Kesehatan Jadi Investasi Institusi, Wakapolres Jember Ajak Personel Lebih Peduli

Tidak ada komentar

 

JEMBER |masbhabinnews.com 

Di balik tuntutan tugas kepolisian yang dinamis, terdapat satu modal utama yang menentukan kualitas pengabdian: kesehatan personel. Kesadaran tersebut mendorong Polres Jember mengambil langkah preventif dengan membekali anggota Polri dan ASN pengetahuan mengenai penyakit jantung sekaligus pemeriksaan kesehatan melalui Medical Check Up (MCU), Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bhayangkara, Jalan PB Sudirman, Jember, tersebut dibuka Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman, S.I.K., M.A., dan diikuti personel Polri serta ASN di lingkungan Polres Jember.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya institusi kepolisian membangun budaya kesehatan yang lebih kuat di lingkungan internal. Bagi personel yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keamanan serta memberikan pelayanan publik, kondisi fisik dan kesehatan yang prima menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas secara konsisten.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai penyakit jantung dan pembuluh darah, mulai dari faktor risiko, pentingnya pola hidup sehat, hingga kemampuan mengenali gejala yang perlu mendapatkan perhatian medis sejak awal.

Materi disampaikan dr. Efan Moeljono, Sp.JP, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah dari RS Jember Klinik. Edukasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan personel sehingga mereka tidak hanya memahami risiko penyakit jantung, tetapi juga memiliki kesadaran untuk melakukan langkah pencegahan secara berkelanjutan.

Wakapolres Jember Kompol A. Effan Sulaiman menegaskan bahwa kesehatan personel memiliki keterkaitan langsung dengan kualitas pelaksanaan tugas kepolisian. Menurutnya, kesiapan anggota tidak hanya dibentuk melalui kemampuan profesional dan kedisiplinan, tetapi juga ditopang kondisi kesehatan yang terjaga.

“Kesehatan merupakan fondasi penting dalam menunjang pelaksanaan tugas. Karena itu, pemeriksaan kesehatan perlu dilakukan secara berkala, bukan menunggu ketika muncul keluhan atau penyakit. Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran personel agar lebih proaktif mengenali kondisi tubuh, memahami faktor risiko, serta melakukan pencegahan sedini mungkin, terutama terhadap penyakit jantung dan pembuluh darah,” ujar Kompol Effan kepada awak media masbhabinnews.

Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan bagian dari pendekatan preventif yang penting bagi personel dengan beban kerja dan tuntutan tugas yang tinggi. Hasil pemeriksaan dapat menjadi gambaran awal mengenai kondisi kesehatan masing masing anggota sekaligus dasar untuk melakukan evaluasi terhadap pola hidup, aktivitas fisik, asupan makanan, maupun kebutuhan pemeriksaan lanjutan.

“Personel yang sehat akan memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menjalankan tanggung jawabnya. Karena itu, menjaga kesehatan bukan hanya kepentingan pribadi, tetapi juga bagian dari kesiapan institusi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Usai menerima penyuluhan, para peserta menjalani pemeriksaan kesehatan atau MCU. Pemeriksaan tersebut menjadi instrumen penting untuk mengetahui kondisi tubuh secara lebih objektif sekaligus mendeteksi potensi gangguan kesehatan yang mungkin belum menimbulkan gejala.

Bagi Polres Jember, upaya menjaga kesehatan personel merupakan investasi jangka panjang. Ketika kesehatan menjadi bagian dari budaya kerja, setiap anggota memiliki kesempatan lebih besar untuk mempertahankan produktivitas, menjaga kebugaran, serta melaksanakan tugas pelayanan dan perlindungan masyarakat secara optimal.

Kegiatan tersebut pun diharapkan menjadi titik penguatan kesadaran internal bahwa kesehatan bukan perkara yang baru diperhatikan ketika tubuh mulai memberi tanda. Dengan deteksi dini, pola hidup yang lebih disiplin, dan pemeriksaan berkala, personel Polres Jember diharapkan mampu menjaga kualitas pengabdian sekaligus membangun ketahanan diri dalam menghadapi tuntutan tugas kepolisian yang terus berkembang.

Pada akhirnya, profesionalisme kepolisian tidak hanya tercermin dari ketangguhan dalam menghadapi tantangan di lapangan, tetapi juga dari kemampuan setiap personel merawat dirinya sendiri. Sebab, tubuh yang sehat merupakan pijakan penting bagi lahirnya pelayanan publik yang kuat, konsisten, dan berkelanjutan.


|msb

Tidak ada komentar

Posting Komentar