business

5/cate1/Agro Bisnis

Kriminal

6/cate2/Kriminal

Daerah

6/cate3/HUT Bhayangkara

Sport

5/cate4/Sport

entertainment

5/cate5/Bondowoso

videos

Recent post

Duka Mendalam Polri, Ulama Kharismatik KH Ubaidilah Nur Kholil Berpulang

Bondowoso|masbhabinnews.com

Suasana duka menyelimuti Pondok Pesantren Nurul Kholil, Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami. Kepergian KH. Muhammad Ubaidilah Nur Kholil menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga dan santri, tetapi juga bagi masyarakat luas yang selama ini mengenal beliau sebagai sosok ulama kharismatik dan mitra strategis kepolisian.

Ribuan pelayat tumpah ruah mengantar kepergian almarhum, menghadirkan lautan manusia dalam suasana duka yang khidmat. Setiap langkah menjadi saksi betapa besar cinta dan penghormatan yang mengiringi perjalanan terakhirnya (Foto:Dok.Abadi)
KH. Muhammad Ubaidilah Nur Kholil wafat pada Selasa, 7 April 2026, sekitar pukul 15.00 WIB di RSUD dr. Kusnadi Bondowoso setelah menjalani perawatan akibat sakit. Kabar duka tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang kehadiran berbagai elemen masyarakat untuk memberikan penghormatan terakhir.

Tanpa lelah, sinergi Polri mengawal dan mengatur arus lalu lintas sejak sore hingga prosesi pemakaman usai, memastikan setiap rangkaian berjalan tertib, aman, dan penuh khidmat (Foto:Dok.Abadi)
Jajaran Polsek Curahdami bergerak cepat melakukan pengamanan dan pengaturan jalannya takziah. Kegiatan yang dimulai sejak pukul 16.00 WIB berlangsung tertib dengan pengaturan lalu lintas serta rekayasa arus kendaraan di sekitar lokasi pondok pesantren guna memastikan kenyamanan para pelayat.

Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus penghormatan kepada almarhum yang memiliki kedekatan dengan institusi kepolisian.

“Atas nama Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, SH., S.I.K., M.M., yang berhalangan hadir karena tugas di luar kota, kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya KH. Muhammad Ubaidilah Nur Kholil. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, almarhum merupakan sosok yang selama ini dikenal memiliki hubungan erat dengan Polri, khususnya Polres Bondowoso. Peran beliau sangat besar dalam mendukung tugas kepolisian, terutama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif melalui pendekatan keagamaan dan sosial.

“Beliau bukan hanya tokoh agama, tetapi juga mitra yang aktif membantu tugas kepolisian. Kontribusinya dalam membangun komunikasi yang harmonis antara ulama dan aparat sangat berarti,” lanjutnya.

Sebagai pengasuh pondok pesantren, KH. Ubaidilah Nur Kholil dikenal memiliki sikap terbuka dan menjunjung tinggi nilai toleransi. Beliau kerap menjadi penghubung dalam menjaga kerukunan antarumat beragama serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan.

Seluruh rangkaian takziah berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh penghormatan. Ribuan pelayat turut mengantar kepergian almarhum, mencerminkan besarnya kecintaan dan keteladanan yang ditinggalkan. Suasana kondusif terjaga berkat sinergi antara kepolisian, pengurus pondok pesantren, serta unsur pemerintahan setempat. Jenazah almarhum dimakamkan pada malam hari di kompleks pemakaman Pondok Pesantren Nurul Kholil.

Kepergian KH. Muhammad Ubaidilah Nur Kholil meninggalkan jejak keteladanan yang mendalam. Dedikasi beliau dalam dakwah, menjaga toleransi, serta mendukung tugas kepolisian akan terus dikenang sebagai warisan berharga bagi masyarakat Bondowoso.


|Abad⁷⁷

Lolos Kurasi Nasional, Brilliyans Batik Malang Siap Bersinar di Persit Bisa Vol II 2026

 

Jakarta|masbhabinnews.com

Karya terbaik dari tangan tangan kreatif anggota Persit kembali naik panggung nasional. Persit Bisa Vol II 2026 hadir sebagai ajang prestisius yang tidak sekedar memamerkan produk, tetapi juga menegaskan kekuatan UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya.

