business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Kapolres Bondowoso dan PMII Satukan Langkah, Wujudkan Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

BONDOWOSO – Komitmen memperkuat kolaborasi antara aparat keamanan dan kalangan akademisi kembali ditegaskan dalam pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Bondowoso Masa Khidmat 2026–2027. Momentum tersebut menjadi simbol lahirnya semangat baru membangun daerah melalui sinergi, kepemimpinan, dan pengabdian generasi muda.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri langsung resepsi pelantikan yang digelar di Aula SMKN 3 Bondowoso, Minggu (28/6/2026). Kehadirannya mencerminkan dukungan nyata Polri terhadap penguatan organisasi kemahasiswaan sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Acara tersebut turut dihadiri Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, Kepala Bapperida Bondowoso Dr. Annisatul Hamidah, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Bondowoso Ady Krisna, Ketua Majelis Pembina Cabang (Mabincab) PMII Bondowoso Dr. Daris Wibisono, perwakilan Pengurus Besar PMII Bidang Kaderisasi Muhammad Faqih, Ketua Umum PKC PMII, Muhammad Ivan Akiedozawa, jajaran pengurus yang baru dilantik, serta perwakilan berbagai organisasi yang berada di bawah naungan PC PMII Bondowoso.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars PMII, dan Syubbanul Wathan, dilanjutkan laporan panitia, prosesi pelantikan, sambutan para tokoh, pertunjukan seni budaya, hingga penutupan.

Ketua PC PMII Bondowoso yang baru dilantik, Saiful Bahri, menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi secara bertanggung jawab, memperkuat soliditas kader, serta meningkatkan kualitas pembinaan anggota.

Menurutnya, kepengurusan baru siap membangun kolaborasi yang lebih erat bersama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, TNI Polri, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan kemajuan daerah.

Sementara itu, Ketua Mabincab PMII Bondowoso, Dr. Daris Wibisono, mengingatkan seluruh pengurus agar mengemban amanah dengan profesionalisme, menjunjung tinggi nilai nilai keislaman, kebangsaan, serta mampu menghadirkan gagasan dan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Pesan serupa juga disampaikan Ketua Umum PKC PMII, Muhammad Ivan Akiedozawa. Ia mendorong seluruh kader untuk terus meningkatkan kapasitas kepemimpinan, menjaga tradisi intelektual, berpegang teguh pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, serta memperkokoh komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam struktur kepengurusan Masa Khidmat 2026–2027, Saiful Bahri dipercaya sebagai Ketua Cabang didampingi Muhammad Ali Faqih, Muhammad Afan Fahrezi, dan Ahmad Lutfi sebagai ketua bidang. Posisi Sekretaris Cabang diemban Achlan Nuri, sedangkan Bendahara dipercayakan kepada Siti Halimatus Sadiah. Adapun Korps PMII Puteri (KOPRI) dipimpin Puteri Raudatul Jannah bersama Siti Nur Khofifah dan Nur Naini Zuhriya.

Kehadiran Kapolres Bondowoso dalam agenda tersebut mempertegas komitmen Polri untuk terus membangun kemitraan dengan organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan sebagai pilar penting dalam mencetak generasi yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.

Melalui semangat kolaborasi yang terbangun, pelantikan ini diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai gagasan dan aksi nyata yang tidak hanya memperkuat organisasi, tetapi juga menghadirkan kontribusi positif bagi kemajuan Bondowoso. Sinergi antara mahasiswa, pemerintah, dan aparat keamanan diyakini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan daerah yang aman, harmonis, dan berdaya saing


 |msb

Pengabdian Mengalahkan Asal Usul, Arsal Sahban Masuk Daftar Tokoh Berpengaruh Lumajang

LUMAJANG |masbhabinnews.com

Pengaruh seorang pemimpin tidak selalu diukur dari lamanya masa jabatan atau asal daerahnya. Lebih dari itu, jejak pengabdian yang nyata dan manfaat yang masih dirasakan masyarakat menjadi tolok ukur utama dalam menilai seorang tokoh. Gambaran tersebut tercermin dalam hasil riset terbaru Komunitas Juru Lamadjang yang menempatkan mantan Kapolres Lumajang, Kombes Pol. Dr. Muhammad Arsal Sahban, S.H., S.I.K., M.H., M.M., sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Kabupaten Lumajang pada era Reformasi hingga sekarang.

