![]() |
| AKP Muktamar mengikuti prosesi penyematan warga kehormatan IKS-PI Kera Sakti, menunjukkan kehadiran Polri dalam mengawal setiap momen sakral pelestarian warisan budaya bangsa (Foto:Dok.Abadi) |
Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi juga identitas budaya bangsa yang diwariskan para leluhur sebagai sarana membentuk karakter, disiplin, dan jiwa ksatria. Di tengah dinamika zaman serta munculnya sejumlah insiden tawuran yang melibatkan oknum perguruan silat di beberapa daerah, upaya pelestarian nilai luhur pencak silat yang berlandaskan persaudaraan dan persatuan menjadi perhatian serius aparat kepolisian.
![]() |
| AKP Muktamar berkomunikasi dengan Danyonif 514/SY Letkol Inf. Ugroseno, wujud sinergi Polri–TNI dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama peringatan HUT ke-46 IKS-PI Kera Sakti (Foto:Dok.Abadi) |
![]() |
| AKP Muktamar memberikan arahan dalam apel kesiapan pengamanan, menegaskan komitmen Polsek Curahdami untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif (Foto:Dok.Abadi) |
Pada momen tersebut, tiga personel Yonif 514/SY resmi disematkan sebagai Warga Kehormatan IKS-PI “Kera Sakti”, yakni Letkol Inf. Ugroseno, Sersan Kepala Miftahul Maghfiroh, dan Sersan Satu Teguh. Prosesi berlangsung dalam rangkaian upacara yang sarat nilai kebangsaan, mulai dari menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars IKS-PI, hingga penampilan seni pencak silat.
Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H. menegaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pelestarian pencak silat sebagai warisan budaya sekaligus langkah preventif menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. memberikan atensi khusus terhadap setiap kegiatan perguruan silat sebagai bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat. Beliau menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan luhur bangsa yang sarat nilai budi pekerti, persaudaraan, serta pengendalian diri, sehingga marwahnya harus dijaga dan tidak boleh ternodai oleh perilaku yang mengarah pada kekerasan maupun tawuran. Sejalan dengan arahan tersebut, kami memastikan seluruh rangkaian peringatan HUT ke-46 IKS-PI Kera Sakti ini berlangsung aman, tertib, dan mencerminkan semangat
Ia menambahkan, pengamanan dilakukan secara maksimal melalui apel kesiapan, patroli, serta pemantauan mobilitas peserta guna mengantisipasi konvoi atau euforia berlebihan pascakegiatan.
“Kami ingin menunjukkan bahwa di bawah kepemimpinan Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen perguruan silat terus diperkuat demi menjaga Bondowoso tetap damai, sekaligus meneguhkan pencak silat sebagai simbol persatuan dan jati diri bangsa,” tegasnya.
Secara keseluruhan, peringatan HUT ke-46 IKS-PI “Kera Sakti” Cabang Bondowoso beserta prosesi penyematan warga kehormatan berjalan aman, tertib, dan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pencak silat sebagai warisan leluhur dapat terus dilestarikan dalam bingkai persaudaraan, sportivitas, dan semangat kebangsaan, sejalan dengan komitmen Polri menjaga keamanan serta keharmonisan di tengah masyarakat.
|Abad⁷⁷



0Komentar