Mengusung tema Wastra Nusantara, kegiatan ini dirancang elegan dengan sentuhan visual earth tone, menghadirkan nuansa yang menonjolkan kekayaan kain tradisional Indonesia. Pameran ini menjadi ruang eksklusif bagi karya pilihan dari berbagai daerah untuk tampil dan bersaing di level nasional.

Proses kurasi dilakukan secara ketat oleh Persit Pusat. Dari ratusan peserta, hanya 61 UMKM terbaik yang dinyatakan lolos dan berhak menempati tenant pameran. Seleksi tersebut menitikberatkan pada kualitas, orisinalitas, serta nilai estetika produk.

Salah satu yang berhasil menembus seleksi bergengsi itu adalah Brilliyans Batik, karya batik tulis eksklusif milik Sri Astuti, istri Koptu Arif Arianto dari Yonkes 2/2 Kostrad. Produk ini terpilih mewakili Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad.

Keunggulan Brilliyans Batik terletak pada motif khas Malang dan Batu yang dikerjakan secara manual menggunakan canting dan malam. Sentuhan tradisional tersebut dinilai mampu merepresentasikan kekayaan wastra Nusantara secara autentik dan berkarakter.

“Ini menjadi kehormatan besar bagi kami. Kesempatan membawa nama satuan dan daerah ke ajang Persit Pusat melalui proses kurasi membuktikan bahwa karya dari lingkungan asrama memiliki daya saing tinggi,” ujar Sri Astuti saat ditemui di ruang produksinya di asrama Yonkes 2 Kostrad.

Selain menghadirkan 61 UMKM hasil kurasi, Persit Bisa Vol II 2026 juga akan diramaikan oleh berbagai tenant dari organisasi seperti Dharma Pertiwi, PIA, JALA, IKKT, Bhayangkari, serta sektor perbankan dan kuliner pilihan. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 ini diperkirakan menarik perhatian sejumlah tokoh penting.

Rekam jejak Brilliyans Batik turut menjadi nilai tambah. Karyanya pernah digunakan oleh Ketua Umum Persit, Ny. Uli Pandjaitan, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kehadiran Brilliyans dalam ajang ini diharapkan semakin memperkuat posisi batik tulis Malang sebagai bagian penting dari identitas wastra nasional.

Dengan persiapan matang, termasuk desain booth yang mengikuti arahan panitia pusat, Persit Bisa Vol II 2026 diyakini menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan UMKM Persit sekaligus memperluas jangkauan promosi produk lokal ke panggung yang lebih luas.

Lebih dari sekedar pameran, Persit Bisa Vol II 2026 menjadi simbol kebangkitan kreativitas dan kemandirian ekonomi anggota Persit, sekaligus menegaskan bahwa karya dari dalam asrama mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional.


|Abad⁷⁷

Menjelang Purna Tugas, Dua Personel Polres Jember Terima Kenaikan Pangkat Pengabdian

 

Jember|masbhabinnews.com

Polres Jember menggelar upacara laporan kenaikan pangkat pengabdian sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan loyalitas anggota yang memasuki masa akhir dinas. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di halaman Mapolres Jember dan dipimpin langsung Kapolres Jember, Bobby A. Condroputra.

Dalam upacara tersebut, dua personel menerima kenaikan pangkat pengabdian. Kabag Ren Polres Jember, Moh. Sudariyanto, yang sebelumnya berpangkat Kompol, kini resmi menyandang pangkat AKBP. Sementara itu, anggota SPKT Polsek Jelbuk, Slamet Hari Santuso, naik pangkat dari Aiptu menjadi Ipda.

