Jember |masbhabinnews.com
Dalam suasana yang menggugah semangat dan memancarkan kebanggaan, Brigif 9/Dharaka Yudha Kostrad memperingati HUT ke-62 dengan sebuah rangkaian acara yang disusun bukan sekedar perayaan, tetapi momentum pemersatu yang menegaskan jati diri prajurit sebagai penjaga kehormatan bangsa. Aula Sudirman Markas Brigif 9, Selasa pagi (25/11/2025), menjadi saksi hidup bagaimana kekuatan kebersamaan, loyalitas, dan nilai-nilai pengabdian diwujudkan dalam bentuk terbaiknya.
Acara yang dihadiri Wakil Bupati Jember Joko Susanto, Wakapolres Jember Kompol Ferry Darmawan, para tokoh masyarakat, hingga mitra rekanan Brigif 9 ini berlangsung penuh kehangatan. Peringatan tahun ini dirancang sebagai wujud penghormatan kepada perjalanan panjang yang telah dilalui satuan, mulai dari pemberian santunan anak yatim, penghargaan bagi putra-putri prajurit berprestasi, hingga pemotongan tumpeng untuk prajurit senior sebagai simbol penghormatan dan kesinambungan nilai-nilai kejuangan.
Sejak awal, nuansa persaudaraan terasa begitu kuat, menunjukkan bahwa keberadaan TNI bukan hanya bagian dari struktur kekuatan pertahanan, tetapi juga bagian dari denyut sosial masyarakat. Wakil Bupati Jember menegaskan bahwa hubungan harmonis antara pemerintah daerah, masyarakat, dan TNI adalah aset penting dalam membangun daerah yang kuat dan berdaya saing tinggi.
Komandan Brigif 9/DY/2 Kostrad, Kolonel Inf Roliyanto, S.I.P., M.I.P., menegaskan bahwa pengabdian panjang selama 62 tahun hanya dapat tercapai berkat kepercayaan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat Jember menjadi energi utama bagi Brigif 9 untuk terus berdiri kokoh dalam tugas dan pengabdiannya.
Ia menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan masyarakat terhadap Brigif 9 yang dianggap menjadi bagian keluarga besar Kabupaten Jember.
Lebih dari sebuah perayaan, HUT ini juga menjadi refleksi mendalam saat Jember dan wilayah Jawa Timur tengah menghadapi cuaca ekstrem. Brigif 9, bersama unsur pemerintah, kepolisian, dan berbagai aparat terkait, terlibat langsung dalam respons cepat penanganan bencana dan menjaga stabilitas situasi.
Inilah bukti bahwa tugas TNI bukan hanya menjaga perbatasan, tetapi juga menjaga harapan rakyat ketika alam menguji ketangguhan mereka.
HUT ke-62 Brigif 9/DY/2 Kostrad menjadi momentum penting dalam mempertegas semangat “TNI Prima”—Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif—sebagai energi kolektif dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih maju.
Perayaan ditutup dengan penuh optimisme. Sejalan pepatah, “Langkah prajurit tak pernah mundur, karena setiap tantangan adalah jalan menuju kemuliaan.”
Semangat ini diyakini akan terus menjadi cahaya yang menuntun prajurit Dharaka Yudha dalam mengawal kejayaan bangsa.
| Abad⁷⁷


0Komentar