business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Jelang Pengesahan Warga Baru PSHT, Polres Bondowoso Perkuat Koordinasi Lintas Sektor

Bondowoso |masbhabinnews.com

Menjelang pelaksanaan Pengesahan Calon Warga Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso Tahun 2026, jajaran aparat keamanan bersama berbagai pemangku kepentingan memperkuat koordinasi guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Pengamanan yang dipimpin Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., di Ruang Video Conference Polres Bondowoso, Senin (15/6/2026).

Rapat dihadiri unsur pimpinan Polres Bondowoso, di antaranya Kabag Ops Kompol Nanang Sugiono, S.H., M.H., Kasat Intelkam IPTU Noky Widhiantoro, serta KBO Sat Samapta Aiptu Ikhwanto. Hadir pula perwakilan Kodim 0822 Bondowoso, Yonif 514/SY, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Ketua IPSI Cabang Bondowoso, Ketua PSHT Cabang Bondowoso, serta pengurus perguruan silat se Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan diawali dengan doa bersama, dilanjutkan pemaparan materi, pembahasan teknis pengamanan, sesi masukan dari peserta rapat, hingga penutupan dan foto bersama.

Dalam smabutannya, Kapolres Bondowoso menjelaskan bahwa kegiatan pengesahan akan digelar pada Jumat, 19 Juni 2026, di Aula Komisariat Yonif 514/SY, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami. Berdasarkan evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya, jumlah penggembira dan simpatisan diperkirakan akan lebih banyak dibanding peserta yang mengikuti prosesi pengesahan secara resmi.

Karena itu, seluruh pihak diminta melakukan pengaturan secara maksimal guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun ketertiban. Panitia juga diminta memastikan peserta dan penggembira mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan, termasuk larangan konvoi berlebihan serta kewajiban hadir di lokasi kegiatan sesuai jadwal yang ditentukan.

"Kami mengajak seluruh peserta, penggembira, dan masyarakat untuk bersama sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan pengesahan berlangsung. Keberhasilan pengamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan dukungan seluruh pihak agar kegiatan dapat berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi organisasi maupun masyarakat," ujar AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo kepada awak media Masbhabinnews.

Kapolres menegaskan pentingnya sinergi antara pengamanan internal PSHT dengan aparat keamanan agar seluruh tahapan kegiatan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Bondowoso menyampaikan bahwa pola pengamanan telah disusun secara berlapis dengan melibatkan seluruh fungsi kepolisian, termasuk peran aktif Bhabinkamtibmas di wilayah masing masing.

Ketua PSHT Cabang Bondowoso, Widjianto, S.Pd., menyatakan kesiapan organisasinya dalam mendukung terciptanya keamanan selama kegiatan berlangsung. Pihaknya telah menyampaikan imbauan kepada seluruh warga PSHT agar menjaga sikap, menjunjung tinggi nama baik organisasi, serta mematuhi seluruh aturan yang telah disepakati bersama.

Di sisi lain, Ketua IPSI Bondowoso, Sunargi mengungkapkan bahwa seluruh perguruan silat di Kabupaten Bondowoso telah bersepakat untuk tidak menggelar kegiatan besar secara bersamaan pada hari yang sama. Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah potensi gesekan dan menjaga harmonisasi antarperguruan.

Untuk mendukung pengamanan, sebanyak sekitar 150 personel Polres Bondowoso akan diterjunkan bersama 60 personel Kodim 0822 Bondowoso, 30 personel Satpol PP, serta 25 petugas dari Dinas Perhubungan. Selain itu, perjalanan peserta menuju maupun meninggalkan lokasi kegiatan akan mendapat pengawalan dari patroli kepolisian di wilayah masing masing.

Melalui koordinasi yang matang dan dukungan seluruh elemen terkait, pelaksanaan Pengesahan Calon Warga PSHT Cabang Bondowoso Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum yang berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat persaudaraan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bondowoso


|msb

187 Peserta Ikuti Tes Ayam Jago PSHT, Kapolres Bondowoso Pastikan Pengamanan Optimal

Bondowoso|masbhabinnews.com

Menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya kegiatan organisasi kemasyarakatan menjadi perhatian serius Polres Bondowoso. Hal itu terlihat saat Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. turun langsung memantau pelaksanaan pengamanan Tes Ayam Jago Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Bondowoso di Perumahan De Prima Pejaten, Minggu (14/6/2026).

Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Bondowoso tersebut menjadi wujud pengendalian pimpinan dalam memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Pengawasan dilakukan sejak kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB dengan melibatkan sejumlah pejabat utama Polres Bondowoso, di antaranya Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., Kabag Ops Kompol Nanang Sugiyono, S.H., M.H., Kapolsek Tegalampel sekaligus Perwira Pengendali Pengamanan AKP Shobingan, S.H., M.H., para perwira pengendali di masing masing wilayah, Kasat Intelkam IPTU Noky Widhiantoro, serta Pelaksana Tugas Kasipropam IPDA Budi Santoso.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi dan verifikasi peserta, dilanjutkan apel pembukaan dan pengarahan panitia, pemeriksaan kesehatan, pelaksanaan ujian, penilaian oleh tim penguji, arahan dari pengurus PSHT Cabang Bondowoso, hingga ditutup dengan doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian tidak hanya bertujuan melakukan pengamanan, tetapi juga memastikan seluruh tahapan kegiatan berlangsung kondusif melalui langkah langkah antisipatif dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.

"Kami menginstruksikan seluruh personel pengamanan untuk mengedepankan langkah preemtif dan preventif, memperkuat deteksi dini, serta meningkatkan koordinasi dengan panitia, pengurus PSHT, dan seluruh pemangku kepentingan agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar," ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui pelayanan dan pengamanan yang profesional.

Tes Ayam Jago PSHT Cabang Bondowoso tahun ini diikuti oleh 187 peserta yang berasal dari berbagai ranting dan komisariat di wilayah Kabupaten Bondowoso. Untuk menjaga efektivitas pelaksanaan, peserta dibagi dalam empat sesi kegiatan.

Sesi pertama berlangsung pukul 07.00 hingga 10.00 WIB dan diikuti 47 peserta dari Ranting Maesan dan Grujugan. Sesi kedua pukul 10.00 hingga 11.00 WIB diikuti 27 peserta dari Ranting Pakem, Wringin, Cermee, Prajekan, Klabang, Tamanan, dan Sumber Wringin.

Selanjutnya, sesi ketiga yang berlangsung pukul 11.00 hingga 14.00 WIB diikuti 65 peserta dari Ranting Jambesari, Tlogosari, Taman Krocok, dan Bondowoso Kota. Adapun sesi keempat pukul 14.00 hingga 15.00 WIB diikuti 48 peserta dari Ranting Curahdami, Tenggarang, Pujer, Wonosari, Binakal, serta Komisariat At Taqwa dan Yonif 514/Sabaddha Yudha.

Melalui pengamanan yang terencana dan pengawasan langsung dari pimpinan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Sinergi antara kepolisian, panitia, dan seluruh peserta menjadi cerminan kuat bahwa kebersamaan serta kedisiplinan merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat


|msb

Tagih Komitmen Pembebasan PBB, PMII Bondowoso Gelar Aksi Damai di Depan Kantor Pemkab

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Gelombang kepedulian terhadap nasib masyarakat miskin ekstrem kembali menggema di Kabupaten Bondowoso. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, PMII Universitas At-Taqwa Bondowoso dan 3 Rayon, Rayon Everroes, Avicenna dan Rayon Rabiah Al Adawiyah, turun ke jalan menyuarakan aspirasi dan menagih realisasi janji pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi warga miskin ekstrem yang pernah disampaikan pada momentum Pilkada 2024, Jum'at (12/6/2026)

Aksi damai yang berlangsung di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Bondowoso, berjalan tertib, aman, dan kondusif di bawah pengamanan gabungan lintas instansi.

