business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Hadirkan Manfaat Nyata, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Luncurkan Program Jembatan Presisi Merah Putih

Bondowoso|masbhabinnews.com

Akses yang layak bukan sekedar kebutuhan, tetapi urat nadi kehidupan masyarakat. Menjawab hal itu, Kapolres Bondowoso menghadirkan langkah nyata melalui program pembangunan jembatan yang langsung menyentuh kepentingan warga.

Kepolisian Resor Bondowoso meluncurkan Program Jembatan Presisi Merah Putih sebagai bentuk kepedulian terhadap infrastruktur dan mobilitas masyarakat. Program ini dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., dengan fokus pada pembangunan serta renovasi jembatan di sejumlah titik vital.

Inisiatif tersebut menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga menghadirkan solusi konkret untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.

Kegiatan difokuskan pada perbaikan jembatan yang sudah tidak layak pakai, sekaligus perawatan jembatan yang masih digunakan agar tetap aman dan kokoh. Pengerjaan dimulai sejak April 2026 dan dilaksanakan secara bertahap hingga seluruh target terpenuhi.

Sejumlah wilayah yang menjadi prioritas meliputi Taman Krocok, Kecamatan Wringin, Sumber Wringin, Maesan, Klabang, Jambesari, dan Sukosari.

Kapolres Bondowoso turun langsung memimpin, memantau, dan memastikan setiap proses berjalan sesuai standar serta tepat sasaran. Bersama jajaran pejabat utama, ia mengawal kualitas pekerjaan agar benar benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Program ini juga didukung sinergi yang kuat antara Polres Bondowoso dengan pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi Kabupaten Bondowoso, serta kolaborasi bersama Kapolsek jajaran dan pemerintah desa setempat.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa pembangunan jembatan merupakan bentuk pengabdian nyata Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan ini bukan sekedar menghadirkan akses, tetapi membuka peluang ekonomi dan memperkuat konektivitas antar wilayah. Polri harus hadir memberikan solusi dan manfaat yang benar benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Dengan hadirnya Program Jembatan Presisi Merah Putih, diharapkan akses antar wilayah semakin lancar, aman, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Bondowoso.

Langkah nyata ini menjadi bukti bahwa kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat |msb



Kapolres Bondowoso Konsolidasikan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Sinergi Jaga Stabilitas Daerah

 

Bondowoso |masbhabinnews.com

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat kembali ditegaskan dalam Apel Gelar Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolres Bondowoso, Kamis (30/4/2026) pagi.

Apel yang berlangsung pukul 08.30 hingga 09.15 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

Kegiatan ini dihadiri pejabat utama Polres Bondowoso, para Kapolsek jajaran, serta berbagai unsur masyarakat, mulai dari GP Ansor, Banser, perguruan silat, Karang Taruna, komunitas ojek daring, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa Sabuk Kamtibmas merupakan komitmen bersama dalam membangun sistem keamanan berbasis kolaborasi, dengan mengedepankan deteksi dini, sinergi lintas sektor, serta peran aktif masyarakat sebagai mitra utama guna mengantisipasi potensi gangguan, seperti konflik sosial, penyebaran hoaks, radikalisme, bencana alam, hingga dinamika global, demi menjaga stabilitas keamanan sebagai fondasi utama pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan gerakan Sabuk Kamtibmas hingga ke tingkat desa dan kelurahan sebagai upaya nyata menjaga kondusivitas lingkungan serta memperkuat persatuan di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terbangun, Sabuk Kamtibmas diharapkan menjadi kekuatan kolektif dalam menjaga Bondowoso tetap aman, damai, dan kondusif di tengah berbagai tantangan yang berkembang |msb

Kapolres Pasuruan Turun Langsung ke Desa Ngembal, Dengarkan Suara Warga dan Tebar Kepedulian

Pasuruan |masbhabinnews.com

Menembus sejuknya kawasan Nongkojajar, kehadiran Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. di Desa Ngembal bukan sekedar kunjungan seremonial. Lebih dari itu, langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian dan komitmen Polri dalam merangkul masyarakat hingga ke pelosok desa.

