business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Tabur Bunga Penuh Makna, Polres Bondowoso Kenang Perjuangan Pahlawan dan Kapolri Keempat

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Semangat pengabdian dan penghormatan terhadap jasa para pendahulu mewarnai peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Kabupaten Bondowoso. Dengan penuh khidmat, jajaran Polres Bondowoso melaksanakan ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Bondowoso serta makam Kapolri keempat, Jenderal Polisi (Purn.) H.R. Mas Ngabehi Soetjipto Joedodihardjo, Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo. Turut hadir Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H.,M.H., para Pejabat Utama Polres, seluruh Kapolsek jajaran, Komandan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Jawa Timur, personel kepolisian, serta Bhayangkari Cabang Bondowoso.

Prosesi ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, pembacaan doa, hingga tabur bunga di pusara para pejuang bangsa. Seluruh rangkaian berlangsung penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan atas pengorbanan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Usai pelaksanaan ziarah di TMP Bondowoso, rombongan melanjutkan kegiatan ke makam Jenderal Polisi (Purn.) H.R. Mas Ngabehi Soetjipto Joedodihardjo di Kelurahan Kotakulon. Sosok yang pernah menjabat sebagai Kapolri keempat tersebut dikenang sebagai tokoh penting dalam perjalanan sejarah dan pembangunan institusi Kepolisian Republik Indonesia.

Di lokasi tersebut, jajaran Polres Bondowoso kembali melaksanakan penghormatan dan tabur bunga sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi serta pengabdian beliau dalam membesarkan institusi Polri.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo mengatakan bahwa ziarah dan tabur bunga bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan nilai perjuangan, pengorbanan, dan keteladanan para pendahulu yang harus terus diwarisi oleh setiap insan Bhayangkara.

“Para pahlawan telah mewariskan semangat pengabdian tanpa batas. Tugas kami hari ini adalah melanjutkan perjuangan itu melalui pelayanan terbaik kepada masyarakat, menjaga keamanan dengan penuh integritas, serta menghadirkan Polri yang semakin profesional, humanis, dan dipercaya rakyat,” tegas AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews.

Menurutnya, Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi pengingat bahwa kekuatan Polri tidak hanya dibangun oleh teknologi dan kemampuan operasional, tetapi juga oleh nilai nilai luhur perjuangan, loyalitas, serta pengabdian yang diwariskan para pendahulu bangsa.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan penuh khidmat. Momen tersebut menjadi simbol kuat bahwa semangat perjuangan para pahlawan dan tokoh kepolisian terdahulu akan terus hidup dalam setiap langkah pengabdian anggota Polri demi bangsa, negara, dan masyarakat.

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 di Bondowoso pun menjadi lebih dari sekedar seremoni. Ia menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan hari ini merupakan kelanjutan dari perjuangan panjang para pendahulu yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi tegaknya bangsa Indonesia


|msb

Perkuat Profesionalisme Anggota, Kapolres Bondowoso Gandeng CWELE Unair Tingkatkan Kapasitas Personel

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Di tengah tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks dan dinamis, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan humanis. Berangkat dari semangat tersebut, Polres Bondowoso menggandeng Center of Women Empowerment in Law Enforcement (CWELE) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga untuk menggelar kegiatan penguatan kapasitas personel.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Polres Bondowoso, Senin (22/6/2026), ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas personel kepolisian.

Acara dibuka secara resmi oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., yang hadir bersama Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para Pejabat Utama, seluruh Kapolsek jajaran, serta personel dari berbagai fungsi dan satuan kerja di lingkungan Polres Bondowoso.

Rombongan CWELE dan Purnawirawan Polri Jawa Timur dipimpin langsung oleh Ketua CWELE, Irjen Pol (Purn.) Dr. Dra. Juansih, S.H., M.Hum., yang juga merupakan mantan perwira tinggi Polri. Turut hadir sejumlah purnawirawan Polri dan tim pendamping dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Bondowoso menyampaikan apresiasi atas kehadiran CWELE yang telah berbagi pengalaman, wawasan, dan pengetahuan kepada seluruh peserta. Menurutnya, kolaborasi antara institusi kepolisian dan kalangan akademisi menjadi langkah penting dalam menjawab perkembangan tantangan tugas kepolisian di era modern.