Menariknya, Arsal Sahban menjadi satu-satunya sosok dalam daftar tersebut yang bukan berasal dari Lumajang. Lahir di Kalosi, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, ia dinilai berhasil meninggalkan warisan kepemimpinan yang masih dikenang masyarakat, meski hanya memimpin Polres Lumajang selama sekitar 13 bulan, yakni November 2018 hingga Desember 2019.

Riset yang dilakukan Komunitas Juru Lamadjang bersama Untuk Bangsa Foundation menelusuri figur-figur yang memberikan pengaruh besar bagi Lumajang sejak era klasik abad ke-13 hingga masa kini. Penelitian ini disusun oleh M. Zainul M., Fahmi K., Agil Z., dan Perdana Anugrah dengan mengombinasikan kajian historis, dokumentasi, serta survei opini masyarakat di sejumlah wilayah.

Juru Lamadjang sendiri merupakan komunitas sejarah dan budaya independen yang berdiri pada 2023. Organisasi tersebut lahir dari kepedulian terhadap rendahnya tingkat literasi sejarah di Lumajang. Nama "Lamadjang" diambil dari nama kuno Kabupaten Lumajang yang tercatat dalam berbagai prasasti dan naskah sejarah.

Selain aktif menyelenggarakan Jagongan Sejarah, Lamadjang Walking Tour, pameran arsip, fotografi kuno, hingga edukasi digital melalui media sosial, komunitas ini juga rutin melakukan riset yang mengangkat sejarah dan tokoh-tokoh penting daerah.

Dalam menentukan tokoh berpengaruh, tim peneliti menggunakan lima indikator utama, yakni rekam jejak pengabdian, kredibilitas, jaringan sosial, kemampuan memengaruhi opini publik, serta dampak nyata yang masih dirasakan masyarakat hingga sekarang.

Perdana Anugrah menjelaskan, penilaian tidak hanya didasarkan pada jabatan yang pernah diemban seseorang, melainkan lebih menitikberatkan pada pengaruh yang benar-benar membekas di tengah masyarakat.

"Kami berupaya menggunakan ukuran penilaian yang seobjektif mungkin. Saat berdialog langsung dengan masyarakat di sejumlah wilayah sampel, nama Bapak Arsal Sahban muncul secara spontan, terutama ketika pembahasan mengarah pada situasi keamanan," ujarnya.

Menurutnya, banyak warga mengingat masa kepemimpinan Arsal karena merasa lebih aman dan terlindungi.

"Warga menyampaikan bahwa pada masa Pak Arsal mereka merasa lebih nyaman, aman, dan terlindungi. Yang dinilai bukan semata jabatan yang pernah diemban, melainkan dampak yang masih dirasakan hingga sekarang," ungkapnya dengan penuh semangat

Selama menjabat Kapolres Lumajang, Arsal Sahban dikenal melalui berbagai langkah penegakan hukum terhadap kejahatan jalanan, begal, pencurian ternak, hingga aktivitas tambang pasir ilegal. Salah satu kebijakan yang paling diingat masyarakat adalah pembentukan Tim Cobra, satuan khusus yang bergerak cepat dalam merespons berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kebijakan tersebut dinilai berhasil menekan tingkat ketakutan masyarakat terhadap kejahatan atau fear of crime. Sebelum periode tersebut, Lumajang kerap mendapat stigma sebagai daerah rawan begal dan pencurian ternak, sehingga sebagian warga merasa tidak aman beraktivitas pada malam hari.

Penilaian masyarakat itu juga diperkuat oleh data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lumajang. Berdasarkan data kriminalitas periode 2016–2024, jumlah tindak pidana pada 2019 tercatat sebanyak 312 kasus, menjadi angka terendah selama rentang data tersebut.

Sebelumnya, angka kriminalitas mencapai 501 kasus pada 2016, meningkat menjadi 549 kasus pada 2017 dan 676 kasus pada 2018. Setelah 2019, jumlah tindak pidana kembali meningkat menjadi 356 kasus pada 2020, 589 kasus pada 2021, 1.378 kasus pada 2022, 1.402 kasus pada 2023, serta 1.194 kasus pada 2024.

