres Bondowoso. Sejumlah anggota ditempatkan di titik titik strategis dan jalur yang berpotensi dilalui rombongan penggembira guna mengantisipasi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, maupun potensi gangguan ketertiban lainnya.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis. Langkah koordinasi, pengawalan, pemantauan mobilitas peserta, hingga pengamanan jalur perlintasan dilaksanakan secara terukur sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.

Berkat sinergi seluruh pihak, prosesi pengesahan 187 warga baru PSHT Cabang Bondowoso berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan yang dibangun melalui pencak silat mampu berjalan beriringan dengan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Momentum pengesahan ini bukan sekedar seremoni organisasi, melainkan tonggak lahirnya warga warga baru yang diharapkan mampu membawa nilai persaudaraan, kebangsaan, dan kedamaian ke tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, Bondowoso kembali menunjukkan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam menjaga harmoni dan kondusivitas daerah 


|msb

Pantau Langsung Pengamanan, Kompol I Gede Suartika Siagakan Personel Gabungan Amankan Pengesahan PSHT

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan Polres Bondowoso dalam pengamanan kegiatan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Tahun 2026 yang hingga saat ini masih berlangsung dengan khidmat dan penuh makna pada Jumat (19/6/2026).

Sebanyak 187 peserta mengikuti seluruh rangkaian prosesi pengesahan yang digelar dengan tertib. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, jajaran Polres Bondowoso menerjunkan personel gabungan yang disiagakan di sejumlah titik strategis.

Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., turun langsung melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan Mako Polsek Curahdami sebagai pusat pengendalian pengamanan kegiatan.

Selain personel Polsek Curahdami, pengamanan juga melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran serta Tim Tangkal Polres Bondowoso. Sebagian personel ditempatkan di sejumlah titik rawan dan jalur yang berpotensi dilalui rombongan penggembira guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan, kemacetan, maupun potensi gesekan yang dapat mengganggu jalannya acara.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.

Kompol I Gede Suartika menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami memastikan seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel gabungan dari Polres Bondowoso dan Polsek jajaran telah kami siagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk pergerakan penggembira yang datang menghadiri kegiatan. Alhamdulillah, sampai kegiatan berakhir seluruh rangkaian berjalan kondusif,” ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak lepas dari sinergi yang baik antara kepolisian, panitia penyelenggara, pengurus PSHT, serta seluruh peserta yang menunjukkan kedewasaan dan komitmen menjaga ketertiban.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta dan keluarga besar PSHT yang telah menunjukkan sikap disiplin serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika seluruh elemen masyarakat bersinergi, maka setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, damai, dan membawa manfaat bagi semua,” tambah Kompol I Gede Suartika.

Sementara itu, pengurus PSHT Cabang Bondowoso menyampaikan apresiasi kepada Polres Bondowoso beserta seluruh personel pengamanan yang telah memberikan dukungan penuh sehingga prosesi pengesahan dapat berlangsung lancar.

Pihaknya berharap warga baru yang telah disahkan mampu menjaga nilai luhur persaudaraan, menjunjung tinggi etika, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, rangkaian kegiatan pengesahan masih berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif. Aparat keamanan bersama panitia terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh agenda berjalan tertib dan lancar. Hal ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kedamaian serta menciptakan suasana yang harmonis di Kabupaten Bondowoso


|msb

Dari Mapolres untuk Sawah Rakyat, AKBP Aryo Serahkan Bantuan Pertanian kepada Kelompok Tani

Bondowoso |masbhabinnews.com

Semangat pengabdian Polri kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pemeliharaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga lewat aksi nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Bondowoso menyalurkan bantuan alat dan sarana pertanian kepada sejumlah kelompok tani binaan sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., di halaman Mapolres Bondowoso,  Kegiatan tersebut mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, yang menjadi refleksi komitmen Polri dalam hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai sektor kehidupan. Jumat (19/6/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso Mulyadi, S.P., M.M., bersama perwakilan lima kelompok tani binaan Polri yang menjadi penerima bantuan.

