Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TNI. Tampilkan semua postingan

277 Calon Bintara Infanteri TNI AD Masuki Kawah Candradimuka Rindam V/Brawijaya

JEMBER | masbhbainnews.com

Gerbang pengabdian kepada bangsa kembali terbuka bagi ratusan calon prajurit TNI Angkatan Darat. Sebanyak 277 Bintara Siswa memulai tahapan penting pembentukan karakter, mental, dan profesionalisme melalui Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2026 di Secaba Rindam V/Brawijaya, Jember.

Pembukaan pendidikan ditandai dengan upacara yang berlangsung di Lapangan Hitam Upacara Secaba Rindam V/Brawijaya, Sukorejo, Jember, Selasa pagi (1/9/2026).

Upacara dipimpin langsung Komandan Rindam V/Brawijaya Brigjen TNI Mukhamad Albar, S.E., M.M., dan diikuti 277 Bintara Siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi serta terpilih untuk menjalani pendidikan militer.

Dalam amanat Pangdam V/Brawijaya yang dibacakan Inspektur Upacara, para siswa diberikan apresiasi atas keberhasilan melewati rangkaian seleksi hingga memperoleh kesempatan menempuh pendidikan sebagai calon Bintara Infanteri TNI AD.

Menjadi prajurit TNI AD ditegaskan sebagai pilihan pengabdian yang memiliki nilai luhur. Karena itu, kesempatan tersebut harus dimaknai dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab untuk memberikan dedikasi terbaik kepada bangsa dan negara.

Selama menjalani pendidikan, para siswa akan mengikuti Pendidikan Dasar Keprajuritan dan Pendidikan Golongan Bintara Infanteri TNI AD. Tahapan ini menjadi fondasi penting dalam membentuk kemampuan dasar keprajuritan sekaligus membangun karakter prajurit yang kokoh.

Para siswa dituntut mampu beradaptasi dengan kehidupan militer serta meninggalkan pola kehidupan sebelumnya. Pembentukan sikap, mental, dan perilaku diarahkan berlandaskan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Tidak hanya kemampuan fisik dan keterampilan militer, pendidikan juga menitikberatkan pada penguatan disiplin, tanggung jawab, loyalitas, keberanian, serta kehormatan diri. Seluruh nilai tersebut menjadi modal fundamental dalam membentuk prajurit yang memiliki integritas dan kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan.

Pangdam V/Brawijaya juga menekankan pentingnya kesungguhan dalam mengikuti setiap tahapan pendidikan. Para siswa diharapkan menjalani seluruh proses dengan penuh tanggung jawab sehingga mampu tumbuh menjadi Bintara Infanteri TNI AD yang tangguh, profesional, memiliki jiwa kejuangan, disiplin tinggi, loyal terhadap tugas, serta mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.

Pesan khusus turut disampaikan kepada para Gumil dan pelatih. Mereka diharapkan menjalankan amanah pendidikan secara profesional dan bertanggung jawab dengan mengedepankan dedikasi, keteladanan, serta kualitas pembinaan.

Usai upacara pembukaan, Brigjen TNI Mukhamad Albar memberikan Jam Komandan kepada seluruh Bintara Siswa. Dalam arahannya, Danrindam V/Brawijaya menegaskan bahwa sejak memasuki pendidikan, para siswa telah menjadi bagian dari proses pembentukan prajurit yang mengemban tanggung jawab sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu, kebiasaan dan pola kehidupan sebagai masyarakat sipil harus ditinggalkan secara bertahap. Para siswa diminta membangun pola pikir dan karakter sebagai prajurit dengan mematuhi seluruh ketentuan pendidikan, meningkatkan disiplin, menjaga sikap dan perilaku, serta menumbuhkan loyalitas terhadap institusi, bangsa, dan negara.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian penting selama proses pendidikan. Brigjen TNI Mukhamad Albar mengingatkan seluruh Bintara Siswa agar menjaga kondisi fisik dan tidak mengabaikan setiap gangguan kesehatan yang dirasakan.

Setiap keluhan kesehatan harus segera disampaikan kepada pelatih maupun petugas kesehatan agar dapat memperoleh penanganan secara tepat dan tidak menghambat proses pendidikan.

Pendidikan tersebut bukan hanya menjadi fase awal menuju status sebagai Bintara TNI AD. Lebih jauh, proses ini merupakan ruang pembentukan karakter yang akan menentukan kualitas seorang prajurit dalam mengemban amanah negara.

Dari lingkungan pendidikan itulah disiplin ditempa, loyalitas dibangun, keberanian dikokohkan, dan nilai pengabdian ditanamkan agar kelak 277 Bintara Siswa mampu berdiri sebagai prajurit Infanteri TNI AD yang profesional, berintegritas, dan senantiasa menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.


|msb

Dari Bondowoso, Panglima Divif 2 Kostrad Kirim Pesan Besar: Prajurit Harus Menjadi Jawaban atas Persoalan Bangsa

 

BONDOWOSO|masbhabinnews.com 

Ketika persoalan bangsa semakin kompleks, peran prajurit dituntut melampaui batas tugas pertahanan. Kepekaan membaca situasi sosial, kepedulian terhadap lingkungan, hingga kemampuan memberi solusi bagi masyarakat menjadi bagian penting dari pengabdian TNI di tengah perubahan zaman.

Pesan strategis tersebut disampaikan Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., saat melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Bondowoso, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan karakter prajurit. Mayjen TNI Primadi menegaskan, profesionalisme militer harus berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

Menurutnya, dinamika global saat ini menghadirkan tantangan yang semakin beragam, mulai dari perubahan iklim, ancaman kebakaran hutan dan lahan, persoalan ketersediaan air, ketahanan pangan, hingga kebutuhan energi yang terus berkembang.

Kondisi musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Indonesia, menurut mayjen TNI Primadi, menjadi salah satu persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Keterbatasan sumber air maupun potensi kebakaran hutan dan lahan tidak hanya menyangkut persoalan lingkungan, tetapi juga dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Prajurit harus memiliki kepekaan terhadap kondisi lingkungan sekitar. Ketika masyarakat menghadapi kesulitan air, bencana, maupun persoalan sosial lainnya, TNI harus hadir memberikan solusi dan membantu masyarakat. Kehadiran prajurit harus selalu memberikan manfaat,” ujar Mayjen TNI Primadi.

Kesejahteraan Prajurit Harus Diiringi Peningkatan Kinerja

Dalam arahannya, Panglima Divif 2 Kostrad juga menyoroti aspek kesejahteraan prajurit. Peningkatan tunjangan kinerja disebut sebagai salah satu bentuk perhatian negara terhadap personel TNI sekaligus buah dari komitmen bersama dalam membangun organisasi yang profesional dan berintegritas.

Mayjen TNI Primadi mengingatkan agar peningkatan kesejahteraan tersebut disikapi dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kesejahteraan bukan hanya hak yang diterima, tetapi juga harus menjadi energi baru untuk meningkatkan kualitas pengabdian.

“Alhamdulillah kesejahteraan prajurit mendapat perhatian yaitu peningkatan tunjangan kinerja. Salah satunya tidak terlepas dari upaya dan kerja keras kita bersama dalam mewujudkan satuan yang berintegritas melalui predikat Wilayah Bebas dari Korupsi atau WBK. Manfaatkan dengan baik, kelola dengan bijak, dan jadikan sebagai motivasi untuk lebih meningkatkan kinerja,” pesannya.

Pesan tersebut memperlihatkan bahwa peningkatan kesejahteraan harus berjalan seiring dengan penguatan budaya integritas. Predikat WBK, menurut Panglima, bukan hanya pencapaian administratif, melainkan cerminan kesungguhan satuan dalam membangun tata kelola organisasi yang bersih dan profesional.

Bijak Bermedia Sosial, Jaga Kehormatan Institusi

Tidak hanya menyampaikan persoalan tugas dan kesejahteraan, Mayjen TNI Primadi turut memberikan perhatian terhadap penggunaan media sosial di lingkungan prajurit dan Persit.

Ia mengingatkan seluruh anggota keluarga besar TNI agar memahami bahwa media sosial merupakan ruang publik yang memiliki konsekuensi luas. Setiap unggahan, komentar maupun informasi yang dibagikan dapat membentuk persepsi masyarakat terhadap pribadi sekaligus institusi.

Karena itu, prajurit dan Persit diminta mengedepankan etika, kesantunan serta kehati hatian dalam menggunakan platform digital. Informasi yang belum terverifikasi juga tidak boleh disebarluaskan karena berpotensi menimbulkan persoalan baru.

