business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Aksi Mulia Dewi Perssik Jelang Idul Adha Viral, Borong Sapi Jumbo untuk Kurban di Empat Kota

 

Jakarta |masbhabinnesw.com

Di tengah gemerlap dunia hiburan yang identik dengan popularitas dan kemewahan, muncul sebuah aksi yang menyentuh hati masyarakat. Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pedangdut ternama Dewi Perssik kembali mencuri perhatian publik, bukan karena sensasi panggung, melainkan kepeduliannya terhadap sesama melalui ibadah kurban dalam jumlah besar yang langsung viral di berbagai media sosial.

Artis yang akrab disapa Depe itu diketahui memborong sapi kurban berukuran jumbo untuk disalurkan ke empat kota sekaligus, yakni Jakarta, Sukabumi, Jember, dan Malang. Langkah tersebut sontak menuai pujian dari masyarakat karena dinilai mencerminkan rasa syukur sekaligus kepedulian sosial yang tinggi.

Tidak tanggung tanggung, khusus untuk wilayah Jakarta, Dewi Perssik menyiapkan dua ekor sapi raksasa dengan bobot masing masing mencapai sekitar 1,2 ton. Total berat keduanya mencapai 2,4 ton, ukuran fantastis yang jarang ditemukan dan langsung menjadi sorotan warga.

“Sudah kita siapkan. Di Jakarta ada dua sapi, masing masing 1,2 ton. Jadi totalnya 2,4 ton, insyaAllah cukup untuk dibagikan kepada banyak warga,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).

Menurut Dewi, ibadah kurban yang ia lakukan tahun ini menjadi bentuk rasa syukur atas rezeki dan kelancaran hidup yang masih diberikan Tuhan kepadanya. Ia ingin keberkahan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan.

“Alhamdulillah rezeki masih diberikan kelancaran. Saya ingin berbagi lebih banyak supaya manfaatnya benar benar dirasakan masyarakat,” tuturnya penuh haru.

Dalam ajaran Islam, kurban memiliki makna mendalam sebagai simbol ketakwaan dan keikhlasan seorang hamba kepada Allah SWT. Ibadah ini meneladani kisah Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan apa yang paling dicintainya demi menjalankan perintah Allah. Dari peristiwa tersebut, umat Islam diajarkan tentang arti pengorbanan, kepatuhan, serta pentingnya berbagi kebahagiaan dengan sesama manusia.

Karena itulah, momen Idul Adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi pengingat bahwa harta dan rezeki yang dimiliki sejatinya memiliki hak untuk dibagikan kepada orang lain yang membutuhkan.

Aksi sosial Dewi Perssik ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di berbagai platform digital. Banyak warganet dan penggemar memberikan apresiasi atas ketulusan sang artis yang dinilai konsisten berbagi setiap momentum hari besar keagamaan.

Rencananya, seluruh hewan kurban tersebut akan disembelih tepat pada Hari Raya Idul Adha dan dagingnya dibagikan secara merata kepada masyarakat di empat kota tujuan. Bagi Dewi Perssik, langkah itu bukan sekedar tradisi tahunan, melainkan bentuk pengabdian, rasa syukur, dan upaya menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.

Di balik besarnya sapi kurban yang menjadi viral, tersimpan pesan moral yang jauh lebih besar tentang arti ketulusan dan kepedulian. Sebab pada akhirnya, kemuliaan kurban bukan diukur dari seberapa besar hewan yang disembelih, melainkan dari seberapa ikhlas hati seseorang saat berbagi kepada sesama.


|msb

Kapolres Bondowoso Pastikan Keamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Lima Gereja Disterilisasi Sejak Dini Hari

Bondowoso |masbhabinnews.com

Suasana aman dan penuh ketenangan menyelimuti sejumlah gereja di Kabupaten Bondowoso menjelang perayaan Kenaikan Yesus Kristus. Sejak dini hari, jajaran Polres Bondowoso bergerak melakukan sterilisasi menyeluruh di berbagai rumah ibadah sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah suci.