Sekitar 40 peserta aksi memulai kegiatan dari kawasan Jembatan Kironggo, Kelurahan Blindungan, sejak pukul 08.00 WIB. Dengan membawa sejumlah spanduk dan poster berisi tuntutan, massa kemudian berjalan kaki melintasi Jalan Yos Sudarso, Jalan Kartini, serta Jalan Letnan Karsono sebelum tiba di depan Kantor Pemkab Bondowoso sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam orasi dan pernyataan sikap yang disampaikan, PMII menyoroti belum adanya informasi yang jelas terkait implementasi program pembebasan PBB bagi masyarakat miskin ekstrem kategori Desil 1. Mereka meminta pemerintah daerah memberikan kepastian mengenai tahapan, mekanisme, serta target pelaksanaan program tersebut.

Perwakilan PMII, Rifki, menegaskan bahwa janji politik yang pernah disampaikan kepada masyarakat harus diwujudkan melalui langkah nyata dan terukur.

“Janji yang disampaikan saat kampanye bukan sekedar hiasan. Kami meminta penjelasan terbuka, skema pelaksanaan, serta jadwal yang pasti agar program ini benar-benar meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.

Aspirasi mahasiswa mendapat respons langsung dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui dialog terbuka yang berlangsung secara kondusif. Sekretaris Daerah Bondowoso, M. Fathor Rozi, didampingi sejumlah pejabat terkait, menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih menyelesaikan proses verifikasi dan validasi Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penetapan penerima manfaat program.

Menurutnya, proses validasi data tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun 2026. Berdasarkan data sementara, terdapat sekitar 39.419 keluarga atau 87.032 jiwa yang masuk dalam kategori miskin ekstrem di Kabupaten Bondowoso.

Pemerintah daerah, lanjutnya, tetap berkomitmen merealisasikan program pembebasan PBB bagi masyarakat miskin ekstrem. Namun, implementasi kebijakan harus didasarkan pada data yang akurat agar tepat sasaran serta sesuai dengan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan peraturan yang berlaku.

Sementara itu, pengamanan kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., bersama jajaran Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur terkait lainnya.

Sebanyak 137 personel diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib. Personel tersebut terdiri dari 87 anggota Polres Bondowoso, 20 anggota Kodim 0822, 15 personel Satpol PP, 10 personel Dinas Perhubungan, dan 5 tenaga dari Dinas Kesehatan.

Usai dialog, massa aksi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum kembali ke titik kumpul dan membubarkan diri secara tertib tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban umum.

Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk komitmen Polri dalam menjamin kebebasan menyampaikan pendapat secara bertanggung jawab sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Kami memastikan seluruh kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara peserta aksi, pemerintah daerah, serta aparat pengamanan menjadi kunci terciptanya ruang demokrasi yang sehat dan bermartabat,” ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Aksi damai tersebut menjadi cerminan tumbuhnya partisipasi publik dalam mengawal kebijakan daerah. Di tengah dinamika demokrasi, dialog yang terbangun antara mahasiswa dan pemerintah diharapkan mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen pembangunan yang berpihak kepada kelompok paling rentan


|msb

Pelayanan Publik Jadi Prioritas, Kapolres Bondowoso Monitoring Kesiapan Polsek Jajaran

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif terus diperkuat Polres Bondowoso. Salah satu langkah nyata dilakukan melalui kunjungan kerja langsung ke wilayah jajaran guna memastikan kesiapan personel, optimalisasi pelayanan publik, serta kondisi sarana pendukung operasional tetap berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., memimpin kunjungan kerja ke sejumlah Polsek Rayon II Kegiatan tersebut mencakup Polsek Prajekan, Polsek Botolinggo, Polsek Klabang, dan Polsek Tapen, Kamis (11/6/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., Kabag SDM Kompol Maryatno, S.Sos., Kabag Ren Kompol R. Heru Wahyudi, S.H., beserta sejumlah pejabat utama dan perwira Polres Bondowoso.

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap satuan kewilayahan. Selain berdialog langsung dengan anggota, Kapolres juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas, kesiapan personel, serta kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Dalam peninjauannya, Kapolres mencermati berbagai aspek penting, mulai dari kondisi mako, kebersihan dan kerapian lingkungan kerja, ruang pelayanan publik, ruang tahanan, hingga kesiapan sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas kepolisian sehari hari.

