business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Kapolres Bondowoso Turun Langsung, Samara Run 2026 Satukan Olahraga, Silaturahmi, dan Kepedulian Sosial

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Ribuan langkah menyatu dalam semangat kebersamaan di jantung Kota Bondowoso, Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah disambut dengan cara yang berbeda melalui gelaran Samara Run 2026, sebuah ajang olahraga yang memadukan semangat hidup sehat, silaturahmi, dan kepedulian sosial dalam satu kegiatan yang meriah, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bondowoso tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB di kawasan Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso dan berhasil menarik sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah, baik dari Bondowoso maupun luar kota.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso Rony Suata, S.H., M.H., serta perwakilan OJK dan Bank Jatim Cabang Bondowoso.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Bondowoso. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Samara Run bukan hanya perlombaan lari, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Samara Run menjadi momentum untuk menanamkan pola hidup sehat, mempererat tali silaturahmi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga kontribusi yang diberikan melalui pendaftaran kegiatan ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi banyak pihak,” ujarnya.

Para peserta menempuh rute sejauh 8 kilometer yang dimulai dan berakhir di kawasan Monumen Gerbong Maut Bondowoso. Sepanjang perjalanan, pelari melintasi sejumlah ruas jalan utama kota, di antaranya Jalan PB Sudirman, KH Wahid Hasyim, Imam Bonjol, Ki S Mangunsarkoro, Santawi, Ahmad Yani, Cipto Mangunkusumo, MT Haryono, Diponegoro, hingga Jalan Letjen Sutarman.

Untuk menambah semangat kompetisi, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama kategori putra dan putri masing masing memperoleh hadiah sebesar Rp2.500.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp1.000.000. Selain itu, penghargaan kostum terbaik dan medali finisher juga diberikan kepada peserta yang berhasil menyelesaikan lintasan.

Kemeriahan Samara Run 2026 semakin terasa dengan hadirnya hiburan musik, bazar UMKM, serta undian berhadiah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Keikutsertaan Kapolres Bondowoso bersama jajaran Forkopimda menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat serta mempererat kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif dengan antusiasme warga yang begitu tinggi.

Lebih dari sekedar ajang olahraga, Samara Run 2026 menjadi bukti bahwa semangat Tahun Baru Islam dapat diwujudkan melalui energi positif, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Dari setiap langkah yang terayun, terpatri harapan untuk Bondowoso yang semakin sehat, harmonis, dan penuh semangat menyongsong masa depan


|msb

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bondowoso Cup 2026 Jadi Ajang Pembalap Muda Unjuk Prestasi dan Tinggalkan Balap Liar

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Semangat Hari Bhayangkara Ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat upaya membangun ruang kreativitas dan prestasi bagi generasi muda. Salah satunya melalui gelaran Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026 yang sukses menyedot antusiasme ratusan pembalap dan ribuan penonton di Sirkuit Jalan Mastrip Bunder, Bondowoso, Minggu (21/6/2026).

Ajang olahraga otomotif yang digelar Polres Bondowoso tersebut menjadi wadah resmi bagi para pecinta balap untuk menyalurkan hobi dan kemampuan di lintasan yang aman, sekaligus sebagai langkah nyata menekan maraknya aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Pembukaan kompetisi dilakukan langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Gede Budiawan, S.Sos., M.Si., serta Wakapolres dan para pejabat utama Polres Bondowoso.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pemeriksaan teknis kendaraan guna memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Setelah pengarahan umum dan rapat dewan juri, kompetisi secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan babak penyisihan hingga perlombaan utama.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan sarana positif untuk mengarahkan minat generasi muda di bidang otomotif agar berkembang secara sehat, terukur, dan berprestasi.

“Kami ingin membangun budaya balap yang aman, tertib, dan berprestasi. Melalui kegiatan resmi seperti ini, hobi berkendara dan memodifikasi kendaraan dapat disalurkan sesuai aturan yang berlaku dengan standar keselamatan yang jelas, sehingga generasi muda terhindar dari aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Kapolres juga berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pembalap berbakat asal Bondowoso yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas otomotif.

“Utamakan keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik tanpa melanggar aturan,” pesannya kepada seluruh peserta.

Pada Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kelas Rookie, Kelas Bracket, dan Kelas Mix Rider. Kelas Rookie menjadi arena persaingan berbagai jenis kendaraan mulai motor bebek, F1ZR, herex hingga motor sport dengan ketentuan teknis tertentu. Sementara Kelas Bracket menguji konsistensi waktu tempuh peserta pada rentang 7,5 hingga 10 detik, sedangkan Kelas Mix Rider mempertemukan kendaraan standar dan modifikasi dengan kapasitas mesin yang beragam.