Kegiatan sterilisasi dilaksanakan pada Kamis (14/5/2026) mulai pukul 05.30 WIB hingga selesai. Langkah preventif tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya potensi gangguan keamanan.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M menegaskan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan bagian dari tanggung jawab Polri dalam memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat, sekaligus menjaga harmonisasi dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Bondowoso.

Sebanyak lima gereja menjadi sasaran pemeriksaan, yakni GPdI Bethel di Jalan RE Martadinata, GBI Mojopahit di Jalan Kolonel Sugiono, GPdI Victory Tamansari, GKJW Bondowoso, serta GPIB Immanuel di Jalan Letnan Sudiono. Pemeriksaan dilakukan secara detail mulai area dalam gereja, halaman, hingga akses keluar masuk jemaat.

Tim sterilisasi dipimpin langsung oleh AKP Wiliam Yustaf, S.H., bersama personel gabungan yang telah berpengalaman di bidang pengamanan dan deteksi dini. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan penyisiran menyeluruh untuk mengantisipasi adanya benda mencurigakan, barang berbahaya, maupun bahan peledak yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah.

AKP Wiliam Yustaf saat memberikan keterangan kepada awak media masbhabinnews mengatakan bahwa kegiatan sterilisasi dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polres Bondowoso dalam menjamin keamanan seluruh umat yang akan melaksanakan ibadah Kenaikan Yesus Kristus.

“Kami memastikan seluruh lokasi gereja yang digunakan untuk ibadah dalam kondisi aman dan steril. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan benda mencurigakan maupun bahan berbahaya. Kami berharap umat dapat melaksanakan ibadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar AKP Wiliam Yustaf.

Dari hasil pengecekan di seluruh lokasi, petugas memastikan tidak ditemukan benda berbahaya ataupun barang terlarang. Seluruh gereja dinyatakan aman dan siap digunakan untuk pelaksanaan ibadah.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan tanpa membedakan latar belakang agama maupun kepercayaan. Polres Bondowoso terus berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta menjaga semangat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

Dengan pengamanan dan sterilisasi yang dilakukan secara maksimal, diharapkan umat Kristiani dapat menjalankan perayaan Kenaikan Yesus Kristus dengan penuh rasa damai, nyaman, dan khidmat, sementara situasi keamanan di wilayah Bondowoso tetap terjaga kondusif


 |msb

Kapolres Bondowoso Kawal Penuh Keberangkatan 568 Jamaah Haji, Perjalanan Suci Dimulai dengan Aman dan Khidmat

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Langit malam Bondowoso dipenuhi suasana haru dan doa saat ratusan calon jamaah haji memulai perjalanan menuju Tanah Suci. Di tengah lantunan doa dan takbir keluarga yang mengantar, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo bersama Forkopimda hadir langsung memastikan keberangkatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Pelepasan Jamaah Calon Haji (JCH) Kloter 85 dan 86 Tahun 1447 H/2026 M berlangsung di halaman Pendopo RBA Ki Ronggo, Selasa malam (12/5/2026). Sebanyak 568 jamaah diberangkatkan menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya menggunakan 13 armada bus sebagai tahap awal perjalanan ibadah menuju Makkah.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., hadir bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk memberikan dukungan sekaligus memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan maksimal.

“Kami hadir untuk menjamin keamanan, ketertiban, dan kelancaran proses pemberangkatan jamaah calon haji. Seluruh personel pengamanan dan pengaturan lalu lintas kami siagakan agar perjalanan menuju Surabaya berlangsung aman, lancar, dan tanpa hambatan,” tegas Kapolres Bondowoso saat memberikan keterangan kepada awak media Masbhabinnews.

Kloter 85 diberangkatkan menggunakan empat unit bus, sedangkan Kloter 86 menggunakan sembilan unit bus. Masing masing rombongan mendapat pengawalan ketat dari unit Patwal Satlantas Polres Bondowoso serta kendaraan Dinas Kesehatan untuk memastikan kondisi jamaah tetap aman dan sehat selama perjalanan.