"Penguatan kapasitas personel bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan. Tantangan tugas yang terus berkembang menuntut setiap anggota Polri untuk memiliki kompetensi, integritas, dan kemampuan adaptasi yang tinggi. Melalui sinergi dengan dunia akademik, kami ingin membangun SDM Polri yang semakin profesional, modern, dan dipercaya masyarakat," ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo kepada awak media masbhabinnews.

Sementara itu, Ketua CWELE Irjen Pol (Purn.) Dr. Dra. Juansih menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi wadah berbagi pengalaman antara purnawirawan dan personel aktif Polri. Selain itu, pihaknya juga memperkenalkan berbagai program CWELE yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam penegakan hukum, termasuk peningkatan kapasitas dan daya saing polisi wanita.

"Pengabdian kepada institusi dan masyarakat tidak berhenti ketika seseorang memasuki masa purna tugas. Kami ingin terus memberikan kontribusi nyata agar Polri semakin maju, profesional, dan semakin dicintai masyarakat," ungkapnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemutaran materi edukatif, penyerahan simbolis buku berjudul Women in Law Enforcement, serta pemberian plakat sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terima kasih atas sinergi yang terjalin. Acara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan sesi foto bersama seluruh peserta.

Melalui kegiatan ini, Polres Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman terbaik kepada masyarakat. Sinergi antara institusi kepolisian, akademisi, dan para purnawirawan diharapkan mampu melahirkan personel yang semakin profesional, berintegritas, dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas di masa depan 


|msb

Kapolres Bondowoso Turun Langsung, Samara Run 2026 Satukan Olahraga, Silaturahmi, dan Kepedulian Sosial

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Ribuan langkah menyatu dalam semangat kebersamaan di jantung Kota Bondowoso, Momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah disambut dengan cara yang berbeda melalui gelaran Samara Run 2026, sebuah ajang olahraga yang memadukan semangat hidup sehat, silaturahmi, dan kepedulian sosial dalam satu kegiatan yang meriah, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Bondowoso tersebut berlangsung sejak pukul 06.00 WIB di kawasan Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso dan berhasil menarik sekitar 1.000 peserta dari berbagai daerah, baik dari Bondowoso maupun luar kota.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hadir pula Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Bondowoso Rony Suata, S.H., M.H., serta perwakilan OJK dan Bank Jatim Cabang Bondowoso.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Bondowoso. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Samara Run bukan hanya perlombaan lari, tetapi juga sarana memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

“Samara Run menjadi momentum untuk menanamkan pola hidup sehat, mempererat tali silaturahmi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Semoga kontribusi yang diberikan melalui pendaftaran kegiatan ini menjadi amal jariyah yang membawa keberkahan bagi banyak pihak,” ujarnya.

Para peserta menempuh rute sejauh 8 kilometer yang dimulai dan berakhir di kawasan Monumen Gerbong Maut Bondowoso. Sepanjang perjalanan, pelari melintasi sejumlah ruas jalan utama kota, di antaranya Jalan PB Sudirman, KH Wahid Hasyim, Imam Bonjol, Ki S Mangunsarkoro, Santawi, Ahmad Yani, Cipto Mangunkusumo, MT Haryono, Diponegoro, hingga Jalan Letjen Sutarman.

Untuk menambah semangat kompetisi, panitia menyediakan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Juara pertama kategori putra dan putri masing masing memperoleh hadiah sebesar Rp2.500.000, juara kedua Rp1.500.000, dan juara ketiga Rp1.000.000. Selain itu, penghargaan kostum terbaik dan medali finisher juga diberikan kepada peserta yang berhasil menyelesaikan lintasan.

