Bondowoso|masbhabinnews.com
Ketegasan terhadap disiplin bukan sekedar slogan, melainkan komitmen nyata yang terus ditegakkan di lingkungan TNI AD. Semangat itulah yang tercermin saat Subdenpom V/3-6 Bondowoso menggelar Sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban Waspada Wira Clurit dan Operasi Yustisi Citra Wira Clurit di Markas Yonif 514/Sabaddha Yudha Kostrad, Curahdami, Bondowoso, Senin (23/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Aula Mayon 514/SY Kostrad tersebut diawali dengan pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kondisi kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, baik kendaraan dinas maupun pribadi milik prajurit. Pemeriksaan meliputi surat kendaraan, SIM, kelengkapan standar keselamatan, hingga kondisi fisik kendaraan.
Sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman seluruh prajurit Sabaddha Yudha terhadap pentingnya disiplin, kepatuhan hukum, serta etika sebagai prajurit TNI dalam kehidupan sehari hari, baik saat berdinas maupun di tengah masyarakat. Prajurit dituntut tidak hanya profesional di medan tugas, tetapi juga menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas dan ketaatan terhadap peraturan perundang undangan.
Dalam arahannya, Komandan Subdenpom V/3-6 Bondowoso, Letda CPM Sholihin, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut perintah komando atas dalam rangka meminimalisir potensi pelanggaran, khususnya di bidang lalu lintas.
“Operasi ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi sebagai langkah preventif agar prajurit semakin sadar hukum dan disiplin. Hasil pemeriksaan hari ini menunjukkan seluruh surat dan kelengkapan kendaraan prajurit dalam kondisi lengkap dan sesuai ketentuan. Ini patut diapresiasi dan harus dipertahankan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap prajurit wajib menaati aturan yang berlaku, di antaranya memiliki kelengkapan administrasi kendaraan yang sah, menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, tidak melakukan pelanggaran lalu lintas, menjauhi penyalahgunaan narkoba, tidak terlibat perkelahian maupun pelanggaran pidana, serta menjaga sikap dan etika di ruang publik. Disiplin adalah nafas prajurit dan menjadi cerminan kehormatan satuan.
Lebih lanjut, Letda CPM Sholihin menegaskan bahwa ketertiban dan ketaatan hukum merupakan bentuk loyalitas nyata kepada institusi.
“Sebagai aparat negara, prajurit harus menjadi contoh. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab pribadi sekaligus tanggung jawab institusi. Jangan sampai pelanggaran kecil mencederai nama baik satuan dan TNI AD secara keseluruhan,” ujar pria asal Jember ini.
Di tempat terpisah, Danyonif 514/SY Kostrad, Letkol Inf Ugroseno, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter dan integritas prajurit Sabaddha Yudha.
“Saya menekankan kepada seluruh prajurit agar menjadikan disiplin sebagai kebutuhan, bukan keterpaksaan. Pahami aturan, patuhi hukum, dan hindari setiap bentuk pelanggaran sekecil apa pun. Prajurit Yonif 514/SY harus hadir sebagai kebanggaan satuan, menjaga kehormatan diri, keluarga, dan institusi,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa profesionalisme tidak hanya diukur dari kemampuan tempur, tetapi juga dari kedewasaan dalam bersikap, tertib administrasi, dan kepatuhan terhadap hukum.
Yonif 514/SY Kostrad berkomitmen untuk terus mendukung setiap upaya pembinaan disiplin dan penegakan hukum guna mewujudkan prajurit yang tangguh, profesional, berintegritas, serta menjadi teladan bagi masyarakat Kabupaten Bondowoso.
Dengan disiplin yang kokoh dan kesadaran hukum yang tinggi, prajurit Sabaddha Yudha tidak hanya menjaga ketertiban, tetapi juga merawat kehormatan TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara.
|Abad⁷⁷

0Komentar