business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Menjelang Purna Tugas, Dua Personel Polres Jember Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

 

Jember|masbhabinnews.com

Polres Jember menggelar upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas anggota yang memasuki masa akhir dinas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolres Jember dan dipimpin langsung Kapolres Jember, Bobby A. Condroputra.

Dalam upacara tersebut, dua personel menerima kenaikan pangkat pengabdian. Kabag Ren Polres Jember, Moh. Sudariyanto, yang sebelumnya berpangkat Kompol, kini resmi menyandang pangkat AKBP. Sementara itu, anggota SPKT Polsek Jelbuk, Slamet Hari Santuso, naik pangkat dari Aiptu menjadi Ipda.

Kenaikan pangkat pengabdian di lingkungan Polri merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi, loyalitas, serta kinerja tanpa catatan pelanggaran selama masa dinas. Penghargaan ini diberikan menjelang masa pensiun sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian panjang kepada institusi dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Jember menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui proses penilaian ketat. Penghargaan tersebut hanya diberikan kepada personel yang terbukti menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan tanpa pelanggaran.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi teladan bagi seluruh anggota untuk terus menjaga komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Adapun persyaratan untuk memperoleh kenaikan pangkat pengabdian meliputi masa dinas panjang dan mendekati purna tugas, tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik, telah menyandang pangkat terakhir minimal dua tahun, serta memiliki tanda kehormatan Satya Lencana Bintang Bhayangkara Nararya.

Upacara ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi anggota sekaligus pengingat pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.


|Abad⁷⁷

Akmal Faisal Alvaro, Putra Bondowoso yang Mengukir Sejarah di Turnamen Internasional

Bondowoso|masbhabinnews.com

Kebanggaan besar kembali datang dari Kabupaten Bondowoso. Akmal Faisal Alvaro, pesepak bola muda binaan SSB Arseko Bondowoso, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara I kategori U14 Gold dalam ajang bergengsi Bali7’s International Youth Football Tournament 2026.

Momen penuh kebanggaan, Akmal Faisal Alvaro berfoto bersama sang ayah usai mengukir prestasi juara internasional. Dukungan keluarga menjadi fondasi kuat lahirnya talenta muda berprestasi dari Bondowoso (Foto:Dok.Abadi)
Turnamen yang digelar pada 3 hingga 5 April 2026 tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai Sekolah Sepak Bola dan akademi, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Persaingan ketat dengan level permainan tinggi tidak menyurutkan semangat Akmal yang kini memperkuat SSB Karlos Malang. Ia tampil konsisten hingga mengantarkan timnya meraih gelar juara.

Akmal Faisal Alvaro berpose di depan tulisan Bali7’s International Youth Football Tournament 2026, menegaskan langkah pasti putra Bondowoso yang sukses menorehkan prestasi di panggung internasional (Foto:Dok.Abadi)
Dalam tim, Akmal menempati posisi vital sebagai center back, peran kunci di lini pertahanan yang menuntut ketangguhan, kecerdasan membaca permainan, serta kemampuan mengorganisir lini belakang. Penampilannya yang disiplin dan solid menjadi salah satu faktor penting keberhasilan timnya menjuarai turnamen internasional tersebut.

Di bangku pendidikan, Akmal tercatat sebagai siswa kelas VIII MTsN 2 Bondowoso. Prestasi yang diraihnya menjadi bukti bahwa putra daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga. Sang ayah, Aipda Faisal Amir, anggota Polri yang berdinas di Polsek Taman Krocok Polres Bondowoso, mengaku bangga atas pencapaian putranya. Ia menuturkan, sejak kecil Akmal telah menunjukkan minat dan bakat besar di bidang sepak bola, sehingga keluarga terus memberikan dukungan maksimal.

“Sejak dini Akmal sudah menunjukkan kecintaan pada sepak bola. Kami sebagai orang tua hanya berusaha mendukung dan memfasilitasi agar potensinya berkembang,” ujarnya.

