TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
SMPN 1 Grujugan Gelar Nobar Edukatif: 222 Pelajar Bondowoso Diajak Pahami Bahaya Cyberbullying

SMPN 1 Grujugan Gelar Nobar Edukatif: 222 Pelajar Bondowoso Diajak Pahami Bahaya Cyberbullying

SMPN 1 Grujugan Bondowoso menggelar nonton bareng (nobar) film Cyberbullying di City Plaza sebagai upaya memperkuat pendidikan karakter
Daftar Isi
×


Ratusan siswa menyimak dengan penuh konsentrasi—setiap adegan film menjadi pelajaran berharga tentang empati dan etika digital (Foto:Dok.Abadi)
Bondowoso|masbhabinnews.com

City Plaza Bondowoso hari itu menjadi ruang refleksi mendalam ketika ratusan pelajar SMPN 1 Grujugan mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) film Cyberbullying, Selasa (11/11/2025). Di tengah meningkatnya kasus perundungan, baik di sekolah maupun dunia maya, kegiatan ini hadir sebagai langkah nyata untuk menanamkan kesadaran, mencegah perilaku menyimpang, serta membangun karakter positif bagi generasi remaja

Kepala Sekolah dan Siswa di City Plaza:
Kepala Sekolah Rita Kurniati, S.Pd, bersama para siswa SMPN 1 Grujugan tampak kompak di City Plaza, menyatukan langkah untuk wujudkan ‘Sekolah Happy, Tanpa Bully (Foto:Dok.Abadi)
SMPN 1 Grujugan menegaskan komitmennya terhadap Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) berdasarkan Perpres RI No. 87 Tahun 2017, sekaligus mendukung himbauan Dinas Pendidikan Bondowoso melalui gerakan “Sekolah Happy, Tanpa Bully.” Kegiatan nobar dipandang sebagai metode edukatif yang efektif karena pesan moral disampaikan melalui alur cerita yang mudah dicerna, relevan, dan menyentuh sisi emosional para siswa.

Film Cyberbullying yang disutradarai Rusmin Nuryadin, serta diperankan Amanda Putri Revina, Roy Marten, dan Arlita Renggiana, menampilkan kisah Neira—siswi SMP yang kehidupannya runtuh akibat video viral. Ia harus berjuang menghadapi tekanan sosial, kecemasan, hingga kehilangan kepercayaan diri. Cerita ini menjadi gambaran nyata situasi yang kerap terjadi di dunia nyata: perundungan digital yang merusak mental, menghancurkan masa depan, dan meninggalkan trauma panjang.

Kepala SMPN 1 Grujugan, Rita Kurniati, S.Pd, menegaskan bahwa edukasi seperti ini menjadi semakin penting mengingat maraknya kasus perundungan yang bahkan telah merenggut nyawa para korban.

“Banyaknya kasus perundungan, baik di dunia nyata maupun digital, menuntut kita untuk memberikan edukasi yang serius dan berkelanjutan. Nobar ini bertujuan menumbuhkan kesadaran, mengajak siswa bijak menggunakan media sosial, dan menumbuhkan empati antarindividu. Kami ingin siswa memahami bahwa satu komentar negatif dapat menghancurkan kehidupan seseorang,” ujarnya.

Sebanyak 222 pelajar SMPN 1 Grujugan menyaksikan film tersebut dengan khidmat. Selain memperoleh pemahaman, mereka juga mendapatkan banyak manfaat edukatif, antara lain:

-Memahami dampak psikologis cyberbullying yang kerap dianggap sepele.

-Meningkatkan kecerdasan emosional, terutama empati, rasa peduli, dan saling menghormati.

-Membangun keberanian untuk melapor dan tidak diam ketika melihat perundungan terjadi.

-Mengetahui langkah pencegahan, seperti menjaga privasi dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

-Belajar berpikir kritis sebelum menyebarkan konten atau informasi di dunia maya.

Tidak hanya guru, para siswa pun merespons positif kegiatan ini. Beberapa di antara mereka memberikan pendapat yang mencerminkan pemahaman mendalam setelah mengikuti nobar.

“Saya jadi sadar bahwa cyberbullying bisa membuat seseorang sangat tersakiti. Kita harus berhati-hati saat berkomentar di media sosial,” ungkap salah satu siswa.

“Film ini bikin saya tersadar bahwa bullying itu bukan sekadar bercanda. Dampaknya bisa besar sekali,” tambah siswa lainnya.

Ada pula yang memuji langkah sekolah. “Acara ini bagus sekali. Kami jadi tahu bagaimana cara mencegah dan menghadapi bullying. Semoga sering diadakan kegiatan seperti ini,” ujar seorang pelajar dengan antusias.

Melalui kegiatan edukatif yang menyentuh sisi psikologis remaja secara langsung, SMPN 1 Grujugan berharap para siswa mampu membawa perubahan, menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan bahagia, serta menjadi generasi digital yang bertanggung jawab dan berintegritas.


(Abad⁷⁷)







0Komentar

Special Ads