Demi menjamin keamanan peserta, lintasan balap telah disiapkan sesuai standar keselamatan dengan panjang trek 201 meter dan area pengereman sepanjang 229 meter. Panitia juga menyediakan dua jalur perlombaan terpisah untuk mendukung kelancaran jalannya kompetisi.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari Bondowoso dan berbagai daerah di Jawa Timur. Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati area sirkuit untuk menyaksikan persaingan para pembalap muda di lintasan.

Melalui Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026, peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa prestasi lahir dari disiplin, sportivitas, dan keselamatan. Dari lintasan inilah diharapkan muncul generasi pembalap masa depan yang mampu mengharumkan nama Bondowoso sekaligus menjadi pelopor budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab


|msb

Kapolres Bondowoso Hadiri Pembukaan Festival Muharram 1448 H, Perkuat Syiar Islam dan Dorong Kebangkitan Ekonomi Syariah

Bondowoso |masbhabinnews.com

Ribuan masyarakat memadati Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan saat pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang memadukan syiar keagamaan, pelestarian tradisi Islami, dan penguatan ekonomi syariah tersebut menjadi momentum penting menyambut tahun baru Islam dengan semangat persatuan dan kemajuan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Jember secara resmi membuka rangkaian Festival Muharram 1448 H Tahun 2026.  Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB itu dihadiri lebih dari 1.000 jamaah dan masyarakat dari berbagai wilayah, Jumat (19/6/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan sejumlah pimpinan instansi dalam kegiatan yang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Bondowoso tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan resmi festival, pengukuhan pengurus Cabang Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren, serta penyerahan berbagai penghargaan dan sertifikat dari Bank Indonesia.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Donni Fajar Tri Anugerah, menyampaikan bahwa Festival Muharram akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 19 hingga 25 Juni 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari tabligh akbar, sholawat bersama, bazar UMKM, kegiatan sosial, hingga perlombaan bernuansa Islami.

"Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menguatkan ekosistem ekonomi syariah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan dan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menegaskan bahwa Festival Muharram tidak hanya menjadi ajang syiar agama, tetapi juga sarana memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Pembangunan daerah harus berjalan seimbang. Kemajuan ekonomi harus dibarengi dengan penguatan akhlak, persaudaraan, dan kerukunan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujarnya.

Puncak kegiatan diisi penampilan hadrah dan lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Bhenning yang mengajak jamaah larut dalam suasana religius. Tausiyah utama disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, Ph.D., yang mengajak masyarakat menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta menjaga kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Di sela kegiatan, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa Polres Bondowoso mendukung penuh seluruh kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat persatuan dan kerukunan umat.

"Festival Muharram bukan hanya perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga momentum membangun kebersamaan, memperkuat nilai keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan agar Bondowoso tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan religius," ujar Kapolres kepada awak media masbhabinnews.

Untuk menjamin kelancaran acara, Polres Bondowoso bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya menerapkan pengamanan terpadu di seluruh area kegiatan. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Antusiasme masyarakat yang tinggi serta sinergi seluruh pihak menjadikan pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah berlangsung sukses, tertib, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perayaan, festival ini menjadi simbol kuat bahwa nilai keagamaan, persaudaraan, dan kemandirian ekonomi dapat tumbuh beriringan demi mewujudkan Bondowoso yang religius, harmonis, dan semakin sejahtera


 |msb

Junjung Persaudaraan dan Hormati Hukum", Pesan Wakapolres Bondowoso di Pengesahan 187 Warga Baru PSHT


Bondowoso – Semangat persaudaraan, pelestarian budaya pencak silat, dan kebersamaan lintas elemen masyarakat mewarnai prosesi pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Pusat Madiun. Di tengah suasana sakral Malam Satu Suro, kegiatan yang diikuti ratusan peserta tersebut berlangsung aman dan kondusif berkat sinergi pengamanan yang melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, serta unsur internal organisasi.

Prosesi pengesahan warga baru Tingkat I Tahun 2026 digelar mulai Jumat (19/6/2026) pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (20/6/2026) dini hari pukul 03.00 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah yang sarat dengan nilai spiritual, budaya, dan penguatan karakter generasi muda.

Sebanyak 187 calon warga dari 20 ranting dan komisariat se Kabupaten Bondowoso mengikuti prosesi pengesahan. Mereka didampingi sekitar 300 warga dan panitia. Acara dipimpin dewan pengesah dari PSHT Cabang Jember, Situbondo, dan Bondowoso serta dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas kontribusi PSHT dalam membina generasi muda melalui olahraga bela diri yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial.

"Kami mengapresiasi PSHT yang terus konsisten melestarikan budaya bangsa sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter. Warga baru yang disahkan malam ini diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat, menjunjung tinggi persaudaraan, menghormati hukum, serta menjadi bagian dari upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Bondowoso," ujar Kompol I Gede Suartika kepada awak media masbhabinnews.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Bondowoso Widjianto, S.Pd., berpesan kepada seluruh warga yang baru disahkan agar senantiasa menjaga nama baik organisasi, memegang teguh ajaran asah, asih, asuh, serta mengamalkan nilai nilai luhur PSHT dalam kehidupan sehari hari.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar, Wakapolres Bondowoso memimpin langsung pola pengamanan terpadu dengan melibatkan personel Polsek jajaran, Kodim 0822 Bondowoso, Dinas Perhubungan, Satpol PP, pengamanan internal PSHT, serta unsur terkait lainnya.

