TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
Irama Prestasi dari Jember: KONI Pantau Dancesport, Siapkan Generasi Juara dari Lantai Dansa

Irama Prestasi dari Jember: KONI Pantau Dancesport, Siapkan Generasi Juara dari Lantai Dansa

Atlet dancesport Jember terus mengasah irama dan teknik, sementara KONI hadir mengawal stiap langkah mereka menuju panggung prestasi yang lebih tinggi
Daftar Isi
×

 

Latihan bukan hanya gerakan, tapi investasi prestasi! Setiap langkah adalah persiapan untuk meraih juara. Atlet Jember siap bersaing dan membanggakan nama daerah (Foto:Dok.Abadi)
Jember|masbhbainnews.com 

Denting musik, langkah-langkah presisi, dan gerak penuh harmoni pagi itu bukan sekedar rutinitas latihan. Kamis (16/1/2026), lantai dansa di Kabupaten Jember menjadi saksi hadirnya semangat besar menjemput prestasi, saat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jember turun langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) cabang olahraga dancesport.

Dari pemantauan hingga pembinaan, KONI hadir memberi energi dan keyakinan: Jember siap melahirkan atlet berkelas nasional (Foto:Dok.Abadi)
Sejak pukul 09.00 WIB, jajaran pengurus KONI Jember yang dipimpin Sekretaris Umum Panca Hidayat menyimak secara langsung proses latihan, berdialog dengan pelatih, atlet, hingga orang tua, serta memetakan potensi prestasi yang dimiliki cabang olahraga yang menggabungkan seni, teknik, dan sportivitas ini. Dancesport berada di bawah naungan Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia (IODI), induk organisasi resmi olahraga dansa kompetitif yang berafiliasi dengan KONI.

Dancesport merupakan cabang olahraga yang mempertandingkan tarian berpasangan atau beregu dengan standar teknik internasional, meliputi kategori Standard dan Latin. Penilaian dilakukan oleh juri profesional berdasarkan beberapa aspek utama, seperti teknik gerak, ketepatan irama, ekspresi, kekompakan pasangan, hingga kualitas artistik secara keseluruhan. Lebih dari sekadar keindahan, dancesport menuntut disiplin, stamina, kekuatan mental, serta konsistensi latihan. Manfaatnya pun luas, mulai dari meningkatkan kebugaran jasmani, koordinasi, kepercayaan diri, hingga membentuk karakter sportif dan kerja sama tim.

Dalam kegiatan monev tersebut, KONI Jember tidak hanya memantau jalannya latihan, tetapi juga mendengarkan pemaparan kondisi pembinaan, ketersediaan atlet, serta kesiapan menghadapi kejuaraan. “Kami ingin memperoleh gambaran yang utuh. Dancesport memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi jika dibina secara serius, terarah, dan berkelanjutan,” ujar Panca Hidayat. Ia menegaskan komitmen KONI Jember untuk mendorong setiap cabang olahraga agar mampu berkontribusi mengharumkan nama daerah di level regional hingga nasional.

Ketua Pengurus Dancesport Jember, Silva Dwi Lestari, menyampaikan apresiasi atas perhatian KONI. Ia juga mengungkapkan tantangan utama yang masih dihadapi, terutama terkait keterbatasan sarana dan prasarana latihan. “Dukungan fasilitas yang memadai sangat kami harapkan, karena kualitas tempat latihan akan berpengaruh langsung pada kesiapan atlet menghadapi kompetisi,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Panca Hidayat mengakui bahwa persoalan fasilitas masih menjadi pekerjaan rumah bersama. Namun, ia menegaskan bahwa KONI Jember terus berupaya mencari solusi agar seluruh cabang olahraga, termasuk dancesport, mendapatkan dukungan yang layak. “Kami berkomitmen untuk memaksimalkan potensi yang ada dan mengupayakan peningkatan fasilitas demi kemajuan olahraga Jember,” tegasnya.

Masukan juga datang dari para orang tua atlet yang berharap pembinaan dilakukan secara konsisten, terprogram, serta didukung jadwal latihan teratur dan perhatian berkelanjutan dari para pemangku kebijakan.

Selama ini, KONI Jember dikenal memiliki peran strategis dalam memajukan olahraga daerah. Melalui pembinaan, pendampingan, dan fasilitasi berbagai cabang olahraga, KONI terus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Jember di berbagai ajang. Kehadiran langsung pengurus dalam kegiatan monev menjadi bukti nyata komitmen tersebut, bahwa setiap potensi, sekecil apa pun, mendapat ruang untuk tumbuh dan berkembang.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.30 WIB itu ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat pembinaan dancesport secara berkelanjutan. Dari lantai dansa yang sederhana, terpatri harapan besar: suatu saat, atlet-atlet dancesport Jember akan melangkah anggun di arena nasional dan internasional, mengibarkan nama daerah melalui irama, disiplin, dan prestasi yang membanggakan.



|Abad⁷⁷

0Komentar

Special Ads