Kenaikan pangkat pengabdian di lingkungan Polri merupakan bentuk apresiasi institusi kepada anggota yang menunjukkan dedikasi tinggi, loyalitas, serta kinerja tanpa catatan pelanggaran selama masa dinas. Penghargaan ini diberikan menjelang masa pensiun sebagai bentuk pengakuan atas pengabdian panjang kepada institusi dan masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Jember menegaskan bahwa kenaikan pangkat pengabdian tidak diberikan secara otomatis, melainkan melalui proses penilaian ketat. Penghargaan tersebut hanya diberikan kepada personel yang terbukti menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan tanpa pelanggaran.

Ia juga menekankan bahwa pencapaian ini harus menjadi teladan bagi seluruh anggota untuk terus menjaga komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Adapun persyaratan untuk memperoleh kenaikan pangkat pengabdian meliputi masa dinas panjang dan mendekati purna tugas, tidak pernah melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik, telah menyandang pangkat terakhir minimal dua tahun, serta memiliki tanda kehormatan Satya Lencana Bintang Bhayangkara Nararya.

Upacara ini menjadi simbol penghormatan atas dedikasi anggota sekaligus pengingat pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.


|Abad⁷⁷

Akmal Faisal Alvaro, Putra Anggota Polres Bondowoso yang Mengukir Sejarah di Turnamen Internasional

Bondowoso|masbhabinnews.com

Kebanggaan besar kembali datang dari Kabupaten Bondowoso. Akmal Faisal Alvaro, pesepak bola muda binaan SSB Arseko Bondowoso, sukses mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara I kategori U14 Gold dalam ajang bergengsi Bali7’s International Youth Football Tournament 2026.

Momen penuh kebanggaan, Akmal Faisal Alvaro berfoto bersama sang ayah usai mengukir prestasi juara internasional. Dukungan keluarga menjadi fondasi kuat lahirnya talenta muda berprestasi dari Bondowoso (Foto:Dok.Abadi)
Turnamen yang digelar pada 3 hingga 5 April 2026 tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai Sekolah Sepak Bola dan akademi, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Persaingan ketat dengan level permainan tinggi tidak menyurutkan semangat Akmal yang kini memperkuat SSB Karlos Malang. Ia tampil konsisten hingga mengantarkan timnya meraih gelar juara.

Akmal Faisal Alvaro berpose di depan tulisan Bali7’s International Youth Football Tournament 2026, menegaskan langkah pasti putra Bondowoso yang sukses menorehkan prestasi di panggung internasional (Foto:Dok.Abadi)
Dalam tim, Akmal menempati posisi vital sebagai center back, peran kunci di lini pertahanan yang menuntut ketangguhan, kecerdasan membaca permainan, serta kemampuan mengorganisir lini belakang. Penampilannya yang disiplin dan solid menjadi salah satu faktor penting keberhasilan timnya menjuarai turnamen internasional tersebut.

Di bangku pendidikan, Akmal tercatat sebagai siswa kelas VIII MTsN 2 Bondowoso. Prestasi yang diraihnya menjadi bukti bahwa putra daerah mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

Kesuksesan ini tidak lepas dari dukungan penuh keluarga. Sang ayah, Aipda Faisal Amir, anggota Polri yang berdinas di Polsek Taman Krocok Polres Bondowoso, mengaku bangga atas pencapaian putranya. Ia menuturkan, sejak kecil Akmal telah menunjukkan minat dan bakat besar di bidang sepak bola, sehingga keluarga terus memberikan dukungan maksimal.

“Sejak dini Akmal sudah menunjukkan kecintaan pada sepak bola. Kami sebagai orang tua hanya berusaha mendukung dan memfasilitasi agar potensinya berkembang,” ujarnya.