“Media sosial adalah ruang publik. Gunakan dengan bijak, karena apa yang disampaikan dapat mencerminkan karakter pribadi dan keluarga besar TNI,” tegasnya.

Rangkaian arahan tersebut menegaskan satu pesan utama: prajurit masa kini tidak cukup hanya tangguh dalam menjalankan tugas kemiliteran, tetapi juga harus memiliki integritas, kecerdasan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan di sekitarnya.

Mayjen TNI Primadi berharap seluruh prajurit Divif 2 Kostrad mampu terus meningkatkan profesionalisme, menjaga kehormatan institusi serta membangun hubungan yang semakin kuat dengan masyarakat.

Di tengah tantangan bangsa yang terus berubah, kehadiran prajurit diharapkan tidak berhenti pada menjalankan tugas, tetapi mampu menghadirkan manfaat nyata. Dari persoalan lingkungan, ketahanan pangan hingga persoalan sosial, prajurit didorong untuk tampil sebagai bagian dari solusi dan kekuatan yang ikut menjaga ketahanan bangsa.


|msb

Ketika Prajurit dan Warga Duduk Satu Meja, Yonif 200/Bhakti Negara Perkuat Kemanunggalan di Yigi

NDUGA, PAPUA|masbhabinnews.com

 Di tengah bentang alam Papua yang menyimpan kekayaan budaya dan kearifan lokal, sebuah hidangan sederhana menjadi jembatan yang mempertemukan hati. Bukan sekedar duduk bersama di satu meja, kegiatan makan bersama yang digelar personel Yonif 200/Bhakti Negara menjadi momentum untuk merawat kedekatan, membangun kepercayaan, sekaligus memperkuat persaudaraan dengan masyarakat di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Kegiatan tersebut berlangsung di Titik Kuat (TK) Yigi, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Senin (27/7/2026). Personel Yonif 200/Bhakti Negara bersama masyarakat setempat tampak menikmati suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan TK Yigi, Lettu Inf Renaldo Adatua Manik, atas arahan Komandan Yonif 200/Bhakti Negara, Letkol Inf Cosmos, S.H., M.Han.

Dalam suasana yang hangat, prajurit TNI dan warga duduk bersama menikmati hidangan sembari berbincang santai. Interaksi tersebut menciptakan ruang komunikasi yang terbuka, sehingga hubungan antara personel TNI dan masyarakat semakin dekat serta dilandasi rasa saling menghormati dan kepercayaan.

Lettu Inf Renaldo Adatua Manik mengatakan, makan bersama merupakan bagian dari pendekatan humanis yang terus dilakukan Yonif 200/Bhakti Negara untuk hadir dan menyatu dengan kehidupan masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan yang dibangun melalui interaksi sederhana memiliki arti penting dalam menciptakan komunikasi yang lebih baik. Selain mendengarkan aspirasi warga, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat semangat persaudaraan dan gotong royong.

"Melalui kebersamaan seperti ini, kami ingin terus membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat. Kami hadir untuk mendengar, berinteraksi, dan bersama sama menjaga hubungan yang harmonis," ujar Lettu Inf Renaldo 

Ia menegaskan, masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun suasana wilayah yang kondusif. Karena itu, hubungan yang erat antara TNI dan rakyat perlu terus dirawat melalui komunikasi dan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Komandan Yonif 200/Bhakti Negara, Letkol Inf Cosmos, S.H., M.Han., terus mengarahkan seluruh personelnya agar senantiasa membangun hubungan positif dengan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan serta mendukung kemajuan wilayah.

Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya dirasakan dalam tugas pengamanan, tetapi juga melalui kepedulian dan interaksi sosial yang mampu menumbuhkan rasa kebersamaan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebab, ketika komunikasi tumbuh dari hati dan kebersamaan dirawat dengan ketulusan, maka kepercayaan akan semakin kuat dan menjadi fondasi penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai.

Dari meja makan yang sederhana di Yigi, tumbuh pesan yang jauh lebih besar: bahwa persaudaraan tidak selalu dibangun melalui kata kata besar, tetapi dapat lahir dari kebersamaan yang tulus. Di Papua, ketika TNI dan masyarakat duduk dalam satu ruang tanpa sekat, di sanalah semangat kemanunggalan terus menemukan maknanya


|msb

Jangan Nonton Sendiri! Yuk Nobar Final Piala Dunia di Yonif 509 Kostrad

Jember |masbhabinnews.com 

Euforia partai puncak Piala Dunia 2026 akan terasa lebih istimewa di Kabupaten Jember. Batalyon Infanteri 509/Balawara Yudha Kostrad mengundang seluruh masyarakat untuk menikmati kemeriahan laga final melalui kegiatan nonton bareng yang digelar secara gratis di Lapangan Futsal Mayonif 509/BY, Sukorejo, Jember, pada Senin (20/7/2026) mulai pukul 02.00 WIB.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat melalui olahraga yang mampu menyatukan berbagai lapisan tanpa memandang latar belakang. Dengan layar lebar dan suasana penuh kehangatan, masyarakat akan diajak merasakan atmosfer pertandingan paling bergengsi di dunia sepak bola.

Selain menghadirkan hiburan bagi masyarakat, nonton bareng ini diharapkan menjadi ruang silaturahmi yang mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat persatuan, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Jember.

Komandan Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., M.Han., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TNI untuk selalu hadir bersama masyarakat melalui aktivitas yang positif, edukatif, dan membangun kebersamaan.

"Sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan semua kalangan tanpa memandang perbedaan. Melalui nonton bareng Final Piala Dunia 2026 ini, kami ingin menghadirkan ruang berkumpul yang aman, nyaman, dan penuh keakraban bagi masyarakat Jember. Momentum ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara TNI dan rakyat," ujar perwira yang akrab disapa Condromowo 43 tersebut.

Pria ramah asal Cirebon itu menambahkan bahwa kehadiran masyarakat dalam kegiatan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Yonif 509/BY Kostrad. Menurutnya, kekuatan TNI tidak hanya tercermin dari profesionalisme dalam menjalankan tugas negara, tetapi juga dari eratnya hubungan emosional dengan masyarakat.

Kegiatan nonton bareng ini terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Yonif 509/BY Kostrad mengajak seluruh pecinta sepak bola di Jember untuk datang bersama keluarga maupun sahabat dan menikmati momen bersejarah Final Piala Dunia 2026 dalam suasana yang penuh keakraban.

Letkol Inf Juni Fitriyan dikenal sebagai sosok pemimpin yang humanis, komunikatif, dan selalu mengedepankan kebersamaan. Di bawah kepemimpinannya, Yonif 509/BY Kostrad terus menghadirkan berbagai kegiatan yang mendekatkan TNI dengan masyarakat, membuktikan bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui tugas pertahanan, tetapi juga melalui kepedulian sosial dan penguatan persatuan.

Euforia pertandingan akan berakhir ketika peluit panjang dibunyikan, namun nilai kebersamaan yang terjalin dalam momen ini diharapkan tetap hidup di tengah masyarakat. Melalui semangat persaudaraan dan sportivitas, Yonif 509/BY Kostrad kembali menegaskan bahwa TNI senantiasa hadir sebagai sahabat rakyat, menjaga persatuan serta merawat kebersamaan dalam setiap kesempatan


|msb

Rindu Terobati di Bondowoso, Reuni Akbar Paraga 83/53 Sarat Kenangan dan Persaudaraan

Bondowoso |masbhabinnews

Ikatan persaudaraan yang ditempa dalam kerasnya pendidikan militer dan pengabdian kepada bangsa kembali dipererat dalam suasana penuh kehangatan. Ratusan purnawirawan Tentara Angkatan 1983 Nomor Registrasi Pokok (NRP) 53 dari berbagai daerah di Jawa Timur berkumpul di Kabupaten Bondowoso untuk melepas rindu, mengenang perjalanan pengabdian, sekaligus memperkokoh tali silaturahmi yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Reuni Akbar Paguyuban Tentara (Paraga) 83/53 se Jawa Timur tersebut digelar di Graha Ijen Geopark, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, Minggu (12/7/2026). Kegiatan ini dihadiri lebih dari 200 anggota Paraga yang berasal dari wilayah Korem 081 hingga Korem 084.

Mengusung tema "Merajut Silaturahmi Paraga 83/53 se Jawa Timur Tahun 2026 di Bumi Ki Ronggo Demi Mempererat Persaudaraan, Guyub Rukun Selawase", acara berlangsung meriah, penuh keakraban, dan sarat dengan nuansa kekeluargaan.

