TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Pimpin Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Keimanan dan Profesionalisme Polri

AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Pimpin Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Keimanan dan Profesionalisme Polri

Isra Mi’raj sebagai Sumber Kekuatan Moral, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Tegaskan Pentingnya Iman bagi Personel Polres Bondow
Daftar Isi
×


Bondowoso |masbhabinnews.com

Di tengah dinamika tugas yang menuntut kesiapsiagaan tanpa henti, Polres Bondowoso meneguhkan kembali pondasi spiritual sebagai sumber kekuatan utama. Momentum peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi ruang refleksi bagi seluruh personel untuk menyelaraskan antara pengabdian sebagai anggota Polri dengan keteguhan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Khidmat di Masjid Polres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo bersama seluruh personel larut dalam doa dan dzikir pada peringatan Isra Mi’raj, meneguhkan iman agar setiap tugas pengabdian dilandasi ketakwaan dan keikhlasan (Foto:Dok.Abadi)
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., bersama para Pejabat Utama, personel Polri, serta PNS Polres Bondowoso mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental yang berlangsung khidmat di lingkungan Mapolres. Kegiatan ini mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial”, sebagai pengingat bahwa tugas menjaga keamanan sejatinya adalah amanah mulia yang harus dijalankan dengan hati yang bersih dan niat yang lurus.

Isra Mi’raj bukan sekedar peristiwa sejarah, melainkan pelajaran tentang ketaatan, kedisiplinan, dan kekuatan spiritual melalui perintah sholat. Nilai-nilai inilah yang relevan dengan tugas Polri, yang menuntut keteguhan prinsip, kesabaran, serta keikhlasan dalam melindungi dan mengayomi masyarakat.

Tausiyah disampaikan oleh Ustadz Ruslani, M.Pd.I., Kepala MIN 2 Bondowoso, yang menekankan bahwa sholat adalah tiang agama dan sumber cahaya dalam setiap langkah kehidupan. Ia mengingatkan bahwa dari sholat yang terjaga akan lahir hati yang tenang, sikap yang bijak, dan kepribadian yang amanah. Bagi seorang anggota Polri, kekuatan spiritual ini menjadi bekal untuk bersikap adil, humanis, serta teguh dalam menegakkan hukum.

“Iman yang kokoh akan melahirkan keberanian yang jujur, dan takwa yang tulus akan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Tugas menjaga keamanan adalah ibadah, selama dijalankan dengan niat karena Allah dan untuk kemaslahatan umat,” tutur Ustadz Ruslani dalam tausiyahnya.

Kapolres Bondowoso dalam sambutannya mengajak seluruh personel menjadikan Isra Mi’raj sebagai momentum introspeksi diri, memperbaiki kualitas ibadah, serta meneladani kedisiplinan Rasulullah SAW dalam menaati perintah Allah. Ia menegaskan bahwa profesionalisme, integritas, dan pelayanan yang humanis hanya dapat terwujud jika dilandasi oleh iman yang kuat dan akhlak yang mulia.

Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” Maka, setiap langkah pengabdian Polri hendaknya menjadi wujud nyata dari keimanan, menghadirkan rasa aman, keadilan, dan kasih sayang di tengah masyarakat.

Kegiatan pembinaan rohani ini berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Diharapkan, semangat Isra Mi’raj mampu menumbuhkan kesadaran bahwa di balik seragam dan tanggung jawab besar, terdapat kewajiban untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan iman yang terjaga dan takwa yang terpelihara, Polres Bondowoso siap melangkah mantap, mengabdi dengan hati, serta menghadirkan keamanan yang menenteramkan bagi seluruh lapisan masyarakat.


|Abad⁷⁷

0Komentar

Special Ads