Turut mendampingi Kapolres dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag Ops Polres Bondowoso Kompol R. Heru Wahyudi, S.H., Kapolsek Bondowoso Kota Kompol Jarno Miroto, S.H., Kasihumas Polres Bondowoso Iptu Bobby Dwi Siswanto, serta personel pengamanan dari jajaran Polres Bondowoso.

Acara pelepasan diawali dengan pembukaan, laporan kegiatan, sambutan Bupati Bondowoso KH. Dr. Abdul Hamid Wahid, M.Ag., pembacaan doa, kumandang adzan, pembacaan tarwiyah, hingga prosesi pelepasan resmi jamaah calon haji.

Dalam sambutannya, Bupati Bondowoso mengajak seluruh jamaah menjaga kesehatan, kekompakan, serta mematuhi arahan petugas selama menjalankan ibadah haji.

“Ibadah haji adalah panggilan mulia dari Allah SWT. Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, menjadi haji mabrur, dan kembali ke tanah air dengan selamat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bondowoso KH. As’ad Yahya Syafi’i Amin, S.E., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf. Prawito, Sekretaris Daerah Dr. Fathur Rozi, M.Fil.I., para kepala instansi, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga jamaah calon haji.

Suasana haru tampak menyelimuti area pendopo saat keluarga melepas keberangkatan para tamu Allah SWT. Di balik pengamanan yang ketat dan pengawalan yang maksimal, tersimpan harapan besar agar seluruh jamaah asal Bondowoso dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan kembali membawa keberkahan bagi daerahnya |msb

Dewi Perssik Tolak Damai, Pelaku Akun Palsu Terancam Penjara Belasan Tahun

 

JAKARTA |masbhabinnews.com

Dunia hiburan tanah air kembali diguncang kasus penyalahgunaan identitas digital. Kali ini, pedangdut ternama Dewi Perssik memilih turun tangan langsung memburu pelaku yang diduga mencatut nama dan identitas pribadinya demi kepentingan tertentu. Langkah tegas itu dilakukan setelah akun palsu berverifikasi centang biru diduga menimbulkan kerugian besar sekaligus mencoreng reputasinya di ruang digital.

Didampingi kuasa hukumnya, Sandy Arifin, artis yang akrab disapa “Mami” tersebut mendatangi Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (13/5/2026) untuk menjalani pemeriksaan sekaligus memperkuat laporan hukum yang sebelumnya telah diajukan.

Kedatangan Dewi Perssik bukan sekedar memenuhi panggilan penyidik. Ia membawa sejumlah bukti digital penting yang diklaim dapat mengungkap aktivitas akun Facebook palsu yang menggunakan foto, video, hingga identitas pribadinya tanpa izin. Bukti tersebut berupa tangkapan layar dan data elektronik yang telah dipindahkan ke dalam flashdisk sebelum diserahkan langsung kepada penyidik.

Sandy Arifin menjelaskan, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah saksi guna memperkuat dugaan tindak pidana manipulasi data elektronik. Menurutnya, perkara tersebut tidak lagi sebatas pencemaran nama baik, melainkan telah masuk kategori serius karena berdampak pada kerugian materiil dan reputasi kliennya.

Kasus ini bermula dari kemunculan akun Facebook palsu yang menyerupai akun resmi Dewi Perssik. Akun tersebut bahkan berhasil memperoleh tanda verifikasi centang biru sehingga membuat banyak pengguna media sosial percaya bahwa akun itu asli. Pelaku diduga mengunggah berbagai unggahan bernada galau serta mencantumkan kontak manajemen palsu untuk kepentingan tertentu yang berpotensi merugikan banyak pihak.

Akibat aksi tersebut, Dewi Perssik disebut mengalami kerugian hingga ratusan juta rupiah. Tidak hanya secara finansial, citra dan nama baik pedangdut ternama tanah air itu juga ikut terdampak di tengah tingginya aktivitas publik di media sosial.