Sejak pagi, suasana di Graha Ijen Geopark dipenuhi canda, tawa, dan pelukan hangat antarsahabat lama. Kerinduan yang tersimpan selama bertahun tahun seakan terobati ketika mereka kembali bertemu, berbagi cerita, mengenang masa pendidikan militer, hingga mengingat berbagai pengalaman saat mengemban tugas menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Reuni yang berlangsung sepanjang hari itu menjadi momentum berharga untuk mempererat hubungan antarsesama purnawirawan. Meski usia telah bertambah, semangat kebersamaan, loyalitas, dan jiwa korsa yang selama ini menjadi jati diri seorang prajurit tetap terpancar dalam setiap rangkaian kegiatan.

Ketua Umum Paraga Jawa Timur, Peltu (Purn) Suyanto, menegaskan bahwa reuni bukan hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga wadah memperkuat persaudaraan yang telah terbangun sejak masa pendidikan hingga masa pengabdian.

"Paraga 83/53 bukan hanya sebuah paguyuban, melainkan keluarga besar yang dipersatukan oleh nilai nilai perjuangan, disiplin, dan pengabdian. Reuni ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan yang dibangun puluhan tahun lalu akan tetap terjaga sepanjang hayat. Kami ingin semangat guyub rukun terus diwariskan sebagai inspirasi untuk menjaga persatuan, memperkuat solidaritas, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat," ujar Peltu (Purn) Suyanto.

Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang datang dari berbagai daerah di Jawa Timur demi menyukseskan reuni tersebut.

"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh kehangatan, dan diliputi rasa kekeluargaan yang begitu kuat. Kehadiran rekan rekan dari berbagai wilayah menjadi bukti bahwa ikatan persaudaraan Paraga 83/53 tidak pernah luntur oleh waktu maupun jarak. Semoga silaturahmi ini terus terjaga dan membawa keberkahan bagi seluruh anggota serta memberi nilai positif bagi masyarakat," pungkasnya.

Reuni Akbar Paraga 83/53 di Bondowoso pun menjadi bukti bahwa pengabdian seorang prajurit tidak berhenti saat memasuki masa purnatugas. Nilai nilai persaudaraan, loyalitas, dan semangat kebersamaan tetap hidup, menjadi warisan berharga yang terus menyatukan mereka dalam satu ikatan yang kokoh, hangat, dan penuh makna


(msb)

Disambut Digendong Mantan Anak Buah, Letkol Inf Dedy Pungky Jadi Teladan Kepemimpinan TNI

Bondowoso |masbhabinnews.com

Jabatan boleh berganti dan penugasan terus berlanjut, namun keteladanan seorang pemimpin akan selalu hidup dalam ingatan orang orang yang pernah dipimpinnya. Momen penuh haru itu tergambar saat Pabandya 3/Siskar Spaban V/Binkar Spersad Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto, S.I.P., M.I.Pol. kembali menginjakkan kaki di tanah kelahirannya, Bondowoso, dan bertemu dengan sejumlah prajurit yang pernah menjadi anak buahnya, Kamis (9/7/2026).

Perwira TNI Angkatan Darat yang pernah mengemban amanah sebagai Komandan Batalyon (Danyon) dan Komandan Kodim (Dandim) tersebut disambut dengan penuh kehangatan. Tidak terlihat sekat antara atasan dan bawahan. Yang tampak justru ikatan persaudaraan yang tetap terjaga meski waktu dan penugasan telah membawa mereka ke tempat yang berbeda.

Puncak keharuan terjadi ketika Sertu Slamet Sulaiman, Babinsa Koramil 0822/01 Bondowoso, bersama Sertu Epi Yunia Kirawan secara spontan mengangkat bahkan menggendong Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan rasa hormat kepada sosok pemimpin yang selama ini mereka teladani.

Bagi para prajurit, momen tersebut bukan sekedar luapan kegembiraan, melainkan simbol kedekatan emosional yang terbangun selama masa kepemimpinannya. Mereka mengenang Letkol Dedy sebagai komandan yang selalu hadir, mengayomi, dan memperlakukan setiap prajurit seperti keluarga sendiri.

Putra kelahiran Bondowoso itu memanfaatkan kepulangannya kali ini untuk berziarah ke makam kedua orang tuanya. Di tengah padatnya tanggung jawab sebagai Paban V/Binkar Spersad Mabesad, ia selalu menyempatkan diri memanjatkan doa sebagai bentuk bakti kepada kedua orang tua yang telah membesarkan dan mendidiknya hingga menjadi seorang perwira TNI.

Ada satu kebiasaan yang hingga kini tetap melekat pada diri Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto. Setiap kali berada di Bondowoso maupun daerah lain yang pernah menjadi tempat pengabdiannya, ia hampir selalu menyempatkan diri mendatangi rumah anak buah maupun mantan anak buah tanpa memberikan kabar terlebih dahulu.

Kebiasaan itu dilakukan bukan tanpa alasan. Ia sengaja hadir secara sederhana agar tidak merepotkan prajurit beserta keluarganya dengan berbagai persiapan penyambutan. Baginya, silaturahmi yang tulus akan terasa lebih hangat ketika berlangsung apa adanya.

Sikap rendah hati tersebut menjadi salah satu alasan mengapa sosoknya begitu dicintai. Banyak prajurit yang pernah berada di bawah kepemimpinannya mengaku hubungan kekeluargaan tetap terjalin hingga kini, meski mereka sudah tidak lagi berada dalam satu kesatuan.

"Beliau tidak pernah membedakan prajurit. Selalu tenang, bijaksana, dan memberi contoh melalui tindakan. Kami menghormati beliau bukan karena pangkatnya, tetapi karena ketulusannya," ungkap Sertu Slamet Sulaiman kepada awak media masbhabinnews.

Hal senada disampaikan Sertu Epi Yunia Kirawan. Menurutnya, kehadiran Letkol Inf Dedy selalu menghadirkan rasa nyaman bagi seluruh anggota.

"Beliau selalu datang dengan senyum dan perhatian. Bahkan setelah tidak lagi menjadi komandan kami, beliau tetap menyempatkan diri mengunjungi kami tanpa pernah membuat kami merasa sungkan. Itulah yang membuat kami selalu merindukan beliau," ungkapnya

Selama mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Komandan Batalyon, Komandan Kodim, hingga kini dipercaya sebagai Pabandya 3/Siskar Spaban V/Binkar Spersad, Letkol Inf Dedy Pungky Irawanto dikenal sebagai perwira yang mengedepankan keteladanan, disiplin, keadilan, dan kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit. Karakter tenang namun tegas menjadi ciri kepemimpinannya yang mampu membangun loyalitas, kebersamaan, dan rasa saling menghormati tanpa harus mengandalkan rasa takut.

Pertemuan sederhana di Bondowoso itu kembali membuktikan bahwa kehormatan seorang pemimpin tidak diukur dari jabatan yang disandang, melainkan dari ketulusan dalam mengabdi dan kemampuannya meninggalkan jejak kebaikan di hati setiap prajurit. Ketika seorang pemimpin mampu memanusiakan anggotanya, maka penghormatan yang lahir bukan karena kewajiban, melainkan karena rasa cinta, hormat, dan keteladanan yang akan terus dikenang sepanjang masa. 


|msb

Tepbek V/2.A Jember Jadi Tulang Punggung Logistik, 450 Prajurit Yonif TP 537 Terlayani Optimal

Bondowoso |masbhabinnews.com

Di balik kesiapan prajurit menjaga kedaulatan negara, terdapat kerja senyap yang menjadi fondasi utama kekuatan pasukan. Salah satunya adalah dukungan logistik yang memastikan setiap personel memperoleh asupan bergizi sebagai bekal menjalankan tugas negara.

Peran itulah yang saat ini dijalankan Tempat Pemberian Bekal (Tepbek) V/2.A Jember, satuan pelaksana di bawah Bekangdam V/Brawijaya, yang dipercaya memberikan pelayanan konsumsi bagi ratusan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 537/Tunggul Wulung di Marshalling Area (MA) Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso.

Sejak 25 Juni 2026, delapan personel Tepbek V/2.A Jember menjalankan tugas mendukung kebutuhan logistik dan konsumsi bagi sekitar 450 prajurit. Pelayanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengadaan bahan pangan, pemilihan sayur mayur dan lauk pauk berkualitas, proses pengolahan makanan, hingga penyajian menu siap santap yang memenuhi standar gizi prajurit TNI Angkatan Darat.

Komandan Tepbek V/2.A Jember, Mayor Cba Herman Susilo, melalui Lettu Cba Derex Adam Fallo menjelaskan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen satuan dalam mendukung kesiapan operasional pasukan.

"Kami dari Tepbek melaksanakan pelayanan memasak untuk 450 prajurit dengan menu bergizi yang terdiri dari buah buahan, daging, serta ikan laut guna memenuhi kebutuhan nutrisi prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 537 Tunggul Wulung di Bondowoso," ujar Lettu Cba Derex Adam Fallo.