Data tersebut menunjukkan penurunan hampir 54 persen pada 2019 dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, angka kriminalitas pada 2022 hingga 2024 tercatat hampir empat kali lipat lebih tinggi dibandingkan 2019.

Publikasi daftar tokoh berpengaruh melalui media sosial Juru Lamadjang juga mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warganet menyampaikan apresiasi dan mengenang kepemimpinan Arsal Sahban. Menanggapi hal tersebut, Arsal menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan masyarakat Lumajang.

"Saya merasa sangat terhormat bisa dianggap sebagai bagian dari tokoh yang berpengaruh di Kabupaten Lumajang. Ini menjadi pengingat bahwa apa yang dilakukan dengan sungguh-sungguh, meskipun dalam waktu yang singkat, dapat meninggalkan jejak yang melampaui waktu. Lumajang akan selalu memiliki tempat istimewa di hati saya," ungkapnya kepada awak media masbhabinnews.com

Saat ini Arsal Sahban mengemban amanah sebagai Kasubdit II Perbankan Direktorat Tindak Pidana Khusus Bareskrim Polri. Ia juga masuk dalam tiga besar kandidat Polisi Berintegritas pada Hoegeng Awards 2026.

Dalam riset tersebut, Juru Lamadjang membagi tokoh berpengaruh ke dalam lima periode sejarah, mulai Era Klasik, Era VOC dan Kolonialisme, Era Kemerdekaan hingga Orde Lama, Era Orde Baru, serta Era Reformasi hingga sekarang.

Khusus Era Reformasi, nama Arsal Sahban sejajar dengan sejumlah tokoh penting lainnya, seperti A. Fauzi, Sjahrazad Masdar, Thoriqul Haq, Indah Amperawati, Agus Yudha Wicaksono, Umar Bashor, H. Rofik, Anang Ahmad, Kaji Sing, Setiadi L. Halim, Dandhy D. Laksono, Habib Alwi Almuhdor, dan Wira Dharma.

Masuknya nama Arsal Sahban dalam daftar tersebut menjadi penegas bahwa pengaruh seorang tokoh tidak selalu ditentukan oleh tempat kelahiran ataupun panjangnya masa jabatan. Di Lumajang, pengabdian yang memberikan rasa aman, meninggalkan perubahan nyata, dan tetap hidup dalam ingatan masyarakat menjadi warisan yang nilainya melampaui ruang dan waktu


 |msb

Merawat Kepercayaan Publik, Radarjakarta.id Rayakan Tiga Tahun Pengabdian

 

Jakarta |masbhabinnews.com

Memasuki usia ketiga, Radarjakarta.id menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, independen, dan berpihak pada kepentingan publik. Momentum Hari Ulang Tahun ke-3 media siber tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga refleksi atas pentingnya menjaga profesionalisme pers di tengah derasnya arus informasi digital.

Perayaan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan itu dihadiri jajaran pemerintahan, unsur Polri, TNI, PLN, KONI, pimpinan redaksi media online, mitra kerja, serta berbagai elemen masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan Radarjakarta.id.

Ketua PWI Jaya, Kesit B. Handoyo, yang hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi atas konsistensi Radarjakarta.id dalam menjalankan fungsi pers sebagai penyampai informasi yang bertanggung jawab.

"Atas nama Pengurus PWI Provinsi DKI Jakarta, saya mengucapkan selamat ulang tahun ke-3 untuk Radarjakarta.id. Semoga semakin berkembang, semakin dipercaya masyarakat, menjadi jembatan informasi, sekaligus mampu memberikan inspirasi bagi semua," ujar Kesit.

Ia menekankan bahwa eksistensi media tidak hanya diukur dari kecepatan menyampaikan informasi, melainkan dari komitmen menjaga akurasi, independensi, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik.

Menurutnya, setiap produk jurnalistik harus berlandaskan Undang Undang Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta prinsip verifikasi yang menjadi fondasi utama kerja pers profesional.

"Tugas media pers berbeda dengan media sosial. Pers wajib melakukan verifikasi, check and balance, serta menguji kebenaran setiap informasi sebelum dipublikasikan. Karena itu, apabila media pers terlihat lebih lambat dibanding media sosial, hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme jurnalistik yang tidak boleh ditinggalkan," jelasnya.

