TfG9GpriTfr5TUCiGSW5TfziTd==
Light Dark
AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Pimpin Langsung Rekayasa Lalu Lintas, Warga Apresiasi

AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo Pimpin Langsung Rekayasa Lalu Lintas, Warga Apresiasi

Ambruknya jembatan di Sukowiryo ditangani cepat dengan rekayasa lalu lintas. Profesionalisme Polri pun menuai apresiasi masyarakat
Daftar Isi
×

Bondowoso|masbhabinnews.com

Langit pagi di Bondowoso mendadak berubah tegang. Aktivitas warga yang biasanya mengalir lancar, seketika tersendat setelah jembatan utama penghubung Bondowoso–Jember di Desa Sukowiryo dilaporkan ambruk. Situasi darurat ini langsung mendapat perhatian serius dari AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M

Sigap di lapangan, personel Polres Bondowoso mengatur arus lalu lintas dengan presisi. Di tengah situasi darurat, Polri hadir memastikan keamanan, ketertiban, dan kelancaran tetap terjaga (Foto.Dok.Abadi)
Peristiwa yang terjadi pada Senin, 24 Februari 2026 tersebut menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total. Jembatan yang menjadi akses vital penghubung Kabupaten Bondowoso dengan Kabupaten Jember itu terpaksa ditutup demi keselamatan masyarakat. Penutupan dilakukan setelah melalui penilaian teknis dan pertimbangan dari pihak terkait, guna mencegah risiko lanjutan yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Dampaknya, antrean kendaraan mengular dan masyarakat harus mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan. Kondisi ini berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi, distribusi barang, serta mobilitas warga antarwilayah.

Menyikapi situasi tersebut, Kapolres Bondowoso bergerak cepat. Ia memerintahkan Satuan Lalu Lintas Polres Bondowoso untuk segera melakukan rekayasa arus lalu lintas. Langkah ini dilakukan agar pergerakan kendaraan tetap terkendali dan aktivitas masyarakat dapat terus berjalan.

Tidak sekedar memberi instruksi, AKBP Aryo Dwi Wibowo bersama Wakapolres dan pejabat utama Polres Bondowoso turun langsung ke lapangan meninjau serta mengecek sejumlah titik jalur alternatif guna memastikan kelayakan dan efektivitas pengalihan arus, Selasa (24/2/2026)

Dari hasil pemantauan tersebut, disepakati skema pengaturan lalu lintas dengan pembagian jalur. Jalan berukuran besar diberlakukan dua arah, sementara jalan yang lebih sempit diterapkan satu arah guna mengurai potensi kemacetan. Skema ini disusun berdasarkan pertimbangan teknis, keselamatan, serta volume kendaraan yang melintas.

Kehadiran aparat kepolisian di tengah situasi krisis mendapat respons positif dari masyarakat. Salah seorang pengguna jalan menyampaikan apresiasinya.

“Terima kasih Bapak Kapolres dan jajaran yang turun langsung menangani persoalan ini. Kami sangat terbantu dengan pengaturan arus yang jelas sehingga bisa menghindari kemacetan panjang. Inilah wujud Polri yang benar benar hadir dan bekerja untuk masyarakat. Semoga Polri semakin profesional, humanis, dan selalu menjadi pelindung serta pengayom yang kami banggakan,” ujarnya.

Dalam keterangannya, Kapolres Bondowoso menegaskan bahwa ambruknya jembatan di Sukowiryo merupakan persoalan serius yang berdampak luas terhadap aktivitas dan roda perekonomian masyarakat.

“Peristiwa ini bukan sekedar gangguan infrastruktur, tetapi menyangkut kelancaran mobilitas dan stabilitas ekonomi warga. Untuk penanganan jembatan, kami telah berkoordinasi dengan instansi terkait agar proses perbaikan dapat segera dilakukan. Sementara itu, saya bersama jajaran memastikan pengalihan arus dan rekayasa lalu lintas berjalan optimal demi menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” tegasnya.

Ia menambahkan, kehadiran Polri di lapangan merupakan bentuk komitmen institusi dalam memberikan pelayanan cepat, tepat, dan solutif di setiap situasi darurat.

Di tengah ujian infrastruktur ini, sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci. Langkah cepat dan responsif yang ditunjukkan jajaran Polres Bondowoso menjadi bukti bahwa negara hadir untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan warganya tetap terjaga.


|Abad⁷⁷

0Komentar

Special Ads