Kegiatan yang berlangsung di Dusun Kelek pada Rabu (29/4/2026) sejak pukul 09.30 hingga 11.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kapolres Pasuruan yang didampingi Wakapolres Pasuruan bersama pejabat utama Polres Pasuruan. Rombongan berangkat menggunakan sepeda motor sebagai simbol kebersamaan sekaligus kedekatan antara pimpinan dan anggota di lapangan.

Setibanya di lokasi, sambutan hangat masyarakat langsung terasa. Kapolres Pasuruan kemudian menggelar dialog terbuka bersama warga, menyerap berbagai aspirasi, keluhan, serta harapan yang berkembang di tengah kehidupan sosial masyarakat Desa Ngembal.

Dalam pernyataannya, AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan bahwa kehadiran Polri harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang mau mendengar, memahami, dan membantu mencari solusi atas setiap persoalan. Aspirasi warga adalah pijakan penting bagi kami dalam menentukan langkah pelayanan ke depan,” ungkapnya dengan penuh ketulusan.

Tak hanya berdialog, Kapolres juga menyalurkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap kondisi masyarakat.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kebersamaan ini, kami berharap terbangun rasa saling percaya dan kepedulian. Ketika hubungan harmonis terjalin, maka menjaga keamanan dan ketertiban menjadi tanggung jawab bersama,” imbuhnya.

Kehadiran sosok Kapolres yang humanis, responsif, dan turun langsung ke lapangan ini pun menuai apresiasi dari masyarakat. Langkah AKBP Harto Agung Cahyono dinilai mencerminkan kepemimpinan yang inspiratif, mengedepankan pendekatan humanis, serta benar benar memahami kebutuhan masyarakat di akar rumput.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib dan kondusif. Warga pun mengaku senang dan merasa diperhatikan atas kehadiran jajaran Polres Pasuruan di tengah mereka.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata upaya Polres Pasuruan dalam memperkuat kepercayaan publik serta membangun sinergi bersama masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Dengan langkah nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, Kapolres Pasuruan menunjukkan bahwa kehadiran Polri bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dan harapan bagi masyarakat.


|Abad⁷⁷

Inovatif dan Inspiratif, Bhabinkamtibmas Polres Bondowoso Didukung Dit Binmas Polda Jatim Angkat Potensi Ekonomi Kreatif

Bondowoso|masbhabinnews.com

Di tengah tuntutan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, seorang anggota Polri di Bondowoso menghadirkan terobosan yang tak biasa. Melalui sentuhan seni dan ketekunan, program pemberdayaan berbasis bonsai kini menjelma menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Upaya inspiratif tersebut mendapat perhatian langsung dari Kasubdit Bhabinkamtibmas Dit Binmas Polda Jatim AKBP Sugijoto, yang hadir bersama Kasubdit Binpolmas AKBP Heri Riyan dan jajaran dalam kunjungan kerja ke Polsek Curahdami Polres Bondowoso Selasa (28/04/2026).

Kedatangan rombongan disambut Aiptu Ahmad Abadi, Bhabinkamtibmas Polsek Curahdami Polres Bondowoso yang dikenal sebagai penggiat bonsai sekaligus motor penggerak program Bhabinkamtibmas Entrepreneur Dit Binmas Polda Jatim.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Sugijoto meninjau langsung pengembangan usaha berbasis bonsai yang tidak hanya menjadi hobi, tetapi telah berkembang menjadi sektor usaha produktif. Di tangan Aiptu Ahmad Abadi, bonsai diolah menjadi peluang ekonomi menjanjikan, bahkan melahirkan produk inovatif hasil temuannya sendiri yang telah dipasarkan secara luas.

Usaha ini juga mencakup produksi pupuk kandang, pot bonsai, hingga penyediaan perlengkapan, sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Langkah ini terbukti mampu meningkatkan kesejahteraan warga dan memperkuat kemandirian ekonomi lokal.