Prestasi yang diraih Akmal bukan sekedar kemenangan biasa, melainkan capaian di level internasional yang patut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan apresiasi, bahkan penghargaan khusus, sebagai bentuk dukungan terhadap atlet muda berprestasi yang telah membawa nama daerah ke panggung dunia. Langkah ini juga penting untuk memotivasi lahirnya talenta-talenta baru di bidang olahraga.

Keberhasilan Akmal Faisal Alvaro menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda Bondowoso. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, putra daerah mampu menembus kompetisi internasional dan mengharumkan nama daerah.

Prestasi ini diharapkan menjadi awal perjalanan panjang karier Akmal di dunia sepak bola sekaligus pemicu semangat bagi anak-anak muda lainnya untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.


|Abad⁷⁷

UU ITE Mengintai, Dewi Perssik Bidik Pemalsu Identitas hingga ke Meja Hijau



Jakarta |masbhabinnews.com

Fenomena pemalsuan identitas di media sosial kembali menjadi sorotan. Kali ini, artis ternama Dewi Perssik mengambil langkah tegas dengan menyiapkan upaya hukum terhadap akun palsu yang mencatut namanya di platform digital.

Kasus pemalsuan identitas di dunia maya bukan hal baru di Indonesia. Sejumlah artis dan tokoh publik tercatat pernah melaporkan akun palsu ke kepolisian maupun langsung ke pihak platform, seperti Facebook, akibat dugaan pencemaran nama baik, penipuan, hingga penyalahgunaan identitas.

Situasi serupa kini dialami oleh Dewi Perssik. Ia memastikan akan melaporkan akun Facebook palsu bernama “Dewi Persik” yang meniru identitas dirinya.

Melalui pernyataan resminya, Dewi Perssik mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk menindak akun-akun yang terindikasi melakukan pencemaran nama baik dan peniruan identitas, baik di Facebook maupun platform digital lainnya. Senin (6/4/2026)

Ia juga menyampaikan peringatan tegas kepada pihak yang mengelola akun palsu tersebut agar segera menghentikan aktivitasnya.

“Sebaiknya menjadi diri sendiri jauh lebih baik daripada menjadi orang lain. Untuk yang menyamar menjadi saya, segera hapus unggahan yang tidak jelas. Penggemar saya lebih cerdas membedakan akun asli dan palsu. Jika masih dilanjutkan, saya akan membawa ke jalur hukum,” tegasnya.

Selain itu, Dewi Perssik mengimbau para pengikutnya agar lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap konten dari akun yang tidak terverifikasi. Ia menegaskan bahwa akun resminya aktif melakukan siaran langsung di berbagai platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Lebih lanjut, ia memastikan tidak akan ragu melaporkan setiap akun yang terindikasi menyalahgunakan identitasnya, baik di Facebook maupun platform media sosial lainnya, sebagai langkah perlindungan terhadap reputasi dan penggemarnya.

Dampak dan Konsekuensi Hukum:

Pemalsuan akun media sosial memiliki dampak serius, baik bagi korban maupun masyarakat. Selain merusak reputasi dan kredibilitas individu, tindakan ini juga berpotensi menimbulkan kerugian materiil dan immateriil, termasuk penipuan terhadap pengikut yang tidak menyadari keaslian akun.

Dari sisi hukum, pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu. Ancaman sanksinya meliputi pidana penjara hingga denda dalam jumlah besar, tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Langkah tegas Dewi Perssik menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Keaslian identitas dan etika digital harus dijaga bersama, agar ruang digital tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan yang merugikan pihak lain.


|Abad⁷⁷





Suasana Khidmat Misa Paskah, Pengamanan Polres Bondowoso Tuai Apresiasi

Bondowoso|masbhabinnews.com

Suasana hening penuh makna menyelimuti Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil Bondowoso saat ratusan umat merayakan Misa Vigili Paskah dengan aman, di bawah pengamanan ketat aparat yang bersinergi menjaga toleransi

Pengamanan maksimal ditunjukkan Polres Bondowoso dalam mengawal pelaksanaan Misa Vigili Paskah di Gereja Katolik Santo Yohanes Penginjil, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (4/4/2026) malam. Ratusan umat Katolik mengikuti ibadah dengan khusyuk dalam suasana yang aman dan tertib.

