Pasuruan|masbhabinnews.com
Pendekatan humanis kembali ditunjukkan Polres Pasuruan melalui silaturahmi hangat bersama ulama sebagai pilar menjaga stabilitas masyarakat.
Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, S.H., S.I.K., M.H. melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Murtasyidin di Desa Bakalan, Kecamatan Purwosari, Selasa (14/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan mempererat kemitraan dengan alim ulama dan tokoh agama dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat. Kapolres didampingi jajaran pejabat utama dan disambut langsung oleh pengasuh pondok pesantren, Gus Hamid.
Dalam keterangannya, Kapolres Pasuruan menegaskan bahwa silaturahmi menjadi langkah strategis membangun komunikasi yang harmonis antara kepolisian dan kalangan pesantren.
“Silaturahmi ini merupakan upaya mempererat hubungan dan membangun komunikasi yang efektif dengan para ulama. Kami berharap sinergi ini mampu memperkuat kondusivitas wilayah serta menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat,” ujarnya.
Gus Hamid Pengasuh Pondok Pesantren Al-Murtasyidin Pasuruan, mengapresiasi kunjungan tersebut dan menilai langkah Polres Pasuruan sebagai bentuk nyata kedekatan dengan pesantren. Keduanya juga membahas pentingnya edukasi masyarakat dalam menjaga kerukunan dan stabilitas sosial.
Sosok Kapolres Pasuruan, yang memiliki latar belakang darah Madura, menunjukkan keteladanan dalam menjunjung tinggi nilai takzim kepada ulama. Budaya Madura dikenal kuat dalam memuliakan ulama sebagai figur sentral yang dihormati dan dijadikan rujukan dalam kehidupan.
Sikap santun, penghormatan mendalam, serta konsistensi dalam menjaga silaturahmi dengan para ulama menjadi cerminan nilai luhur tersebut.
Hal ini tidak hanya memperkuat hubungan personal, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Langkah ini patut diapresiasi sebagai wujud kepemimpinan yang mengedepankan nilai budaya dan spiritual dalam menjaga harmoni sosial. Kedekatan dengan ulama menjadi kekuatan moral yang mampu memperkokoh stabilitas keamanan secara berkelanjutan.
Silaturahmi yang terjalin menjadi bukti bahwa kekuatan keamanan tidak hanya dibangun melalui kewenangan, melainkan juga melalui ketulusan, penghormatan, dan kebersamaan dalam merawat nilai nilai luhur demi terciptanya masyarakat yang damai dan berkeadaban.
Hal ini tidak hanya memperkuat hubungan personal, tetapi juga membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
|Abad⁷⁷

Tidak ada komentar
Posting Komentar