AKBP Sugijoto menilai, apa yang dilakukan Aiptu Ahmad Abadi merupakan wujud nyata peran Polri yang tidak hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kiprah Aiptu Ahmad Abadi di dunia bonsai pun terbilang langka. Di tengah tugasnya sebagai anggota Polri, ia mampu menekuni hingga level profesional dan dipercaya mengemban sejumlah jabatan dalam organisasi bonsai, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Program ini menjadi bukti bahwa sinergi antara tugas kepolisian dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan beriringan, menciptakan dampak positif berkelanjutan.

Dengan semangat inovasi dan kepedulian, langkah dari Curahdami ini menjadi inspirasi bahwa dari bonsai, harapan ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan berkembang dengan kokoh|Deasy

Konfercab PMII ke XV Jadi Panggung Demokrasi Sehat, Kapolres Bondowoso Sampaikan Pesan Penting

Bondowoso

Semangat intelektual dan kebersamaan berpadu dalam gelaran Konferensi Cabang (Konfercab) PMII ke XV yang dirangkai dengan peringatan Hari Lahir ke 66 serta Halal Bihalal kader dan alumni. Kegiatan ini menjadi panggung penting bagi lahirnya kepemimpinan baru sekaligus cermin kedewasaan demokrasi generasi muda.

Acara berlangsung di Graha PMII Desa Poncogati Kecamatan Curahdami pada Sabtu (25/04/2026) malam hingga Minggu dini hari dengan pengamanan ketat dari jajaran Polres Bondowoso melalui Polsek Curahdami.

Pembukaan kegiatan dihadiri langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakil Bupati Bondowoso KH As’ad Yahya Syafi’i Amin, Wakapolres Kompol I Gede Suartika SH MH, serta unsur Forkopimda, KPU, Bawaslu, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa Konfercab bukan sekedar agenda rutin organisasi, melainkan momentum strategis dalam menentukan arah perjuangan PMII ke depan.

“Konfercab ini menjadi ruang pembelajaran penting. Bukan hanya menguji intelektualitas, tetapi juga kedewasaan dalam berdemokrasi serta menjaga nilai kebersamaan. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar, namun harus disikapi dengan bijak demi terciptanya suasana damai, tertib, dan bermartabat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa siapapun yang terpilih nantinya harus menjadi pemimpin bersama yang didukung seluruh kader demi kemajuan organisasi.

Kapolres turut berharap PMII terus melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan sosial dalam menghadapi dinamika zaman.

Sementara itu, Wakil Bupati Bondowoso menyampaikan bahwa PMII memiliki peran strategis sebagai pilar intelektual muda dalam mendukung pembangunan daerah. Pemerintah daerah pun membuka ruang sinergi yang lebih luas demi menghadapi tantangan masa depan.

Dalam Konfercab kali ini, dua kandidat maju sebagai calon ketua PC PMII Bondowoso periode mendatang, yakni Saiful Bahri dan Nur Faiseh. Antusiasme terlihat dari para kader dan alumni yang turut hadir dalam rangkaian kegiatan, termasuk Halal Bihalal yang berlangsung penuh kehangatan.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar SH yang memimpin langsung jalannya pengamanan memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib.

“Kami telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait serta menyiagakan personel sejak awal hingga akhir kegiatan. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan guna menghindari kemacetan di sekitar lokasi,” ujarnya.

Rangkaian Konfercab PMII ke XV akan berlanjut pada Minggu (26/04/2026) pagi dengan agenda Sidang Pleno yang menjadi tahap penentuan kepemimpinan organisasi ke depan.

Konfercab PMII Bondowoso bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan, tetapi juga tentang bagaimana nilai demokrasi, persatuan, dan kedewasaan berpikir benar benar diwujudkan. Dari forum inilah diharapkan lahir pemimpin muda yang visioner, berintegritas, dan mampu membawa organisasi serta daerah menuju masa depan yang lebih baik|msb