Bondowoso |masbhabinnews.com
Di balik kesiapan prajurit menjaga kedaulatan negara, terdapat kerja senyap yang menjadi fondasi utama kekuatan pasukan. Salah satunya adalah dukungan logistik yang memastikan setiap personel memperoleh asupan bergizi sebagai bekal menjalankan tugas negara.
Peran itulah yang saat ini dijalankan Tempat Pemberian Bekal (Tepbek) V/2.A Jember, satuan pelaksana di bawah Bekangdam V/Brawijaya, yang dipercaya memberikan pelayanan konsumsi bagi ratusan prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 537/Tunggul Wulung di Marshalling Area (MA) Sumberwringin, Kabupaten Bondowoso.
Sejak 25 Juni 2026, delapan personel Tepbek V/2.A Jember menjalankan tugas mendukung kebutuhan logistik dan konsumsi bagi sekitar 450 prajurit. Pelayanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengadaan bahan pangan, pemilihan sayur mayur dan lauk pauk berkualitas, proses pengolahan makanan, hingga penyajian menu siap santap yang memenuhi standar gizi prajurit TNI Angkatan Darat.
Komandan Tepbek V/2.A Jember, Mayor Cba Herman Susilo, melalui Lettu Cba Derex Adam Fallo menjelaskan bahwa pelayanan tersebut merupakan bagian dari komitmen satuan dalam mendukung kesiapan operasional pasukan.
"Kami dari Tepbek melaksanakan pelayanan memasak untuk 450 prajurit dengan menu bergizi yang terdiri dari buah buahan, daging, serta ikan laut guna memenuhi kebutuhan nutrisi prajurit Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 537 Tunggul Wulung di Bondowoso," ujar Lettu Cba Derex Adam Fallo.
Perwira asal Kupang itu menegaskan, pemenuhan gizi prajurit menjadi faktor penting dalam menjaga kebugaran, daya tahan tubuh, serta kesiapan personel dalam melaksanakan berbagai penugasan yang diemban TNI AD.
Yonif TP 537/Tunggul Wulung merupakan satuan baru TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kehadiran batalyon ini membawa konsep baru yang memadukan kemampuan tempur dengan fungsi teritorial sebagai motor penggerak pembangunan nasional.
Selain memiliki tugas mempertahankan kedaulatan negara, Yonif TP juga berperan mendukung program ketahanan pangan, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Sebelum menempati satuan secara penuh, para prajurit menjalani tahapan konsolidasi di Marshalling Area Sumberwringin, Bondowoso. Kawasan tersebut menjadi lokasi persiapan personel dan perlengkapan sebelum memasuki tahapan penugasan berikutnya.
Keberadaan Tepbek V/2.A Jember menjadi bagian penting dari sistem dukungan logistik TNI AD. Melalui pelayanan konsumsi yang profesional, satuan ini memastikan setiap prajurit memperoleh asupan bergizi sehingga mampu menjaga kondisi fisik, meningkatkan semangat pengabdian, serta selalu siap menjalankan tugas demi kepentingan bangsa dan negara.
Di balik setiap prajurit yang berdiri tegak menjaga Indonesia, terdapat dedikasi para personel pendukung yang bekerja tanpa banyak sorotan. Sinergi itulah yang membuktikan bahwa kekuatan pertahanan negara tidak hanya dibangun oleh pasukan di garis depan, tetapi juga oleh sistem logistik yang tangguh, presisi, dan berkelanjutan
|msb

Tidak ada komentar
Posting Komentar