Selain itu, Wakapolres juga menyiagakan personel Polsek jajaran, Tim Tangkal Polres Bondowoso, serta anggota Polri yang merupakan bagian dari keluarga besar PSHT. Seluruh kekuatan pengamanan tersebut dipusatkan di Polsek Curahdami sebagai titik kendali dan koordinasi selama pelaksanaan kegiatan.

Selain personel Polsek Curahdami, pengamanan juga diperkuat oleh personel gabungan dari berbagai Polsek jajaran dan Tim Tangkal Polres Bondowoso. Sejumlah anggota ditempatkan di titik titik strategis dan jalur yang berpotensi dilalui rombongan penggembira guna mengantisipasi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, maupun potensi gangguan ketertiban lainnya.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis. Langkah koordinasi, pengawalan, pemantauan mobilitas peserta, hingga pengamanan jalur perlintasan dilaksanakan secara terukur sehingga seluruh tahapan kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.

Berkat sinergi seluruh pihak, prosesi pengesahan 187 warga baru PSHT Cabang Bondowoso berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan yang dibangun melalui pencak silat mampu berjalan beriringan dengan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Momentum pengesahan ini bukan sekedar seremoni organisasi, melainkan tonggak lahirnya warga warga baru yang diharapkan mampu membawa nilai persaudaraan, kebangsaan, dan kedamaian ke tengah masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara organisasi, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat, Bondowoso kembali menunjukkan bahwa kebersamaan adalah fondasi utama dalam menjaga harmoni dan kondusivitas daerah 


|msb

Pantau Langsung Pengamanan, Kompol I Gede Suartika Siagakan Personel Gabungan Amankan Pengesahan PSHT

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali ditunjukkan Polres Bondowoso dalam pengamanan kegiatan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Tahun 2026 yang hingga saat ini masih berlangsung dengan khidmat dan penuh makna pada Jumat (19/6/2026).

Sebanyak 187 peserta mengikuti seluruh rangkaian prosesi pengesahan yang digelar dengan tertib. Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, jajaran Polres Bondowoso menerjunkan personel gabungan yang disiagakan di sejumlah titik strategis.

Wakapolres Bondowoso, Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., turun langsung melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan Mako Polsek Curahdami sebagai pusat pengendalian pengamanan kegiatan.

Selain personel Polsek Curahdami, pengamanan juga melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran serta Tim Tangkal Polres Bondowoso. Sebagian personel ditempatkan di sejumlah titik rawan dan jalur yang berpotensi dilalui rombongan penggembira guna mengantisipasi terjadinya gangguan keamanan, kemacetan, maupun potensi gesekan yang dapat mengganggu jalannya acara.

Pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup dengan mengedepankan pendekatan humanis, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dalam suasana aman, nyaman, dan kondusif.

Kompol I Gede Suartika menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami memastikan seluruh rangkaian pengesahan warga baru PSHT berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Personel gabungan dari Polres Bondowoso dan Polsek jajaran telah kami siagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, termasuk pergerakan penggembira yang datang menghadiri kegiatan. Alhamdulillah, sampai kegiatan berakhir seluruh rangkaian berjalan kondusif,” ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, keberhasilan pengamanan tidak lepas dari sinergi yang baik antara kepolisian, panitia penyelenggara, pengurus PSHT, serta seluruh peserta yang menunjukkan kedewasaan dan komitmen menjaga ketertiban.

“Kami mengapresiasi seluruh peserta dan keluarga besar PSHT yang telah menunjukkan sikap disiplin serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Ketika seluruh elemen masyarakat bersinergi, maka setiap kegiatan dapat berjalan dengan aman, damai, dan membawa manfaat bagi semua,” tambah Kompol I Gede Suartika.

Sementara itu, pengurus PSHT Cabang Bondowoso menyampaikan apresiasi kepada Polres Bondowoso beserta seluruh personel pengamanan yang telah memberikan dukungan penuh sehingga prosesi pengesahan dapat berlangsung lancar.

Pihaknya berharap warga baru yang telah disahkan mampu menjaga nilai luhur persaudaraan, menjunjung tinggi etika, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, rangkaian kegiatan pengesahan masih berlangsung dengan situasi yang aman dan kondusif. Aparat keamanan bersama panitia terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh agenda berjalan tertib dan lancar. Hal ini menjadi bukti kuatnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kedamaian serta menciptakan suasana yang harmonis di Kabupaten Bondowoso


|msb