Bondowoso|masbhabinnews.com
Di tengah duka yang menyelimuti, semangat kemanusiaan dan dedikasi tanpa batas kembali ditunjukkan jajaran Polres Bondowoso dalam mengawal setiap detik proses pencarian korban hanyut, hingga akhirnya membuahkan hasil yang mengakhiri penantian panjang keluarga.
![]() |
| Kerja keras, doa, dan kebersamaan menyatu dalam misi kemanusiaan. Saat korban ditemukan dan dievakuasi, haru menyelimuti seluruh tim (Foto:Dok.Abadi) |
Korban diketahui bernama Adi Yanto (45), warga Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Jenazah korban ditemukan mengambang sekitar pukul 09.15 WIB, setelah dilakukan pencarian intensif selama tiga hari sejak korban dilaporkan hanyut saat menyeberangi sungai pada Kamis (22/1/2026).
Kapolsek Taman Krocok IPDA Agus Hariadi menjelaskan, sejak laporan pertama diterima, jajaran kepolisian bersama unsur terkait langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga bendungan, dengan mengerahkan personel dan peralatan secara maksimal.
Dalam operasi kemanusiaan tersebut, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. tidak hanya memberikan instruksi, namun juga terus memantau langsung perkembangan di lapangan serta memberikan arahan kepada seluruh personel agar pencarian dilakukan secara menyeluruh sampai korban berhasil ditemukan.
Kepemimpinan dan kepedulian Kapolres Bondowoso menjadi penguat moral seluruh tim, sekaligus wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat saat musibah melanda. Dengan keteladanan dan keteguhan, Kapolres bersama seluruh personel Polres Bondowoso menunjukkan dedikasi tinggi, bekerja tanpa lelah demi tugas kemanusiaan.
Kapolres Bondowoso menyampaikan apresiasi setinggi tingginya atas soliditas dan sinergi semua pihak yang terlibat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada TNI, BPBD, Basarnas, PMI, para relawan, serta masyarakat yang telah membantu dengan tenaga, waktu, doa, dan keikhlasan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, baik aparat keamanan maupun masyarakat, atas kerja keras, kebersamaan, serta doa yang dipanjatkan. Berkat ikhtiar bersama, korban akhirnya dapat ditemukan. Ini adalah wujud kepedulian dan kemanusiaan yang harus terus kita jaga,” ujar Kapolres.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI dan diserahkan kepada pihak keluarga di Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada saat debit air meningkat, serta selalu mengutamakan keselamatan diri.
Di balik derasnya arus sungai, mengalir pula ketulusan, pengabdian, dan doa yang menyatu dalam satu tujuan mulia. Penemuan korban ini bukan sekadar akhir dari sebuah pencarian, tetapi menjadi saksi bahwa kepedulian, kebersamaan, dan keteguhan hati aparat serta masyarakat mampu menembus duka, mengantarkan keikhlasan, dan menguatkan keluarga yang ditinggalkan dalam pelukan empati dan kemanusiaan.
|Abad⁷⁷


0Komentar