Antrean BBM Memanjang, Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo Gerakkan Polisi Beri Air Minum Gratis

Tidak ada komentar

BONDOWOSO |masbhbainnews.com

Ketika antrean kendaraan mengular di sejumlah SPBU akibat keterlambatan pasokan bahan bakar minyak, jajaran Polres Bondowoso memilih hadir lebih dekat dengan masyarakat. Di tengah teriknya cuaca dan waktu tunggu yang panjang, personel kepolisian membagikan air minum gratis sekaligus memastikan situasi di kawasan SPBU tetap terkendali.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pelayanan publik yang menempatkan kebutuhan masyarakat sebagai bagian penting dari tugas kepolisian. Senin, 7 September 2026, sejumlah Polsek jajaran Polres Bondowoso yang wilayahnya terdapat SPBU, yakni Polsek Bondowoso Kota, Polsek Maesan, Polsek Tapen, dan Polsek Grujugan, turun langsung ke lapangan.

Air minum kemasan diberikan kepada warga yang tengah menunggu giliran mengisi BBM. Pelayanan sederhana tersebut menjadi wujud kepedulian personel terhadap masyarakat, terutama untuk membantu mengurangi risiko dehidrasi akibat harus menunggu dalam kondisi cuaca panas.

Selain membagikan air minum, personel kepolisian melakukan pengaturan antrean dan lalu lintas di sekitar SPBU. Kehadiran mereka diarahkan untuk menjaga ruang publik tetap tertib sekaligus mencegah potensi gesekan yang dapat muncul ketika kepadatan kendaraan meningkat.

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. menegaskan bahwa pelayanan kepolisian harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata, terutama ketika warga menghadapi situasi yang berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan.

Menurutnya, kepolisian tidak boleh memandang persoalan sosial hanya dari perspektif keamanan dan ketertiban. Kehadiran anggota di lapangan juga harus mampu memberikan solusi kemanusiaan yang relevan dengan kondisi masyarakat.

“Polri harus hadir bukan hanya ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga ketika masyarakat menghadapi situasi yang membutuhkan kehadiran negara secara langsung. Antrean BBM yang terjadi akibat keterlambatan pasokan tentu membutuhkan pengelolaan yang bijaksana agar tidak berkembang menjadi persoalan sosial baru,” ujar AKBP Aryo kepada awak media masbhbainnews.

Ia menambahkan, personel di lapangan diarahkan untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, menjaga ketertiban antrean, serta memberikan pelayanan yang dapat membuat warga merasa diperhatikan.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tetap memperoleh rasa aman, nyaman, dan kepastian pelayanan selama berada di ruang publik. Pembagian air minum merupakan bagian dari kepedulian kemanusiaan, sementara pengaturan lalu lintas dan antrean menjadi bagian dari tanggung jawab kepolisian dalam menjaga stabilitas situasi,” jelasnya.

Personel Polsek jajaran juga disiagakan di sejumlah titik sekitar SPBU untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas. Pengawasan dilakukan secara proporsional dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi kepada para pengendara.

Polres Bondowoso turut mengajak masyarakat menghadapi kondisi tersebut dengan tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan maupun penimbunan BBM. Koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak terkait terus dilakukan untuk mendukung pemulihan distribusi sehingga pelayanan kebutuhan energi masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Kehadiran polisi di tengah antrean BBM menunjukkan bahwa makna pelayanan publik tidak berhenti pada pengamanan. Di ruang ruang kehidupan masyarakat, kepolisian dituntut mampu membaca situasi, merespons kebutuhan warga, dan menghadirkan rasa aman melalui tindakan yang konkret.

Di tengah antrean yang menguji kesabaran, seteguk air minum menjadi pesan sederhana bahwa negara hadir dan kepolisian memilih untuk berdiri bersama masyarakat.


|msb

Tidak ada komentar

Posting Komentar