Karena itu, Dewi memilih mengambil langkah hukum tegas dengan menolak segala bentuk penyelesaian damai. Ia meminta proses hukum terus berjalan hingga pelaku benar-benar diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Laporan tersebut mengacu pada Pasal 35 junto Pasal 51 Undang Undang ITE terkait manipulasi data elektronik agar seolah olah dianggap autentik. Dalam aturan tersebut, pelaku terancam hukuman pidana berat dengan ancaman penjara lebih dari 10 tahun.

Kasus yang menyeret nama Dewi Perssik ini pun langsung menjadi perhatian publik dan memicu perbincangan luas di media sosial. Maraknya akun palsu berverifikasi kini dinilai semakin meresahkan dan menjadi ancaman nyata bagi keamanan identitas digital figur publik maupun masyarakat umum.

Di tengah derasnya arus informasi digital, langkah tegas Dewi Perssik menjadi pesan kuat bahwa penyalahgunaan identitas di media sosial bukan persoalan sepele. Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang digital tetap memiliki batas hukum yang dapat menjerat siapa saja yang mencoba memanfaatkannya untuk tindakan melawan aturan.


|msb

Tradisi Sakral Sambut Prajurit Baru, Yonif 515 Kostrad Tanamkan Jiwa Loyalitas dan Kehormatan

Jember |masbhabinnews.com

Suasana penuh semangat, kebanggaan, dan jiwa korsa mewarnai tradisi penyambutan warga baru di Batalyon Infanteri 515 Ugra Tapa Yudha/9/2 Kostrad. Iringan mars kebanggaan Macan Kumbang menggema mengiringi langkah para prajurit muda yang resmi bergabung menjadi bagian keluarga besar Yonif 515 Kostrad, Senin (11/05/2026).

Tradisi penyambutan yang berlangsung di Markas Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad, Tanggul, bukan sekedar seremoni penerimaan anggota baru. Kegiatan ini memiliki makna mendalam sebagai simbol penghormatan, penguatan jiwa korsa, penanaman loyalitas, serta awal pengabdian para prajurit kepada satuan, bangsa, dan negara.

Prosesi diawali dengan perjalanan jalan kaki dari Taman Makam Pahlawan Tanggul menuju Markas Yonif 515 Kostrad. Sepanjang perjalanan, para warga baru dikawal dengan penuh semangat oleh prajurit tiap kompi sambil membawa tunggul kebesaran masing masing kompi.

Setibanya di depan gerbang batalyon, sebanyak 10 prajurit warga baru yang dipimpin Letda Inf Rendy melaksanakan penghormatan kepada satuan sebagai bentuk penghargaan dan kesiapan mengemban tugas di lingkungan Yonif 515 Kostrad. Setelah laporan resmi di depan gerbang, para prajurit memasuki markas dengan langkah tegap diiringi lorong kehormatan dari prajurit senior sambil menyanyikan Mars Macan Kumbang.

Momentum semakin khidmat ketika Komandan Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad, Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., menyambut langsung para warga baru. Prosesi dilanjutkan dengan penyiraman air bunga dan meminum air kelapa muda sebagai simbol penyucian diri, harapan keselamatan, ketulusan pengabdian, serta semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai prajurit Kostrad.

Tradisi penerimaan kemudian dilanjutkan di Lobby Mayonif dengan pemberian ucapan selamat kepada para prajurit baru.

“Selamat bergabung menjadi warga Yonif 515 Macan Kumbang. Berikan pengabdian terbaik dan tunjukkan loyalitas sebagai prajurit Kostrad,” ujar Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Komandan Batalyon, para perwira, dan seluruh prajurit yang mengikuti tradisi penerimaan warga baru.

Tradisi ini menjadi penegas bahwa setiap prajurit yang memasuki Yonif 515 Kostrad bukan hanya diterima sebagai anggota satuan, melainkan juga menjadi bagian dari keluarga besar Macan Kumbang yang menjunjung tinggi kehormatan, solidaritas, disiplin, dan pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara


|msb