Kegiatan pengamanan melibatkan personel Polres Bondowoso yang bersinergi dengan TNI serta masyarakat sekitar. Kehadiran aparat di area gereja memberikan rasa aman sekaligus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjamin kebebasan beribadah serta menjaga kerukunan antarumat beragama.

Misa yang dimulai pukul 19.00 WIB dipimpin oleh Romo Hudiono bersama Romo Galuh Wicaksono. Prosesi berlangsung khidmat, ditandai dengan ritus cahaya melalui penyalaan Lilin Paskah sebagai simbol kebangkitan Kristus.

Cahaya lilin yang dibagikan dari satu nyala ke seluruh jemaat menghadirkan suasana hangat dan penuh spiritualitas. Umat larut dalam doa dan puji pujian, memperingati momen suci dengan penuh iman dan ketenangan.

Sejumlah umat menyampaikan apresiasi atas pengamanan yang dilakukan. Sinergi antara aparat, panitia, dan masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya suasana kondusif selama perayaan berlangsung.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung sehingga rangkaian ibadah dapat berjalan aman dan nyaman,” ujar salah satu jemaat.

Pengamanan yang optimal ini tidak hanya memastikan kelancaran ibadah, tetapi juga mempertegas komitmen bersama dalam menjaga harmoni dan toleransi di tengah keberagaman masyarakat Bondowoso.

Di tengah keheningan malam Paskah, terjaganya keamanan menjadi cermin nyata kuatnya toleransi, ketika perbedaan dirawat dalam kebersamaan dan kedamaian.


|Abad⁷⁷

Ribuan Jamaah Padati Tanggul, Polres Jember Sukses Amankan Haul Habib Sholeh

Jember|masbhabinnews.com

Lautan jamaah memadati Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, dalam suasana khidmat penuh doa pada peringatan Haul Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid yang berlangsung aman berkat pengamanan terpadu aparat.

Polres Jember bergerak cepat mengamankan pelaksanaan Haul Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid yang digelar di Kecamatan Tanggul, Sabtu (4/4/2026). Kegiatan religius tahunan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah yang datang untuk mengikuti rangkaian doa bersama mengenang ulama kharismatik tersebut.

Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra memimpin langsung pengamanan guna memastikan seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Ratusan personel diterjunkan dan disiagakan di sejumlah titik strategis, mulai dari jalur kedatangan, area parkir, hingga pusat kegiatan.

Pengamanan tidak hanya melibatkan jajaran kepolisian, tetapi juga bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta relawan. Kolaborasi ini dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memberikan kenyamanan bagi para jamaah.

Melalui Wakapolres Jember Kompol Ferry Darmawan, Kapolres menegaskan bahwa pengamanan maksimal merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin masyarakat dapat menjalankan kegiatan keagamaan dengan aman.

“Seluruh personel dikerahkan untuk memastikan para jamaah dapat mengikuti haul dengan khusyuk, aman, dan tertib,” ujarnya.

Selain fokus pada pengamanan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna mengantisipasi kepadatan kendaraan. Imbauan kepada jamaah untuk menjaga ketertiban juga terus disampaikan selama kegiatan berlangsung.

Dengan pengamanan yang terencana dan terkoordinasi, rangkaian Haul Habib Sholeh bin Muchsin Al Hamid di Tanggul berjalan lancar serta mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat.

Di tengah padatnya ribuan jamaah, suasana tetap kondusif, menjadi bukti bahwa sinergi aparat dan kesadaran masyarakat mampu menjaga kekhusyukan tradisi keagamaan yang sarat makna


Abad⁷⁷