Perwira asal Kupang itu menegaskan, pemenuhan gizi prajurit menjadi faktor penting dalam menjaga kebugaran, daya tahan tubuh, serta kesiapan personel dalam melaksanakan berbagai penugasan yang diemban TNI AD.

Yonif TP 537/Tunggul Wulung merupakan satuan baru TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran batalyon ini membawa konsep baru yang memadukan kemampuan tempur dengan fungsi teritorial sebagai motor penggerak pembangunan nasional.

Selain memiliki tugas mempertahankan kedaulatan negara, Yonif TP juga berperan mendukung program ketahanan pangan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Sebelum menempati satuan secara penuh, para prajurit menjalani tahapan konsolidasi di Marshalling Area Sumberwringin, Bondowoso. Kawasan tersebut menjadi lokasi persiapan personel dan perlengkapan sebelum memasuki tahapan penugasan berikutnya.

Keberadaan Tepbek V/2.A Jember menjadi bagian penting dari sistem dukungan logistik TNI AD. Melalui pelayanan konsumsi yang profesional, satuan ini memastikan setiap prajurit memperoleh asupan bergizi sehingga mampu menjaga kondisi fisik, meningkatkan semangat pengabdian, serta selalu siap menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.

Di balik setiap prajurit yang berdiri tegak menjaga Indonesia, terdapat dedikasi para personel pendukung yang bekerja tanpa banyak sorotan. Sinergi itulah yang membuktikan bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya dibangun oleh pasukan di garis depan, tetapi juga oleh sistem logistik yang tangguh, presisi, dan berkelanjutan


|msb

Perkuat Layanan Medis, RS DKT Jember Resmikan ICU, HCU hingga Poli Paru Baru

Jember |masbhabinnews.com

Komitmen menghadirkan layanan kesehatan yang semakin berkualitas terus diwujudkan Rumkit Tk. III Baladhika Husada (RS DKT) Jember. Melalui peresmian sejumlah gedung dan layanan baru, rumah sakit milik TNI AD ini semakin memperkuat perannya sebagai pusat pelayanan kesehatan modern yang siap memberikan layanan terbaik bagi prajurit, keluarga besar TNI Polri, peserta BPJS, maupun masyarakat umum. Kamis (25/6/2026)

Rumkit Tk. III Baladhika Husada Jember yang berlokasi di Jalan Panglima Besar Sudirman Nomor 45, Patrang, Jember, selama ini dikenal sebagai rumah sakit yang menyediakan layanan kesehatan komprehensif mulai dari rawat jalan, rawat inap hingga Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam dengan dukungan tenaga medis profesional serta fasilitas penunjang yang terus berkembang.

RS DKT Jember meresmikan sejumlah fasilitas baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan di kawasan Tapal Kuda yang meliputi Jember, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Banyuwangi.

Peresmian tersebut menjadi langkah strategis rumah sakit dalam memperkuat kapasitas pelayanan, khususnya untuk penanganan kegawatdaruratan, layanan rujukan regional, serta menghadirkan pelayanan medis yang semakin lengkap dan modern.

Adapun fasilitas yang diresmikan meliputi ruang staf, layanan Medical Check Up (MCU), Instalasi Rehabilitasi Medik, Poli Paru, layanan TB DOT, area parkir yang lebih representatif, serta ruang Intensive Care Unit (ICU) dan High Care Unit (HCU).

Peresmian fasilitas baru dilakukan langsung oleh Kepala Rumkit Tk. III Baladhika Husada (RS DKT) Jember, Letkol CKM dr. Zaltonys Tolombot, Sp.M.

Dalam sambutannya, Letkol CKM dr. Zaltonys Tolombot menegaskan bahwa pengembangan fasilitas tersebut merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berorientasi pada keselamatan pasien.

"Peresmian fasilitas baru ini bertujuan meningkatkan kualitas dan mutu pelayanan medis. Penambahan sarana ini juga menjadi upaya memperluas akses layanan kesehatan yang profesional sehingga mampu memenuhi kebutuhan prajurit TNI, PNS, keluarga besar TNI, serta masyarakat umum di wilayah Jember dan sekitarnya," ujarnya kepada awak media masbhabinnews.

Dengan hadirnya berbagai fasilitas baru tersebut, RS DKT Jember diharapkan semakin mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus berkembang sekaligus menjadi rumah sakit rujukan yang andal bagi masyarakat di wilayah Tapal Kuda.

"Transformasi pelayanan bukan sekedar menghadirkan bangunan baru, tetapi menghadirkan harapan baru. Melalui fasilitas yang semakin modern dan layanan yang semakin lengkap, RS DKT Jember menegaskan komitmennya untuk menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat."


|msb

Jembatan Perintis Garuda Resmi Dibuka, Kapolres AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Sebut Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Pakem

BONDOWOSO|masbhabinnews.com

Komitmen menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui peresmian Jembatan Perintis Garuda di Desa Gadingsari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso. Infrastruktur strategis tersebut diresmikan langsung oleh Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin, M.A., Selasa (2/6/2026).

Peresmian jembatan menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat karena keberadaannya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., bersama Kapolsek Pakem AKP Widayanto, S.H., Kasihumas IPTU Bobby Dwi Siswanto, Ps. Kasipropam IPDA Budi Santoso, serta personel Polsek Pakem yang melaksanakan pengamanan selama rangkaian acara berlangsung.

Hadir pula mendampingi Pangdam V/Brawijaya, Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI Muhammad Aidi, Kapoksahli Brigjen TNI Ramli, S.E., Danrem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Wahyu Ramadhanus Suryawan, S.Sos., M.M.S., M.Han., serta Asrendam V/Brawijaya Kolonel Inf Nova Ismailihanto, S.I.P., M.K.P.

Dari unsur Pemerintah Kabupaten Bondowoso tampak hadir Wakil Bupati Bondowoso KH. As'ad Yahya Syafi'i, S.E., Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, S.H., M.H., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, pimpinan instansi vertikal, kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat setempat.

Menghubungkan Wilayah dan Mendorong Kemajuan Desa

Rangkaian acara diawali dengan pemutaran video dokumenter yang menggambarkan perjalanan Desa Gadingsari sebelum hingga sesudah pembangunan jembatan. Tayangan tersebut memperlihatkan berbagai tantangan yang selama ini dihadapi masyarakat akibat keterbatasan akses transportasi.

Selama bertahun tahun, warga harus menghadapi kesulitan dalam mendistribusikan hasil pertanian maupun mengakses layanan publik. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, dan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

Kini, keberadaan Jembatan Perintis Garuda memberikan harapan baru. Mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar, distribusi hasil pertanian semakin cepat, dan biaya transportasi dapat ditekan secara signifikan.

Selain menghubungkan Desa Gadingsari dengan pusat kecamatan, jembatan tersebut juga membuka akses yang lebih luas menuju berbagai wilayah di Kabupaten Bondowoso. Kehadirannya diyakini mampu menjadi pendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Simbol Sinergi dan Semangat Gotong Royong

Puncak kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita oleh Pangdam V/Brawijaya sebagai tanda resmi beroperasinya Jembatan Perintis Garuda untuk kepentingan masyarakat.

Dalam sambutannya, Mayor Jenderal TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan jembatan tersebut.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan merupakan hasil kerja sama yang baik antara TNI, Pemerintah Daerah, Kepolisian, dan masyarakat yang memiliki tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

"Jembatan Perintis Garuda ini bukan sekedar bangunan fisik. Jembatan ini merupakan simbol persatuan, semangat gotong royong, dan bukti nyata bahwa berbagai tantangan dapat diatasi ketika seluruh elemen bangsa bersatu untuk kepentingan masyarakat," tegas Pangdam.

Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan jembatan tersebut dengan sebaik baiknya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh generasi mendatang.

Kapolres Bondowoso Apresiasi Pembangunan yang Berdampak Langsung bagi Masyarakat

Sementara itu, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo menyampaikan apresiasinya atas terwujudnya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dinilai akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang tepat sasaran akan mampu memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah pedesaan.

"Peresmian Jembatan Perintis Garuda merupakan bukti nyata hadirnya negara dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat telah menghasilkan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Kami dari Polres Bondowoso siap mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat," ujar AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo.

Ia menambahkan bahwa pembangunan dan keamanan merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam mendukung kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.

Menjadi Ikon Kemajuan Bondowoso

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Pangdam V/Brawijaya, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga Desa Gadingsari yang menyambut peresmian jembatan dengan penuh antusiasme.