Bantuan yang disalurkan meliputi lima unit alat semprot (sprayer), 20 cangkul, 20 sabit, 20 capil, serta 15 paket bibit jagung unggulan. Seluruh bantuan dibagikan secara merata kepada kelompok tani agar dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pertanian di lapangan.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan bahwa program tersebut merupakan bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

“Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan. Kami berharap bantuan ini dapat membantu para petani meningkatkan produktivitas hasil pertanian dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Bondowoso,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bondowoso serta para perwakilan kelompok tani menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Polres Bondowoso. Bantuan tersebut dinilai sangat bermanfaat untuk menunjang kegiatan pertanian dan meringankan kebutuhan para petani dalam mengelola lahan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, tertib, aman, dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta yang hadir. Program sosial tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa momentum Hari Bhayangkara ke-80 menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.

"Ketahanan pangan adalah fondasi penting bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Melalui bantuan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga saat mereka membutuhkan dukungan untuk meningkatkan kualitas hidup. Semoga kebersamaan dan sinergi yang terjalin antara Polri dan para petani dapat terus memperkuat Bondowoso menuju daerah yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing," pungkas AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bondowoso terus membuktikan bahwa pengabdian terbaik bukan hanya menjaga keamanan, melainkan juga menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke akar rumput


|msb

AKBP Aryo Dwi Wibowo Berangkatkan Atlet Karate Bondowoso, Targetkan Hasil Terbaik

Bondowoso | masbhabinnews.com

Semangat meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah kembali berkobar dari halaman Mapolres Bondowoso. Di tengah komitmen mendorong lahirnya generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan berprestasi, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., secara resmi melepas kontingen karate INKAI Kabupaten Bondowoso yang akan berlaga pada Kejuaraan Karate Hari Bhayangkara Tahun 2026 di Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Pelepasan atlet dilaksanakan pada Jumat (19/6/2026) pagi di halaman depan Mapolres Bondowoso. Kegiatan tersebut dihadiri para Pejabat Utama Polres Bondowoso serta Ketua FORKI Kabupaten Bondowoso, Deddy Yudha.

Sebanyak 14 atlet karate terbaik Bondowoso diberangkatkan untuk mengikuti ajang bergengsi yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara. Para atlet didampingi empat pengurus FORKI Bondowoso, yakni Edi, Sumantri, Lidawih, dan Titik.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, rombongan diberangkatkan menggunakan satu unit bus milik Polres Bondowoso dan satu unit kendaraan Hiace menuju Kota Surabaya.

Dalam arahannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo memberikan motivasi kepada seluruh atlet agar tampil maksimal dan menjaga nama baik daerah selama mengikuti kompetisi.

"Saya berharap seluruh atlet menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama mengikuti kejuaraan. Tunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menempa mental juara serta mengharumkan nama Kabupaten Bondowoso," ujar Kapolres.

Dukungan yang diberikan Polres Bondowoso mendapat apresiasi dari Ketua FORKI Bondowoso. Ia menyampaikan terima kasih atas perhatian dan fasilitas yang diberikan sehingga proses persiapan hingga keberangkatan kontingen dapat berjalan dengan baik.

Kepada awak media Mesbhabinnews, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga berkomitmen mendukung pengembangan potensi generasi muda melalui bidang olahraga.

"Prestasi olahraga adalah investasi masa depan daerah. Kami ingin para atlet Bondowoso tampil percaya diri, berani bersaing, dan mampu menunjukkan kualitas terbaiknya. Apa pun hasil yang diraih nanti, mereka adalah putra putri terbaik yang telah membawa semangat dan kebanggaan Bondowoso ke tingkat yang lebih tinggi. Kami berharap kontingen karate INKAI mampu meraih prestasi gemilang dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya," ungkap Kapolres kepada Mesbhabinnews.

Pemberangkatan kontingen berlangsung tertib, aman, dan penuh antusiasme. Dengan bekal latihan yang matang serta dukungan berbagai pihak, para atlet karate Bondowoso optimistis mampu memberikan penampilan terbaik dalam kejuaraan tersebut.

Keberangkatan ini bukan sekadar perjalanan menuju arena pertandingan, melainkan langkah nyata membawa nama Bondowoso ke panggung prestasi. Semangat juang, sportivitas, dan tekad untuk menjadi yang terbaik diharapkan menjadi energi yang mengantarkan para atlet pulang dengan membawa kebanggaan bagi daerah dan masyarakat Bondowoso


|msb