Prestasi yang diraih Akmal bukan sekedar kemenangan biasa, melainkan capaian di level internasional yang patut mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bondowoso. Sudah seharusnya pemerintah daerah memberikan apresiasi, bahkan penghargaan khusus, sebagai bentuk dukungan terhadap atlet muda berprestasi yang telah membawa nama daerah ke panggung dunia. Langkah ini juga penting untuk memotivasi lahirnya talenta-talenta baru di bidang olahraga.

Keberhasilan Akmal Faisal Alvaro menjadi inspirasi nyata bagi generasi muda Bondowoso. Dengan kerja keras, disiplin, dan dukungan yang tepat, putra daerah mampu menembus kompetisi internasional dan mengharumkan nama daerah.

Prestasi ini diharapkan menjadi awal perjalanan panjang karier Akmal di dunia sepak bola sekaligus pemicu semangat bagi anak-anak muda lainnya untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.


|Abad⁷⁷

UU ITE Mengintai, Dewi Perssik Bidik Pemalsu Identitas hingga ke Meja Hijau



Jakarta |masbhabinnews.com

Fenomena pemalsuan identitas di media sosial kembali menjadi sorotan. Kali ini, artis ternama Dewi Perssik mengambil langkah tegas dengan menyiapkan upaya hukum terhadap akun palsu yang mencatut namanya di platform digital.

Kasus pemalsuan identitas di dunia maya bukan hal baru di Indonesia. Sejumlah artis dan tokoh publik tercatat pernah melaporkan akun palsu ke kepolisian maupun langsung ke pihak platform, seperti Facebook, akibat dugaan pencemaran nama baik, penipuan, hingga penyalahgunaan identitas.

Situasi serupa kini dialami oleh Dewi Perssik. Ia memastikan akan melaporkan akun Facebook palsu bernama “Dewi Persik” yang meniru identitas dirinya.

Melalui pernyataan resminya, Dewi Perssik mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan kuasa hukum untuk menindak akun-akun yang terindikasi melakukan pencemaran nama baik dan peniruan identitas, baik di Facebook maupun platform digital lainnya. Senin (6/4/2026)

Ia juga menyampaikan peringatan tegas kepada pihak yang mengelola akun palsu tersebut agar segera menghentikan aktivitasnya.

“Sebaiknya menjadi diri sendiri jauh lebih baik daripada menjadi orang lain. Untuk yang menyamar menjadi saya, segera hapus unggahan yang tidak jelas. Penggemar saya lebih cerdas membedakan akun asli dan palsu. Jika masih dilanjutkan, saya akan membawa ke jalur hukum,” tegasnya.

Selain itu, Dewi Perssik mengimbau para pengikutnya agar lebih waspada dan tidak mudah percaya terhadap konten dari akun yang tidak terverifikasi. Ia menegaskan bahwa akun resminya aktif melakukan siaran langsung di berbagai platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Lebih lanjut, ia memastikan tidak akan ragu melaporkan setiap akun yang terindikasi menyalahgunakan identitasnya, baik di Facebook maupun platform media sosial lainnya, sebagai langkah perlindungan terhadap reputasi dan penggemarnya.

Dampak dan Konsekuensi Hukum:

Pemalsuan akun media sosial memiliki dampak serius, baik bagi korban maupun masyarakat. Selain merusak reputasi dan kredibilitas individu, tindakan ini juga berpotensi menimbulkan kerugian materiil dan immateriil, termasuk penipuan terhadap pengikut yang tidak menyadari keaslian akun.

Dari sisi hukum, pelaku dapat dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya terkait pencemaran nama baik dan penyebaran informasi palsu. Ancaman sanksinya meliputi pidana penjara hingga denda dalam jumlah besar, tergantung pada tingkat pelanggaran yang dilakukan.

Langkah tegas Dewi Perssik menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam bermedia sosial. Keaslian identitas dan etika digital harus dijaga bersama, agar ruang digital tetap aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan yang merugikan pihak lain.


|Abad⁷⁷