Hadirnya Jembatan Perintis Garuda menjadi bukti nyata bahwa pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat mampu menghadirkan perubahan besar. Dari wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses, Desa Gadingsari kini memiliki sarana penghubung yang membuka peluang kemajuan ekonomi, memperkuat konektivitas, dan menjadi simbol keberhasilan sinergi seluruh elemen bangsa dalam membangun kesejahteraan rakyat


|msb

Pangdam Rudy Saladin Tinjau Calon Markas Yonif TP Bondowoso, Kapolres AKBP Aryo Dwi Wibowo Hadir Bersama Forkopimda

BONDOWOSO |masbhabinnews.com

BONDOWOSO – Langkah besar menuju penguatan pertahanan nasional sekaligus percepatan pertumbuhan ekonomi daerah mulai terlihat di Kabupaten Bondowoso. Rencana pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kecamatan Sumberwringin diyakini akan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan keamanan yang semakin kokoh sekaligus membuka peluang kesejahteraan baru bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditunjukkan saat Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, M.A., melakukan kunjungan kerja dan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan Tahap IV Tahun 2026 di Desa Sukorejo, Kecamatan Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso, Selasa (2/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., Wakil Bupati Bondowoso KH As'ad Yahya Syafi'i, S.E., Ketua DPRD Bondowoso H. Ahmad Dhafir, S.H., M.H., Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito, unsur Forkopimda, pejabat Kodam V Brawijaya, instansi terkait, serta perangkat daerah setempat.

Lokasi pembangunan berada di kawasan Hutan Perhutani KPH Bondowoso, BKPH Sumberwringin, RPH Kluncing, Petak 29B dengan luas mencapai 51,83 hektare.

Dalam paparannya, Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito menjelaskan bahwa lokasi tersebut dipilih karena memiliki nilai strategis dalam mendukung sistem pertahanan wilayah selatan Bondowoso sekaligus memperkuat pengamanan jalur penghubung Bondowoso dan Banyuwangi.

Selain memiliki posisi yang strategis, kawasan tersebut juga didukung berbagai fasilitas umum seperti sekolah, pasar, puskesmas, serta tempat ibadah. Potensi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan yang berkembang di wilayah sekitar dinilai mampu menunjang kebutuhan personel maupun masyarakat setempat.

Pembangunan Yonif TP akan dilaksanakan secara bertahap. Pada tahap awal akan dibangun empat unit barak, dapur, dan garasi alat berat. Selanjutnya kawasan tersebut akan berkembang menjadi kompleks satuan lengkap yang mencakup markas komando, perumahan, lapangan latihan, gudang amunisi, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Satuan yang diusulkan akan mengusung nama "Tunggul Hulung", yang diambil dari nama tombak milik Bupati pertama Bondowoso sebagai simbol keberanian, kewibawaan, dan semangat menjaga kedaulatan bangsa.

Dalam arahannya, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menilai lokasi pembangunan Yonif TP Bondowoso sangat ideal dan memiliki prospek besar untuk mendukung kepentingan pertahanan negara maupun pembangunan daerah.

Menurutnya, keberadaan sekitar 600 personel nantinya tidak hanya memperkuat sistem pertahanan nasional, tetapi juga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

"Berdasarkan pengalaman di sejumlah daerah, keberadaan satu batalyon mampu menghadirkan perputaran ekonomi hingga miliaran rupiah setiap bulan. Kebutuhan pangan, jasa, transportasi, dan berbagai kebutuhan lainnya akan melibatkan masyarakat sekitar sehingga membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru," ujar Pangdam.

Ia juga memastikan proses pembangunan akan dilakukan secara bertahap dan terukur dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat serta kelestarian lingkungan.

Sementara itu, kepada awak media Masbhabinnews, Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo menyampaikan bahwa pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan merupakan langkah strategis yang akan memberikan manfaat besar bagi daerah, baik dari sisi keamanan maupun pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kehadiran Yonif Teritorial Pembangunan di Bondowoso menjadi momentum penting dalam memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat akan menjadi modal utama untuk menciptakan situasi yang aman, kondusif, serta mendukung tumbuhnya investasi dan aktivitas ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," ujar AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo.

Pangdam V Brawijaya juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bondowoso, Forkopimda, Perhutani, dan seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan sejak tahap survei hingga persiapan pembangunan.

Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi faktor penting dalam mewujudkan Yonif Teritorial Pembangunan yang tidak hanya kuat dalam fungsi pertahanan, tetapi juga mampu menjadi penggerak kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Peninjauan lokasi tersebut menjadi bukti nyata kuatnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam membangun kekuatan pertahanan yang modern, adaptif, serta memiliki dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi yang terus terjaga, pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan Bondowoso diharapkan menjadi tonggak baru yang memperkuat kedaulatan negara, mempercepat pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan masa depan yang lebih maju, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Bondowoso


|msb

Tradisi Sakral Sambut Prajurit Baru, Yonif 515 Kostrad Tanamkan Jiwa Loyalitas dan Kehormatan

Jember |masbhabinnews.com

Suasana penuh semangat, kebanggaan, dan jiwa korsa mewarnai tradisi penyambutan warga baru di Batalyon Infanteri 515 Ugra Tapa Yudha/9/2 Kostrad. Iringan mars kebanggaan Macan Kumbang menggema mengiringi langkah para prajurit muda yang resmi bergabung menjadi bagian keluarga besar Yonif 515 Kostrad, Senin (11/05/2026).

Tradisi penyambutan yang berlangsung di Markas Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad, Tanggul, bukan sekedar seremoni penerimaan anggota baru. Kegiatan ini memiliki makna mendalam sebagai simbol penghormatan, penguatan jiwa korsa, penanaman loyalitas, serta awal pengabdian para prajurit kepada satuan, bangsa, dan negara.

Prosesi diawali dengan perjalanan jalan kaki dari Taman Makam Pahlawan Tanggul menuju Markas Yonif 515 Kostrad. Sepanjang perjalanan, para warga baru dikawal dengan penuh semangat oleh prajurit tiap kompi sambil membawa tunggul kebesaran masing masing kompi.

Setibanya di depan gerbang batalyon, sebanyak 10 prajurit warga baru yang dipimpin Letda Inf Rendy melaksanakan penghormatan kepada satuan sebagai bentuk penghargaan dan kesiapan mengemban tugas di lingkungan Yonif 515 Kostrad. Setelah laporan resmi di depan gerbang, para prajurit memasuki markas dengan langkah tegap diiringi lorong kehormatan dari prajurit senior sambil menyanyikan Mars Macan Kumbang.

Momentum semakin khidmat ketika Komandan Yonif 515 UTY/9/2 Kostrad, Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos., menyambut langsung para warga baru. Prosesi dilanjutkan dengan penyiraman air bunga dan meminum air kelapa muda sebagai simbol penyucian diri, harapan keselamatan, ketulusan pengabdian, serta semangat baru dalam menjalankan tugas sebagai prajurit Kostrad.

Tradisi penerimaan kemudian dilanjutkan di Lobby Mayonif dengan pemberian ucapan selamat kepada para prajurit baru.

“Selamat bergabung menjadi warga Yonif 515 Macan Kumbang. Berikan pengabdian terbaik dan tunjukkan loyalitas sebagai prajurit Kostrad,” ujar Letkol Inf Edy Wibowo, S.Sos.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama Komandan Batalyon, para perwira, dan seluruh prajurit yang mengikuti tradisi penerimaan warga baru.

Tradisi ini menjadi penegas bahwa setiap prajurit yang memasuki Yonif 515 Kostrad bukan hanya diterima sebagai anggota satuan, melainkan juga menjadi bagian dari keluarga besar Macan Kumbang yang menjunjung tinggi kehormatan, solidaritas, disiplin, dan pengabdian tanpa batas kepada bangsa dan negara


|msb

Hangat dan Penuh Makna, Halal Bihalal Bintara PK Kodim 0822 Bondowoso Perkuat Soliditas Lintas Generasi

 

Bondowoso|masbhabinnews.com

Kebersamaan yang terjalin dalam suasana hangat menjadi energi baru bagi prajurit, memperkokoh soliditas serta semangat pengabdian di tengah momentum pasca-Idulfitri.

Nuansa keakraban dan kekeluargaan begitu terasa dalam kegiatan halal bihalal dan silaturahmi keluarga besar Bintara Prajurit Karier Kodim 0822 Bondowoso yang digelar di Orila Cafe & Resto, Jalan Ahmad Yani, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan yang diikuti sekitar 65 personel ini menjadi ruang temu lintas generasi, mempererat hubungan antara anggota senior dan junior dalam balutan suasana penuh kebersamaan. Momen saling bersalaman, berbagi cerita, hingga bertukar pengalaman memperkuat ikatan emosional yang selama ini menjadi fondasi dalam pelaksanaan tugas kedinasan.