Kesit menilai, derasnya arus informasi di era digital menjadi tantangan tersendiri bagi industri media. Di tengah tuntutan kecepatan, media dituntut tetap mengedepankan ketelitian agar kepercayaan publik tetap terjaga.

Ia mengingatkan bahwa mengabaikan proses verifikasi demi mengejar kecepatan hanya akan mengikis kredibilitas media. Karena itu, profesionalisme harus tetap menjadi pijakan utama setiap insan pers.

Selain menyampaikan kritik yang konstruktif terhadap berbagai persoalan publik, lanjut Kesit, media juga memiliki tanggung jawab memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian yang layak diketahui masyarakat.

"Pers harus menghadirkan fakta secara utuh dan berimbang. Ketika ada prestasi, berikan apresiasi. Ketika ada persoalan, sampaikan kritik yang membangun. Itulah fungsi pers sebagai pilar demokrasi," tegasnya.

Menutup sambutannya, Kesit berharap Radarjakarta.id mampu terus bertahan dan berkembang di tengah dinamika industri media yang kini menghadapi tekanan besar, baik dari sisi bisnis maupun perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

"Saya berharap Radarjakarta.id semakin kuat, semakin dipercaya publik, dan terus melahirkan karya jurnalistik yang berkualitas serta memberikan manfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Umum Radarjakarta.id, Budiman Tandiono, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan tiga tahun media yang dipimpinnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Radarjakarta.id mampu terus berkembang hingga saat ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, mitra kerja, sahabat, serta semua pihak yang selama ini mendukung perjalanan Radarjakarta.id. Kehadiran dan dukungan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya serta menghadirkan informasi yang akurat, bermanfaat, dan dapat dipercaya masyarakat," ujar Budiman.

Dalam momentum peringatan HUT tersebut, Radarjakarta.id juga memberikan penghargaan kepada insan pers internal yang dinilai memiliki dedikasi dan kontribusi luar biasa.

Penghargaan diberikan kepada Wartawan Cilik Radarjakarta.id, Aisyah Azzahra Waluyo, serta Wartawan Kreatif Radarjakarta.id, Bagus Wirawiri. Keduanya dinilai mampu menghadirkan semangat baru melalui dedikasi, kreativitas, dan karya jurnalistik yang memberikan nilai positif bagi perkembangan media.

"Dedikasi dan kreativitas yang mereka tunjukkan menjadi inspirasi bagi seluruh keluarga besar Radarjakarta.id. Kami berharap semangat tersebut terus tumbuh dan menjadi motivasi untuk menghadirkan karya karya jurnalistik yang semakin berkualitas," kata Budiman. 


|msb

Hari Bhayangkara ke 80, Kapolres Bondowoso Tebar Kepedulian Bernilai Ibadah

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Semangat Hari Bhayangkara ke 80 berpadu dengan keberkahan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah melalui aksi nyata kepedulian kepada masyarakat. Polres Bondowoso menghadirkan bakti kesehatan berupa khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai wujud pengabdian tanpa batas, menghadirkan manfaat langsung bagi warga sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Kegiatan berlangsung di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Prajekan, Kabupaten Bondowoso. Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi untuk mengikuti berbagai layanan kesehatan yang disediakan secara cuma cuma, Sabtu (27/6/2026)

Bakti kesehatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Bondowoso, Kapolsek Prajekan AKP Hadi Sugono, S.H., unsur Muspika Kecamatan Prajekan, tenaga kesehatan RS Bhayangkara Tk III Bondowoso, Puskesmas Prajekan, pengurus MWCNU Prajekan, serta masyarakat setempat.

Suasana semakin semarak dengan penampilan Hadrah Al Madzhab Prajekan yang mengiringi rangkaian acara, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Syubbhanul Wathon Ya Lal Wathon, sambutan, doa bersama, foto bersama, hingga pemberian cokelat kepada 75 anak peserta khitanan sebagai bentuk perhatian dan penyemangat.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Prajekan, H. Moh. Badrus Zaman, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polres Bondowoso, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang terlibat.

Menurutnya, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Awalnya panitia hanya menyediakan kuota untuk 50 peserta khitanan, namun jumlah pendaftar meningkat hingga mencapai 75 anak.