Kemeriahan Samara Run 2026 semakin terasa dengan hadirnya hiburan musik, bazar UMKM, serta undian berhadiah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta maupun masyarakat yang hadir.

Keikutsertaan Kapolres Bondowoso bersama jajaran Forkopimda menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam membangun budaya hidup sehat serta mempererat kebersamaan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif dengan antusiasme warga yang begitu tinggi.

Lebih dari sekedar ajang olahraga, Samara Run 2026 menjadi bukti bahwa semangat Tahun Baru Islam dapat diwujudkan melalui energi positif, kebersamaan, dan kepedulian sosial. Dari setiap langkah yang terayun, terpatri harapan untuk Bondowoso yang semakin sehat, harmonis, dan penuh semangat menyongsong masa depan


|msb

Hari Bhayangkara Ke-80, Kapolres Bondowoso Cup 2026 Jadi Ajang Pembalap Muda Unjuk Prestasi dan Tinggalkan Balap Liar

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Semangat Hari Bhayangkara Ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga lewat upaya membangun ruang kreativitas dan prestasi bagi generasi muda. Salah satunya melalui gelaran Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026 yang sukses menyedot antusiasme ratusan pembalap dan ribuan penonton di Sirkuit Jalan Mastrip Bunder, Bondowoso, Minggu (21/6/2026).

Ajang olahraga otomotif yang digelar Polres Bondowoso tersebut menjadi wadah resmi bagi para pecinta balap untuk menyalurkan hobi dan kemampuan di lintasan yang aman, sekaligus sebagai langkah nyata menekan maraknya aksi balap liar yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Pembukaan kompetisi dilakukan langsung oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H. bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bondowoso. Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Bondowoso Dr. H. Fathur Rozi, M.Fil.I., Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dr. David Palapa Duarsa, S.H., M.H., Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Gede Budiawan, S.Sos., M.Si., serta Wakapolres dan para pejabat utama Polres Bondowoso.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pemeriksaan teknis kendaraan guna memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Setelah pengarahan umum dan rapat dewan juri, kompetisi secara resmi dibuka dan dilanjutkan dengan babak penyisihan hingga perlombaan utama.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan sarana positif untuk mengarahkan minat generasi muda di bidang otomotif agar berkembang secara sehat, terukur, dan berprestasi.

“Kami ingin membangun budaya balap yang aman, tertib, dan berprestasi. Melalui kegiatan resmi seperti ini, hobi berkendara dan memodifikasi kendaraan dapat disalurkan sesuai aturan yang berlaku dengan standar keselamatan yang jelas, sehingga generasi muda terhindar dari aktivitas yang melanggar hukum,” ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Kapolres juga berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan pembalap berbakat asal Bondowoso yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan komunitas otomotif.

“Utamakan keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan kemampuan terbaik tanpa melanggar aturan,” pesannya kepada seluruh peserta.

Pada Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026, panitia mempertandingkan tiga kategori utama, yakni Kelas Rookie, Kelas Bracket, dan Kelas Mix Rider. Kelas Rookie menjadi arena persaingan berbagai jenis kendaraan mulai motor bebek, F1ZR, herex hingga motor sport dengan ketentuan teknis tertentu. Sementara Kelas Bracket menguji konsistensi waktu tempuh peserta pada rentang 7,5 hingga 10 detik, sedangkan Kelas Mix Rider mempertemukan kendaraan standar dan modifikasi dengan kapasitas mesin yang beragam.

Demi menjamin keamanan peserta, lintasan balap telah disiapkan sesuai standar keselamatan dengan panjang trek 201 meter dan area pengereman sepanjang 229 meter. Panitia juga menyediakan dua jalur perlombaan terpisah untuk mendukung kelancaran jalannya kompetisi.

Kegiatan ini diikuti ratusan peserta dari Bondowoso dan berbagai daerah di Jawa Timur. Antusiasme masyarakat terlihat dari ribuan penonton yang memadati area sirkuit untuk menyaksikan persaingan para pembalap muda di lintasan.