Ketua Umum Bintara PK Kodim 0822 Bondowoso, Peltu Untung Subagyo, yang juga menjabat sebagai Dan Subramil Sumberwringin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang sarat makna. Halal bihalal tidak sekadar menjadi tradisi, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan.

Ia menegaskan, kekompakan antaranggota menjadi modal utama dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok. Dengan hubungan yang harmonis, seluruh prajurit diharapkan mampu menjaga sinergi dan memberikan kontribusi terbaik bagi TNI Angkatan Darat, khususnya di wilayah Kodim 0822 Bondowoso.

Selain ramah tamah, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi santai yang membuka ruang bertukar gagasan dan pengalaman. Interaksi yang terbangun secara alami tersebut dinilai efektif dalam menjaga tradisi kebersamaan sekaligus memperkuat soliditas internal.

Melalui kebersamaan yang terjalin erat, halal bihalal ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga penguat komitmen untuk terus menjaga kekompakan dan profesionalisme dalam setiap pengabdian kepada bangsa dan negara.


|Abad⁷⁷

Lolos Kurasi Nasional, Brilliyans Batik Malang Siap Bersinar di Persit Bisa Vol II 2026

 

Jakarta|masbhabinnews.com

Karya terbaik dari tangan tangan kreatif anggota Persit kembali naik panggung nasional. Persit Bisa Vol II 2026 hadir sebagai ajang prestisius yang tidak sekedar memamerkan produk, tetapi juga menegaskan kekuatan UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis budaya.

Mengusung tema Wastra Nusantara, kegiatan ini dirancang elegan dengan sentuhan visual earth tone, menghadirkan nuansa yang menonjolkan kekayaan kain tradisional Indonesia. Pameran ini menjadi ruang eksklusif bagi karya pilihan dari berbagai daerah untuk tampil dan bersaing di level nasional.

Proses kurasi dilakukan secara ketat oleh Persit Pusat. Dari ratusan peserta, hanya 61 UMKM terbaik yang dinyatakan lolos dan berhak menempati tenant pameran. Seleksi tersebut menitikberatkan pada kualitas, orisinalitas, serta nilai estetika produk.

Salah satu yang berhasil menembus seleksi bergengsi itu adalah Brilliyans Batik, karya batik tulis eksklusif milik Sri Astuti, istri Koptu Arif Arianto dari Yonkes 2/2 Kostrad. Produk ini terpilih mewakili Persit KCK Koorcab Divif 2 PG Kostrad.

Keunggulan Brilliyans Batik terletak pada motif khas Malang dan Batu yang dikerjakan secara manual menggunakan canting dan malam. Sentuhan tradisional tersebut dinilai mampu merepresentasikan kekayaan wastra Nusantara secara autentik dan berkarakter.

“Ini menjadi kehormatan besar bagi kami. Kesempatan membawa nama satuan dan daerah ke ajang Persit Pusat melalui proses kurasi membuktikan bahwa karya dari lingkungan asrama memiliki daya saing tinggi,” ujar Sri Astuti saat ditemui di ruang produksinya di asrama Yonkes 2 Kostrad.

Selain menghadirkan 61 UMKM hasil kurasi, Persit Bisa Vol II 2026 juga akan diramaikan oleh berbagai tenant dari organisasi seperti Dharma Pertiwi, PIA, JALA, IKKT, Bhayangkari, serta sektor perbankan dan kuliner pilihan. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 7 April 2026 ini diperkirakan menarik perhatian sejumlah tokoh penting.

Rekam jejak Brilliyans Batik turut menjadi nilai tambah. Karyanya pernah digunakan oleh Ketua Umum Persit, Ny. Uli Pandjaitan, serta Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kehadiran Brilliyans dalam ajang ini diharapkan semakin memperkuat posisi batik tulis Malang sebagai bagian penting dari identitas wastra nasional.

Dengan persiapan matang, termasuk desain booth yang mengikuti arahan panitia pusat, Persit Bisa Vol II 2026 diyakini menjadi momentum penting dalam mendorong kemajuan UMKM Persit sekaligus memperluas jangkauan promosi produk lokal ke panggung yang lebih luas.

Lebih dari sekedar pameran, Persit Bisa Vol II 2026 menjadi simbol kebangkitan kreativitas dan kemandirian ekonomi anggota Persit, sekaligus menegaskan bahwa karya dari dalam asrama mampu bersaing dan bersinar di tingkat nasional.


|Abad⁷⁷

Semangat Juang Membara, Prajurit Yonif 514 Sabaddha Yudha Siap Kibarkan Merah Putih di Lebanon

Bondowoso|masbhbainnews.com

Di bawah panji kehormatan dan semangat Sapta Marga, prajurit terbaik Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad dilepas menuju medan tugas internasional. Dari Bondowoso, tekad menjaga perdamaian dunia diteguhkan dengan disiplin, loyalitas, dan jiwa pengabdian tanpa batas.

Komandan Kodim 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, bertindak sebagai inspektur upacara dalam pelepasan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII/UNIFIL Lebanon dari Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad.

Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Endriartono Sutarto, Markas Yonif 514, Kecamatan Curahdami, Sabtu (4/4/2026).

Upacara tersebut dihadiri oleh Kapolres Bondowoso AKBP Dr Aryo Dwi Wibowo, jajaran Forkopimda Bondowoso serta Letkol Inf. Ugroseno selaku Danyonif 514/SY.

Dalam amanatnya, Dandim 0822 Bondowoso menegaskan bahwa penugasan ke Lebanon bukan sekedar rutinitas militer, melainkan kehormatan besar yang mencerminkan kepercayaan negara kepada prajurit TNI.

“Penugasan ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Kalian bukan hanya membawa nama satuan, tetapi juga mewakili bangsa Indonesia di mata dunia internasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran prajurit TNI dalam misi UNIFIL memiliki peran strategis, tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memperkuat hubungan bilateral serta kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Dandim juga menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan misi sangat ditentukan oleh kesiapan individu maupun kekompakan satuan di medan operasi.

“Tunjukkan jati diri prajurit TNI yang tangguh, profesional, dan berintegritas. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, junjung tinggi kehormatan bangsa, serta jaga nama baik Indonesia di setiap langkah pengabdian,” ujarnya.

Selain itu, apresiasi turut disampaikan kepada keluarga prajurit yang telah memberikan dukungan penuh. Menurutnya, peran keluarga menjadi fondasi penting dalam menjaga semangat dan moril prajurit selama menjalankan tugas di luar negeri.

Sementara itu, Komandan Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad, Letkol Inf Ugroseno, menegaskan kesiapan seluruh prajurit yang akan diberangkatkan. Ia memastikan berbagai tahapan persiapan telah dilalui secara menyeluruh, baik dari aspek fisik, mental, maupun kemampuan teknis.

“Kami telah mempersiapkan seluruh prajurit melalui latihan dan pembekalan yang terukur. Dengan kesiapan tersebut, kami optimistis dapat melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan kontribusi terbaik dalam misi perdamaian dunia,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Bondowoso atas dukungan yang terus mengalir kepada Yonif 514.

“Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Bondowoso agar prajurit kami senantiasa diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberhasilan dalam menjalankan tugas, dan kembali ke tanah air dengan membawa kebanggaan bagi satuan, daerah, dan bangsa,” tambahnya.

Pelepasan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII/UNIFIL ini menjadi penegas komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia. Dari Bondowoso, prajurit Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad melangkah dengan kehormatan, mengemban amanah negara untuk mengibarkan nama Indonesia dengan penuh kebanggaan di panggung internasional.


|Abad⁷⁷

Dari Bondowoso ke Lebanon, Kapolres Bondowoso Beri Dukungan Moril untuk Pasukan Perdamaian Dunia


Bondowoso|masbhabinnews.com

Komitmen Polri dalam mendukung tugas negara kembali ditunjukkan melalui kehadiran langsung Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. dalam upacara pelepasan pasukan TNI yang akan menjalankan misi perdamaian dunia.

Jabat tangan penuh makna antara Kapolres Bondowoso dan prajurit Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad menjadi simbol dukungan, doa, dan kepercayaan dalam mengemban misi perdamaian dunia (Foto:Dok.Abadi)
Kapolres Bondowoso bersama pejabat utama Polres Bondowoso menghadiri upacara pelepasan Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-T/UNIFIL Lebanon Main Body yang digelar di Lapangan Endriartono Sutarto, Markas Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, Sabtu (4/4/2026).