Di hadapan para Kapolsek dan seluruh personel, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa disiplin, integritas, dan profesionalisme merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan seluruh fungsi pelayanan berjalan optimal dan fasilitas pendukung dapat digunakan dengan baik. Kami ingin setiap masyarakat yang datang ke kantor polisi memperoleh pelayanan yang cepat, mudah, humanis, dan memberikan rasa nyaman,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mengingatkan seluruh jajaran agar terus meningkatkan kewaspadaan dan kemampuan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum masing masing. Menurutnya, langkah preventif yang dilakukan secara konsisten akan menjadi kunci dalam menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Ia juga memberikan motivasi kepada seluruh personel agar senantiasa menjaga soliditas, loyalitas, dan semangat pengabdian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus mendukung berbagai program dan kebijakan institusi secara optimal.

Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, komunikatif, dan konstruktif. Melalui kunjungan kerja ini, Polres Bondowoso berharap tercipta kesamaan persepsi, peningkatan kualitas kinerja, serta penguatan budaya kerja yang profesional di seluruh jajaran Polsek.

Kunjungan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian pimpinan terhadap kesiapan organisasi di tingkat kewilayahan. Dengan pengawasan dan pembinaan yang berkelanjutan, Polres Bondowoso optimistis mampu menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin berkualitas, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri


|msb

Tanam Harapan untuk Ketahanan Pangan, Polsek Curahdami Salurkan Bibit Jagung Unggul kepada Petani

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Ketahanan pangan tidak hanya dibangun melalui kebijakan, tetapi juga melalui langkah nyata yang menyentuh langsung kebutuhan para petani. Berangkat dari semangat tersebut, Polsek Curahdami mengambil peran aktif dalam mendukung program strategis nasional dengan menyalurkan bantuan bibit jagung unggul kepada petani binaan sebagai upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Penyerahan bantuan bibit jagung unggul dilaksanakan di Mapolsek Curahdami, Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mempererat kemitraan dengan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi ujung tombak produksi pangan daerah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., didampingi Kanit Binmas Aiptu Ari Wibowo dan Bhabinkamtibmas Aiptu Puguh Mujihartoyo , kehadiran para petani dalam kegiatan itu disambut hangat oleh jajaran Polsek Curahdami sebagai bentuk sinergi yang terus dibangun antara kepolisian dan masyarakat.

Penyerahan bibit jagung unggul secara simbolis dilakukan oleh Kapolsek Curahdami kepada perwakilan petani. Bantuan tersebut diterima secara simbolis oleh petani penerima manfaat yang didampingi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Fajar Septian Hadinata, S.H., serta Petugas P3B Dinas Pertanian Kabupaten Bondowoso, Erna Kurniasih, S.P.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan nyata Polri terhadap upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian.

“Ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi ketahanan bangsa. Karena itu, Polri hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra yang mendukung berbagai program pembangunan, termasuk di bidang pertanian. Kami berharap bantuan bibit jagung unggul ini dapat meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan memberikan manfaat ekonomi bagi para petani,” ujar AKP Muktamar kepada awak media masbhabinnews

Ia menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas tidak berhenti pada penyaluran bantuan semata. Pendampingan akan terus dilakukan secara berkelanjutan mulai dari proses penanaman, pemeliharaan tanaman hingga masa panen guna memastikan program berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal.

Selain penyerahan bibit, para petani juga mendapatkan edukasi terkait teknik budidaya jagung yang baik, pengelolaan lahan, perawatan tanaman, hingga langkah langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen.

Program tersebut mendapat apresiasi dari para petani penerima manfaat. Mereka mengaku terbantu dengan adanya bantuan bibit unggul dan perhatian yang diberikan oleh jajaran kepolisian. Dukungan tersebut dinilai mampu menambah semangat petani dalam mengelola lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian di wilayah Curahdami.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat dapat menghadirkan dampak positif bagi pembangunan sektor pertanian. Sinergi yang terjalin erat diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Di tengah hamparan lahan yang menjadi sumber kehidupan masyarakat, setiap benih yang ditanam membawa harapan baru bagi masa depan. Melalui kepedulian dan kebersamaan yang terus dirawat, Polsek Curahdami menegaskan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, menumbuhkan produktivitas, menguatkan ketahanan pangan, dan mengantarkan petani menuju panen yang lebih berkualitas serta kehidupan yang semakin sejahtera


|msb