"Selain khitanan massal, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, tekanan darah, hingga konsultasi kesehatan secara gratis. Ini sangat membantu dan benar benar dinantikan warga," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata semangat Polri Untuk Masyarakat, di mana kehadiran Polri bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan manfaat di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

"Kami ingin terus hadir di tengah masyarakat, berbagi kepedulian, mempererat persaudaraan, serta memberikan pelayanan terbaik. Semoga anak anak yang mengikuti khitanan tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, serta membawa manfaat bagi bangsa dan negara," ungkapnya dihadapan awak media masbhabinnews

Ia berharap kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat seperti MWCNU terus terjalin sehingga semakin banyak kegiatan sosial yang mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat Bondowoso.

Dalam ajaran Islam, membantu sesama, meringankan beban masyarakat, serta memudahkan urusan orang lain merupakan amalan yang berpahala besar. Kepedulian yang ditunjukkan Kapolres Bondowoso melalui bakti kesehatan ini bukan sekedar bentuk pengabdian sebagai aparat negara, tetapi juga menjadi ikhtiar menebar kemaslahatan yang insyaallah bernilai sedekah dan menjadi amal jariyah selama manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar. Layanan yang diberikan meliputi tindakan khitan, pemeriksaan kesehatan, konsultasi medis, hingga edukasi kesehatan oleh tenaga profesional.

"Pengabdian terbaik bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi masyarakat. Ketika pelayanan diberikan dengan keikhlasan, setiap langkah menjadi ladang pahala, setiap senyuman warga menjadi doa, dan setiap kebaikan akan kembali sebagai keberkahan yang tak ternilai." 


| msb

Perkuat Layanan Medis, RS DKT Jember Resmikan ICU, HCU hingga Poli Paru Baru

Jember |masbhabinnews.com

Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas terus diwujudkan Rumkit Tk. III Baladhika Husada (RS DKT) Jember. Melalui peresmian sejumlah gedung dan layanan baru, rumah sakit milik TNI AD ini semakin memperkuat perannya sebagai pusat pelayanan kesehatan modern yang siap memberikan layanan terbaik bagi prajurit, keluarga besar TNI Polri, peserta BPJS, maupun masyarakat umum. Kamis (25/6/2026)

Rumkit Tk. III Baladhika Husada Jember yang berlokasi di Jalan Panglima Besar Sudirman Nomor 45, Patrang, Jember, selama ini dikenal sebagai rumah sakit yang menyediakan layanan kesehatan komprehensif mulai dari rawat jalan, rawat inap hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam dengan dukungan tenaga medis profesional serta fasilitas penunjang yang terus berkembang.

RS DKT Jember meresmikan sejumlah fasilitas baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di kawasan Tapal Kuda yang meliputi Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Peresmian tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya untuk penanganan kegawatdaruratan, layanan rujukan regional, serta menghadirkan pelayanan medis yang semakin lengkap dan modern.

Adapun fasilitas yang diresmikan meliputi ruang staf, layanan Medical Check Up (MCU), Instalasi Rehabilitasi Medik, Poli Paru, layanan TB DOT, area parkir yang lebih representatif, serta ruang Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU).

Peresmian fasilitas baru dilakukan langsung oleh Kepala Rumkit Tk. III Baladhika Husada (RS DKT) Jember, Letkol CKM dr. Zaltonys Tolombot, Sp.M.

Dalam sambutannya, Letkol CKM dr. Zaltonys Tolombot menegaskan bahwa pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

"Peresmian fasilitas baru ini bertujuan meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan medis. Penambahan sarana ini juga menjadi upaya memperluas akses layanan kesehatan yang profesional sehingga mampu memenuhi kebutuhan prajurit TNI, PNS, keluarga besar TNI, serta masyarakat umum di wilayah Jember dan sekitarnya," ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Dengan hadirnya berbagai fasilitas baru tersebut, RS DKT Jember diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang sekaligus menjadi rumah sakit rujukan yang andal bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda.

"Transformasi pelayanan bukan sekedar menghadirkan bangunan baru, tetapi menghadirkan harapan baru. Melalui fasilitas yang semakin modern dan layanan yang semakin lengkap, RS DKT Jember menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat."


|msb