TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
Dari Lagu Histeris ke Smash Ganas: Dewi Perssik & Ana — Dua Kebanggaan Jember yang Ingin Bertemu Gus Fawait

Dari Lagu Histeris ke Smash Ganas: Dewi Perssik & Ana — Dua Kebanggaan Jember yang Ingin Bertemu Gus Fawait

Kebanggaan Jember. Febriana Dwipuji Kusuma (Ana) berdiri di podium SEA Games Thailand 2025 dengan medali perak di tangan.
Daftar Isi
×


Kebanggaan Jember. Febriana Dwipuji Kusuma (Ana) menggenggam medali perak SEA Games Thailand 2025, simbol perjuangan tanpa lelah dan semangat juang yang tak pernah padam. Bukan sekadar podium, ini adalah bukti bahwa putri Jember mampu bersaing di level internasional. 🏅(Foto:Dok.Abadi)
Jember|masbhabinnews.com

Tradisi meraih medali emas ganda putri Indonesia di SEA Games yang membanggakan selama beberapa edisi terakhir harus menemukan titik berhenti di ajang Thailand 2025. Pasangan Febriana Dwipuji Kusuma alias Ana dan Meilysa Trias Puspitasari tak bisa menahan kehebatan lawan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan, dalam laga final yang memacu adrenalin di Kampus Thammasat University Rangsit, Minggu (14/12).

Bendera Merah Putih berkibar di Kampus Thammasat University Rangsit, Thailand, mengiringi langkah Ana yang mengharumkan nama Indonesia dan Jember di panggung SEA Games 2025. Medali perak hari ini adalah pijakan menuju prestasi yang lebih gemilang (Foto:Dok.Abadi)
Setelah bertarung sengit selama 1 jam 28 menit dengan skor bergulir 16-21, 21-19, 17-21, Indonesia pun memboyong medali perak yang tak kalah berharga. Ingat, di SEA Games 2023 silam, Ana sendiri telah menorehkan nama di papan kebanggaan dengan meraih emas bersama Amallia Cahaya Pratiwi dalam laga final yang penuh kebanggaan antar warga negara.

Di babak pertama, pasangan yang akrab disapa Ana/Trias tampak terkejut dengan tempo serangan lawan dan langsung terpuruk 0-5. Namun, semangat mereka tak padam begitu saja — mereka berhasil mengejar dari 6-11 hingga menyamakan skor menjadi 15-15. Sayangnya, momentum itu hanyut sekejap dan mereka harus menyerah di gim pertama.

Lawan dari Malaysia menunjukkan daya juang yang luar biasa, seperti singa yang tidak mau menyerah. Pada gim ketiga, tanda-tanda kelelahan mulai terlihat pada Ana/Trias — fisik terkuras dan konsentrasi mulai melandai. Meskipun sempat memimpin dengan nyaman 17-14, keunggulan itu berhasil direbut oleh Pearly/Thinaah yang akhirnya menutup laga dengan skor 21-17 dan memastikan emas untuk negara mereka.

Di tanah kelahirannya, Jember, keluarga Ana di Perumahan Pondok Bedadung Indah, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Kaliwates, menyaksikan setiap gerakan putri mereka dengan hati yang deg-degan. Meskipun sinyal televisi sempat terganggu, mereka tak mau ketinggalan — langsung ganti ke live streaming YouTube di ponsel. Orang tuanya, Didik Tripuji dan Tutut, beserta kerabatnya merasakan ikut berdetak jantung, dan akhirnya mengakui: "Ana sudah berjuang sepenuh hati."

Menurut Ibu Tutut, Ana akan pulang ke Jember hari ini, Selasa sore (16/12/2025), dan ada satu harapan besar di hatinya: sangat ingin bertemu dengan Bupati Jember, Gus Fawait. Tanpa ragu, Ana telah mengharumkan nama Indonesia, terutama Kota Jember, dengan prestasinya yang membuat semua warga Jember bangga menyebutnya "putri kita".

Jember memang dikenal sebagai gudang artis terkenal seperti Dewi Perssik, tapi ternyata potensinya tak hanya itu — daerah ini juga menyimpan bintang-bintang olahraga yang mampu bersinar di tingkat nasional bahkan internasional. Oleh karena itu, Ana patut mendapat apresiasi layak dari Pemerintah Jember. Sementara itu, pemerintah juga perlu menggali potensi lainnya yang tersembunyi dan menyiapkan generasi penerus yang tangguh — biar bintang-bintang dari Jember terus bersinar di kancah dunia.

Medali Perak ini bukan akhir, tapi awal langkah yang lebih jauh. Selamat datang pulang, Ana — Jember menunggu dengan bangga. Dan semoga harapanmu bertemu Gus Fawait segera terwujud. ini jadi awal dari perjalanan baru untuk potensi olahraga Jember yang lebih gemilang



|Abad⁷⁷

0Komentar

Special Ads