Upacara pelepasan pasukan tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Prawito. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat patriotisme, sebagai tanda kesiapan prajurit dalam mengemban tugas menjaga perdamaian dunia.

Kehadiran Kapolres Bondowoso disambut langsung oleh Komandan Batalyon Inf. 514/Sabbadha Yudha, Letkol Inf Ugroseno. Momen tersebut menjadi simbol eratnya sinergi antara TNI dan Polri dalam mendukung setiap agenda strategis negara.

Polres Bondowoso Pastikan Pengamanan Maksimal.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan, Polres Bondowoso melaksanakan pengamanan berdasarkan Surat Perintah Kapolres tertanggal 3 April 2026. Sejumlah personel diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas serta pengawalan jalannya kegiatan.

Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral kepada para prajurit.

“Kehadiran kami merupakan wujud kebersamaan dan dukungan kepada rekan-rekan TNI yang akan menjalankan tugas negara di luar negeri. Kami berharap seluruh prajurit dapat menjalankan amanah dengan baik serta menjaga nama baik bangsa Indonesia. Semoga seluruh personel senantiasa diberikan perlindungan, kekuatan, dan keselamatan dalam setiap penugasan hingga kembali ke tanah air,” ujarnya.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis, di antaranya jalur yang dilalui iring-iringan pasukan serta kawasan rawan kepadatan arus lalu lintas, termasuk Simpang 3 Koramil Curahdami.

Selain memastikan keamanan kegiatan, kehadiran Kapolres Bondowoso juga menjadi bentuk dukungan moril kepada prajurit Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad yang akan bertugas dalam misi UNIFIL di Lebanon.

Polres Bondowoso berharap seluruh rangkaian tugas dapat berjalan dengan lancar, serta para prajurit senantiasa diberikan keselamatan hingga kembali ke tanah air. Prajurit Yonif 514/Sabbadha Yudha Kostrad juga diharapkan terus menjadi kebanggaan Bondowoso sekaligus kebanggaan bangsa Indonesia dalam setiap pengabdian di kancah internasional.


|Abad⁷⁷

Halal Bihalal Yon Armed 8 Udhata Yudha, Momentum Sucikan Hati dan Perkuat Soliditas Prajurit

 

Jember|masbhabinnews.com

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Batalyon Armed 8 Udhata Yudha dalam momen halal bihalal pasca Idul Fitri. Kegiatan ini tidak sekedar tradisi tahunan, melainkan menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus penguat kebersamaan antar prajurit dan keluarga besar satuan. Senin (30/3/2026)

Halal bihalal yang digelar usai masa cuti bersama Lebaran ini menjadi titik awal bagi seluruh personel untuk kembali menjalankan tugas dengan semangat baru. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana saling memaafkan guna membersihkan hati setelah menjalani ibadah di bulan suci Ramadan.

Komandan Yon Armed 8 Udhata Yudha, Letkol Arm Indra Asmara Manurung, bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LVII Yon Armed 8 Udhata Yudha PD V Brawijaya, Ny. Sari Manurung, memimpin langsung kegiatan tersebut. Dalam kesempatan itu, Danyon menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh prajurit dan keluarga besar Persit.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar satuan, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Momentum ini menjadi saat yang tepat untuk kembali kepada kesucian, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan semangat pengabdian,” ujarnya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh prajurit yang tetap menjalankan tugas di tengah suasana libur Lebaran. Dedikasi tersebut dinilai sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kesiapsiagaan serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Makna halal bihalal tidak hanya tercermin dalam tradisi berjabat tangan dan saling memaafkan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persaudaraan, keikhlasan, dan kebersihan hati dalam setiap pelaksanaan tugas. Nilai ini sejalan dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 134 yang menegaskan pentingnya memaafkan sesama:

"Dan orang orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang lain. Allah mencintai orang orang yang berbuat kebaikan."

Melalui momentum ini, seluruh prajurit diharapkan mampu memperkuat soliditas, meningkatkan keikhlasan dalam bertugas, serta menjaga keharmonisan di lingkungan satuan.

Kegiatan ditutup dengan suasana penuh kehangatan melalui saling berjabat tangan dan bermaafan. Senyum tulus yang terukir menjadi simbol kembalinya setiap insan pada fitrah, sekaligus meneguhkan tekad untuk melanjutkan pengabdian dengan hati yang bersih, semangat yang kokoh, dan loyalitas tanpa batas.


|Abad⁷⁷

Zakat Fitrah 2,2 Ton Disalurkan Yonif 514 Kostrad, Wujud Nyata Kepedulian Prajurit TNI di Bondowoso

 

Bondowoso|masbhabinnews.com

Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali diteguhkan prajurit Yonif 514/Sabaddha Yudha Kostrad melalui aksi nyata kepedulian sosial. Dalam suasana penuh keberkahan, satuan ini menyalurkan ribuan paket zakat fitrah kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral kepada sesama.

Danyonif 514/SY Kostrad Letkol Inf Ugroseno secara langsung menyalurkan zakat fitrah kepada warga di Masjid Nurul Yaqin, Curahdami, Bondowoso, sebagai wujud kepedulian dan pengabdian prajurit kepada masyarakat di bulan suci Ramadan (Foto:Dok.Abadi)
Penyaluran zakat fitrah tahun 1447 Hijriah tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul Yaqin, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, pada Kamis, 19 Maret 2026, sebagai bagian dari rangkaian ibadah Ramadan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Sebanyak 876 paket zakat fitrah dengan total mencapai 2,2 ton beras diserahkan kepada warga yang berhak menerima. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial prajurit, tetapi juga bagian dari kewajiban umat Muslim dalam menyempurnakan ibadah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Komandan Yonif 514/SY Kostrad, Letkol Inf Ugroseno, menyampaikan bahwa zakat fitrah memiliki makna lebih dari sekedar kewajiban keagamaan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan emosional antara prajurit TNI dan masyarakat.

“Melalui penyaluran zakat fitrah ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Lebih dari sekedar kegiatan rutin, aksi ini mencerminkan semangat pengabdian prajurit yang tidak hanya hadir dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga turut andil dalam membangun kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Di bulan yang penuh rahmat ini, zakat menjadi jembatan kebaikan yang menghubungkan hamba dengan Sang Pencipta, sekaligus mempererat tali persaudaraan antar sesama. Nilai keikhlasan dan pengabdian yang ditunjukkan prajurit Yonif 514/SY Kostrad menjadi teladan bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian tak terpisahkan dari pengabdian kepada bangsa dan Tuhan Yang Maha Esa.

Dengan semangat berbagi dan ketulusan, diharapkan keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, serta semakin memperkuat harmoni antara TNI dan rakyat dalam bingkai persatuan.


|Abad⁷⁷

Letkol Inf Ugroseno Tebar Kebaikan, 300 Paket Beras Mengalir untuk Rakyat


Bondowoso |masbhabinnews.com

Di tengah hangatnya suasana bulan suci Ramadhan, langkah penuh empati menyusuri sudut kota Bondowoso. Prajurit Batalyon Infanteri 514/Sabadha Yudha Kostrad bersama Persit Kartika Candra Kirana hadir bukan sekedar menjalankan tugas, melainkan membawa pesan kemanusiaan dan keberkahan bagi sesama

Ny Susen Ugroseno menyerahkan bantuan beras dengan penuh kehangatan, wujud nyata kepedulian di bulan suci Ramadhan (Foto:Dok.Abadi)
Dipimpin Komandan Batalyon Infanteri 514/SY Kostrad, Letkol Inf Ugroseno, kegiatan bertajuk Beras Berkah Ramadhan TNI ini diwujudkan melalui pembagian 300 paket beras kepada masyarakat yang membutuhkan. Sasaran bantuan meliputi pengayuh becak, juru parkir, serta kaum dhuafa di berbagai titik wilayah Bondowoso Selasa (17/3/2026) 

Turut mendampingi, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 3 Yonif 514 Cabang XXII Koorcab Divif 2 PG Kostrad Ny. Susen Ugroseno bersama jajaran pengurus Persit, perwira staf, komandan kompi, serta prajurit Yonif 514/SY. Mereka menyusuri jalanan kota, menyapa warga secara langsung, dan menyerahkan bantuan dengan penuh kehangatan.

Kegiatan ini bukan kali pertama dilakukan oleh Yonif 514/SY Kostrad. Satuan yang dikenal humanis dan rendah hati ini telah lama menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat. Kehadiran mereka di tengah warga bukan hanya sebagai aparat negara, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar rakyat yang senantiasa hadir membantu.

Salah seorang penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Alhamdulillah, kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada Letkol Infantri Ugroseno dan jajarannya. Bantuan ini sangat membantu kami, terutama di bulan Ramadhan menjelang Lebaran,” ujarnya.