Melalui Rookie Drag Competition Kapolres Bondowoso Cup 2026, peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum untuk menegaskan bahwa prestasi lahir dari disiplin, sportivitas, dan keselamatan. Dari lintasan inilah diharapkan muncul generasi pembalap masa depan yang mampu mengharumkan nama Bondowoso sekaligus menjadi pelopor budaya berkendara yang tertib dan bertanggung jawab


|msb

Kapolres Bondowoso Hadiri Pembukaan Festival Muharram 1448 H, Perkuat Syiar Islam dan Dorong Kebangkitan Ekonomi Syariah

Bondowoso |masbhabinnews.com

Ribuan masyarakat memadati Alun Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso dalam suasana penuh khidmat dan kebersamaan saat pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan yang memadukan syiar keagamaan, pelestarian tradisi Islami, dan penguatan ekonomi syariah tersebut menjadi momentum penting menyambut tahun baru Islam dengan semangat persatuan dan kemajuan.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Jember secara resmi membuka rangkaian Festival Muharram 1448 H Tahun 2026.  Acara yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga 23.30 WIB itu dihadiri lebih dari 1.000 jamaah dan masyarakat dari berbagai wilayah, Jumat (19/6/2026).

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, dan sejumlah pimpinan instansi dalam kegiatan yang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Kabupaten Bondowoso tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembukaan resmi festival, pengukuhan pengurus Cabang Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren, serta penyerahan berbagai penghargaan dan sertifikat dari Bank Indonesia.

Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Donni Fajar Tri Anugerah, menyampaikan bahwa Festival Muharram akan berlangsung selama tujuh hari, mulai 19 hingga 25 Juni 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan, mulai dari tabligh akbar, sholawat bersama, bazar UMKM, kegiatan sosial, hingga perlombaan bernuansa Islami.

"Kegiatan ini merupakan upaya bersama untuk menguatkan ekosistem ekonomi syariah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan dan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, M.Ag., menegaskan bahwa Festival Muharram tidak hanya menjadi ajang syiar agama, tetapi juga sarana memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

"Pembangunan daerah harus berjalan seimbang. Kemajuan ekonomi harus dibarengi dengan penguatan akhlak, persaudaraan, dan kerukunan sosial agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat," ujarnya.

Puncak kegiatan diisi penampilan hadrah dan lantunan sholawat dari Majelis Sholawat Bhenning yang mengajak jamaah larut dalam suasana religius. Tausiyah utama disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo Situbondo, K.H.R. Ahmad Azaim Ibrahimy, Ph.D., yang mengajak masyarakat menjadikan momentum tahun baru Islam sebagai titik awal memperbaiki diri, mempererat ukhuwah, serta menjaga kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Di sela kegiatan, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa Polres Bondowoso mendukung penuh seluruh kegiatan keagamaan yang membawa manfaat bagi masyarakat serta memperkuat persatuan dan kerukunan umat.

"Festival Muharram bukan hanya perayaan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga momentum membangun kebersamaan, memperkuat nilai keimanan, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, toleransi, dan keamanan agar Bondowoso tetap menjadi daerah yang aman, damai, dan religius," ujar Kapolres kepada awak media masbhabinnews.

Untuk menjamin kelancaran acara, Polres Bondowoso bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan unsur terkait lainnya menerapkan pengamanan terpadu di seluruh area kegiatan. Kehadiran aparat keamanan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Antusiasme masyarakat yang tinggi serta sinergi seluruh pihak menjadikan pembukaan Festival Muharram 1448 Hijriah berlangsung sukses, tertib, dan penuh makna. Lebih dari sekadar perayaan, festival ini menjadi simbol kuat bahwa nilai keagamaan, persaudaraan, dan kemandirian ekonomi dapat tumbuh beriringan demi mewujudkan Bondowoso yang religius, harmonis, dan semakin sejahtera


 |msb