Bondowoso|masbhabinnews.com
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, jajaran aparat keamanan di Kabupaten Bondowoso memperkuat pengamanan di sejumlah titik strategis. Salah satunya melalui keberadaan Pos Pengamanan Maesan yang menjadi simpul penting pengendalian lalu lintas bagi para pemudik yang melintasi jalur penghubung Bondowoso dan Jember.
Pos Pengamanan yang berada di pertigaan Maesan ini dioperasikan selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026. Lokasinya yang strategis menjadikan pos tersebut sebagai pusat pengawasan arus kendaraan sekaligus titik pelayanan bagi masyarakat dan pemudik yang melintas.
Keberadaan pos pengamanan ini bertujuan memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, tertib, dan nyaman. Petugas tidak hanya melakukan pengaturan arus lalu lintas, tetapi juga memantau titik rawan kecelakaan di sepanjang jalur utama Jember Bondowoso, termasuk kawasan Grujugan yang kerap mengalami peningkatan volume kendaraan saat musim mudik.
Selain itu, pos pengamanan juga menyediakan layanan bagi pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat, sekaligus menjadi pusat koordinasi bagi petugas di lapangan.
Pos Pengamanan Maesan diperkuat personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Bondowoso, Kodim 0822 Bondowoso, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta tenaga kesehatan. Seluruh unsur tersebut bersinergi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang berlangsung selama 14 hari pada masa arus mudik dan balik Lebaran.
Keberadaan pos pengamanan ini juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain membantu kelancaran arus kendaraan, petugas aktif melakukan patroli malam untuk mencegah potensi gangguan keamanan seperti pencurian kendaraan bermotor maupun aksi balap liar.
Perwira Pengendali Pos Pengamanan Lebaran Maesan, Iptu I Nengah Bhawa Darsana, S.H, menjelaskan bahwa pihaknya bersama petugas gabungan terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang terjadi akibat pengalihan arus kendaraan.
“Kami bersama personel gabungan dari Polres Bondowoso, Satlantas, Kodim 0822 Bondowoso, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan melaksanakan pengaturan lalu lintas serta patroli rutin. Hal ini dilakukan untuk membantu masyarakat, terutama karena meningkatnya arus kendaraan imbas penutupan jembatan di wilayah Metro Sukowiryo,” ujarnya, Sabtu malam (14/3/2026).
Ia menambahkan, patroli malam juga digelar untuk mengantisipasi potensi kejahatan jalanan dan balap liar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman.
Keberadaan Pos Pengamanan Maesan juga mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar. Warga menilai pos tersebut sangat membantu, terutama sejak putusnya Jembatan Metro Sukowiryo yang membuat jalur Maesan menjadi salah satu alternatif utama bagi kendaraan yang melintas.
“Adanya pos pengamanan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi sejak putusnya jembatan Metro Sukowiryo, jalur Maesan menjadi jalan alternatif dan sering padat pada jam sibuk. Petugas pos pengamanan sangat membantu mengatur arus lalu lintas,” ujar salah satu warga Maesan.
Ia mewakili masyarakat setempat juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran kepolisian.
“Kami mewakili masyarakat Maesan mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Bondowoso dan seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian melalui pengamanan ini,” ungkapnya.
Dengan dukungan personel gabungan serta partisipasi masyarakat, Pos Pengamanan Maesan diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kelancaran arus mudik dan menciptakan suasana Lebaran yang aman, tertib, serta penuh kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan.
|Abad⁷⁷

0Komentar