Ia juga mendoakan agar seluruh prajurit Yonif 514/SY Kostrad senantiasa diberikan keselamatan dan keberkahan dalam setiap pengabdian.

“Semoga Allah SWT senantiasa melindungi dan memberkahi Yonif 514, diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan tugas untuk rakyat, bangsa, dan negara,” tuturnya.

Letkol Inf Ugroseno menegaskan, aksi berbagi di bulan Ramadhan ini merupakan wujud pengamalan nilai keimanan sekaligus implementasi sumpah prajurit TNI dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Menurutnya, setiap prajurit memiliki tanggung jawab moral untuk hadir membantu masyarakat, terutama di momen penuh berkah seperti Ramadhan.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan keimanan. Kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi beras, tetapi juga tentang meneguhkan komitmen kami sebagai prajurit untuk selalu dekat dengan rakyat, sebagaimana amanah sumpah prajurit,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Semangat berbagi yang ditunjukkan Yonif 514/SY Kostrad menjadi cerminan nilai luhur Ramadhan yang mengajarkan keikhlasan, kepedulian, dan solidaritas. Di tengah kesederhanaan, bantuan yang diberikan menjadi harapan dan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Di bulan penuh rahmat ini, setiap uluran tangan tidak hanya menghadirkan senyum, tetapi juga menjadi jalan menuju keberkahan, memperkuat ikatan kemanusiaan, dan meneguhkan pengabdian tanpa batas untuk negeri.


|Abad⁷⁷

Ramadhan Mengikat Hati, Brigif 9 Kostrad dan Anak Yatim Bersatu dalam Keberkahan


Jember|masbhabinnews.com

Ramadhan selalu menghadirkan ruang bagi setiap insan untuk memperbanyak amal kebajikan. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam adalah menyantuni anak yatim. Dalam Al Quran, Allah SWT memerintahkan umat manusia untuk memuliakan dan memperhatikan kehidupan anak yatim sebagai bentuk ketakwaan dan kepedulian sosial.

Senyum anak yatim menjadi hadiah terindah dalam kebersamaan Ramadan Brigif 9 Kostrad (Foto:Dok.Abadi)
Nilai kemuliaan tersebut juga ditegaskan dalam hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan bahwa orang yang menyantuni anak yatim akan berada sangat dekat dengan beliau di surga, seperti dekatnya jari telunjuk dan jari tengah. Bahkan dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa menyantuni anak yatim merupakan amalan mulia yang pahalanya sebanding dengan berjihad di jalan Allah, berpuasa di siang hari, serta melaksanakan salat malam.

Semangat tersebut diwujudkan oleh Brigade Infanteri 9 Dharaka Yudha Kostrad melalui kegiatan santunan anak yatim sekaligus buka puasa bersama yang digelar di Aula Sudirman Brigif 9 di Jember, Jum'at (13/3/2026)

Kegiatan penuh kehangatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Brigif 9 Dharaka Yudha Kostrad Kolonel Inf Roliyanto bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXII Brigif 9 Ny. Icha Roliyanto. Dalam kesempatan tersebut puluhan anak yatim menerima santunan serta bingkisan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian kepada mereka yang membutuhkan.

Acara tersebut juga menghadirkan para insan media yang menjadi mitra Brigade Infanteri 9 Dharaka Yudha Kostrad. Sejumlah jurnalis dari media cetak, online, dan elektronik turut hadir bersama para kreator digital, di antaranya selebgram asal kota Bondowoso Vivi Lia Budiarti serta YouTuber Noval/Bos Muda sehingga suasana silaturahmi antara prajurit, insan pers, dan para tamu undangan terasa semakin hangat dalam kebersamaan Ramadhan.

Brigif 9 Dharaka Yudha Kostrad dikenal sebagai satuan yang dekat dengan berbagai kalangan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas pertahanan negara, satuan ini juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang sarat dengan nilai kepedulian dan semangat berbagi.

Komandan Brigif 9 Dharaka Yudha Kostrad Kolonel Inf Roliyanto mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di bulan suci Ramadhan.

“Kami melaksanakan buka puasa bersama dengan anak anak yatim serta insan media partner Brigif 9. Besar harapan kami kegiatan ini dapat semakin mempererat jalinan silaturahmi yang baik,” ujarnya.

Perwira TNI yang dikenal ramah dan dekat dengan berbagai kalangan tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kedamaian.

“Mari kita bersama sama menjaga kebersamaan serta menciptakan suasana yang damai dan aman di tengah masyarakat,” tambahnya.

Suasana penuh kekeluargaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Anak anak yatim tampak bahagia menerima santunan dan bingkisan, sementara para tamu undangan menikmati momen kebersamaan menjelang waktu berbuka puasa.

Melalui kegiatan ini, Brigif 9 Dharaka Yudha Kostrad kembali menunjukkan bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya diukur dari kedisiplinan dan ketangguhan prajuritnya, tetapi juga dari kepedulian dan ketulusan dalam berbagi kepada sesama. Ramadhan pun menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, bahwa berbagi kebaikan adalah jalan menuju keberkahan hidup.


|Abad⁷⁷

260 Prajurit Condromowo Siap Unjuk Ketangguhan di HUT ke 65 Kostrad, Tampil Prima di Hadapan Presiden

Jakarta|masbhbainnews.com

Langit Jakarta akan menjadi saksi kesiapan dan profesionalisme prajurit terbaik negeri. Dalam rangka menyongsong peringatan Hari Ulang Tahun ke 65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, sebanyak 260 personel Batalyon Infanteri 509 Balawara Yudha 9 2 Kostrad bergerak dari Jember menuju Markas Divisi Infanteri 1 Kostrad di Cilodong, Depok, Jawa Barat, untuk mengikuti gladi kotor upacara yang digelar Selasa, 2 Maret 2026.

Pasukan pilihan yang dikenal dengan sebutan Condromowo ini dipersiapkan untuk ambil bagian dalam rangkaian upacara, parade, dan defile yang rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, serta sejumlah pejabat tinggi negara.

Keikutsertaan mereka bukan sekedar partisipasi seremonial, melainkan representasi kehormatan satuan dalam momentum strategis berskala nasional.

Perjalanan panjang dari Jember menuju Jakarta tidak menyurutkan semangat prajurit. Jarak yang membentang justru menjadi energi tambahan untuk membuktikan kesiapan dan disiplin tinggi sebagai bagian dari pasukan elite Kostrad.

Gladi kotor menjadi tahapan krusial untuk memastikan setiap detail formasi, gerakan, hingga kekompakan pasukan berjalan presisi. Standar yang diterapkan bukan hanya ketepatan teknis, tetapi juga kekuatan mental, soliditas tim, dan kebanggaan sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

Komandan Batalyon Infanteri 509 Balawara Yudha 9 2 Kostrad, Letkol Inf Juni Fitriyan, S.H., M.H.I., menegaskan bahwa peringatan HUT ke 65 Kostrad tahun ini merupakan salah satu momentum terbesar yang pernah diikuti satuannya.

“Peringatan ini bukan sekedar seremoni tahunan. Ini adalah refleksi perjalanan panjang Kostrad dalam menjaga kedaulatan negara, memperkuat pertahanan nasional, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia. Setiap prajurit harus tampil prima karena kita membawa nama satuan dan kehormatan institusi,” tegasnya.

Kostrad Prima untuk Indonesia Maju

Mengusung tema “Kostrad Prima Mengabdi untuk Indonesia Maju”, peringatan tahun ini menekankan komitmen Kostrad sebagai kekuatan strategis yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi dinamika ancaman modern.

Bagi prajurit Yonif 509 Balawara Yudha, keikutsertaan dalam upacara akbar ini menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab. Mereka tidak hanya menunjukkan ketangkasan baris berbaris, tetapi juga merepresentasikan nilai disiplin, loyalitas, dan jiwa korsa yang menjadi fondasi utama prajurit Kostrad.

Semangat itu ditegaskan kembali dalam pesan motivasi yang terus digaungkan di tengah latihan.

“Tetap semangat, pantang menyerah, dan selalu bergembira dalam melaksanakan tugas. Cakra,” seru komandan, membakar moral pasukan.

Di bawah langit ibu kota, 260 prajurit Condromowo bersiap menorehkan catatan kehormatan. HUT ke 65 Kostrad bukan hanya tentang usia, tetapi tentang konsistensi pengabdian. Dengan disiplin, dedikasi, dan semangat baja, Yonif 509 Balawara Yudha memastikan satu hal, mereka siap tampil prima untuk Indonesia.


|Abad⁷⁷