![]() |
| Tangan-tangan penuh semangat meraih hangatnya salam Wapres Gibran. Potret sederhana, tapi sarat makna kebersamaan(Foto:Dok.Setwapres) |
Jakarta |masbhabinnews.com
Dalam suasana penuh suka cita peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka turun langsung menyapa masyarakat di RW 04, Kelurahan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, Sabtu (16/08/2025). Kehadirannya menjadi bukti nyata bahwa perayaan kemerdekaan bukan hanya milik istana, tetapi juga milik rakyat di setiap sudut negeri.
Kunjungan ini sekaligus merefleksikan arahan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya persatuan, keterlibatan masyarakat, serta penguatan karakter bangsa. Di lokasi, Wapres tak hanya bersilaturahmi dengan warga, tetapi juga menyaksikan kemeriahan lomba panjat pinang yang digelar di sepanjang bantaran Sungai Kalimalang.
Tiba sekitar pukul 16.50 WIB, Wapres langsung disambut riuh tepuk tangan warga. Sorak-sorai semakin membahana ketika ia menyaksikan aksi para peserta panjat pinang yang berlumpur namun tetap bersemangat. Tak sedikit warga yang mengabadikan momen tersebut, apalagi saat Wapres berfoto bersama para peserta yang penuh keringat dan lumpur, namun tersenyum bangga karena bisa merayakan kemerdekaan bersama orang nomor dua di Indonesia itu.
“Senang banget bisa ketemu langsung dengan Bapak Wapres. Semoga sehat selalu. Semoga Indonesia makin maju, jaya, dan sejahtera. Merdeka!” ujarnya penuh semangat.
Bagi masyarakat Cipinang Melayu, lomba panjat pinang bukan sekadar hiburan. Lebih dari itu, ia menjadi simbol kuat nilai kebersamaan, kerja sama, sportivitas, dan gotong royong. Semangat yang tercermin dalam lomba tradisional ini sejalan dengan makna kemerdekaan: dirayakan bersama, dengan suka cita, tanpa memandang perbedaan.
Lurah Cipinang Melayu, Arroyo Antoro, mengaku terharu sekaligus bangga atas kunjungan langsung Wapres ke wilayahnya.
“Awalnya kami kira hanya hadiah yang dikirim, ternyata Bapak Wapres datang sendiri. Ini jadi kejutan manis dan kebanggaan besar bagi kami,” ungkapnya.
Arroyo menambahkan, kegiatan ini dipersiapkan dengan matang meski sempat terkendala banjir beberapa hari sebelumnya. Dukungan penuh dari Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD), aparat keamanan, hingga tenaga medis memastikan jalannya acara tetap aman dan tertib.
Kehadiran Wapres Gibran di tengah warga Cipinang Melayu menjadi penyemangat baru. Tawa, teriakan semangat, hingga pelukan hangat antara pemimpin dan rakyatnya menggambarkan bahwa nilai kemerdekaan terus hidup dalam keseharian masyarakat.
Bagi warga, kemerdekaan bukan hanya seremonial di istana, melainkan juga kebersamaan di kampung, di tepi sungai, dengan lomba, sorak-sorai, dan gotong royong yang tak lekang oleh waktu.
{msb}

0Komentar