Jember|masbhabinnews.com
Harapan baru bagi masyarakat pesisir kembali menguat dari selatan Kabupaten Jember. Pantai Paseban di Kecamatan Kencong kini berada dalam sorotan pemerintah pusat setelah tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia melakukan verifikasi lapangan sebagai bagian dari proses pengembangan kawasan tersebut menjadi Kampung Nelayan Merah Putih.
Tim tiba di Pantai Paseban sekitar pukul 13.00 WIB dan disambut langsung oleh Kepala Desa Paseban bersama perangkat desa serta perwakilan pengurus Koperasi Desa Merah Putih. Rombongan kemudian melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan kondisi lapangan sesuai dengan rencana pengembangan yang diusulkan.
Kegiatan dilanjutkan pada malam hari melalui agenda silaturahmi dan sosialisasi program Kampung Nelayan Merah Putih kepada masyarakat, khususnya kelompok nelayan Desa Paseban. Pertemuan yang digelar pukul 20.00 WIB di Pendopo Desa Paseban itu turut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Kencong, yakni camat, kapolsek, dan danramil, serta Ketua BPD, pengurus Koperasi Desa Merah Putih, dan perwakilan RT serta RW.
Dalam pemaparannya, Gatot Riyanto selaku tim teknis pembangunan menjelaskan secara rinci konsep pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menyampaikan bahwa program ini dirancang sebagai kawasan terpadu yang mendukung seluruh aktivitas nelayan mulai dari produksi hingga distribusi hasil tangkapan.
Beberapa fasilitas yang direncanakan antara lain fasilitas pendaratan ikan, bengkel nelayan, docking kapal, kios perbekalan, kantor pengelola, bale nelayan, revetment, saluran dan jalan lingkungan, pabrik es, coolbox, gudang beku portable, mobil berpendingin, kapal serta alat penangkapan ikan.
Selain itu juga akan dibangun kios kuliner, shelter coolbox, pos jaga, gerbang kawasan, area parkir, tangki air, bangunan genset, penerangan kawasan, instalasi pengolahan air limbah, pagar kawasan, tempat ibadah, tempat pembuangan sampah, toilet umum, hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan.
“Program ini merupakan tindak lanjut dari amanah Asta Cita kedua, keenam, dan keempat belas Presiden Republik Indonesia yang menekankan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan perekonomian, serta peningkatan produktivitas sektor kelautan dan perikanan,” jelas Gatot.
Sementara itu, Fahrurrozi selaku verifikator dari Kementerian Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa hasil survei lapangan menunjukkan Pantai Paseban memiliki potensi besar untuk ditetapkan sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.
Menurutnya, salah satu faktor penting yang menjadi penilaian adalah status lahan di sekitar garis pantai yang merupakan milik pemerintah. Area tersebut juga tidak termasuk kawasan mangrove, lahan produktif, maupun aset milik BUMN sehingga memenuhi syarat untuk pengembangan kawasan nelayan terpadu.
Ia menambahkan bahwa tahap selanjutnya adalah melengkapi beberapa persyaratan administratif agar seluruh proses pengusulan dapat berjalan sesuai ketentuan.
“Terkait pengelolaan kawasan nantinya akan dilakukan sepenuhnya melalui Koperasi Desa Merah Putih Desa Paseban,” terang Fahrurrozi.
Kepala Desa Paseban, Satupan, bersama Ketua BPD dan warga menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat pesisir di Desa Paseban.
“Kami sangat bersyukur. Bertepatan dengan momentum Ramadan, masyarakat Paseban seperti mendapat hadiah istimewa berupa program Kampung Nelayan Merah Putih yang kami yakini akan meningkatkan taraf hidup warga,” ujar Satupan.
Dukungan penuh juga datang dari unsur Muspika Kecamatan Kencong. Camat Kencong, Ronny Arvianto, menegaskan bahwa kehadiran jajaran pemerintah kecamatan, kepolisian, dan TNI merupakan bentuk komitmen bersama untuk mengawal keberhasilan program tersebut.
Ia menyebutkan bahwa pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih sejalan dengan program pengentasan kemiskinan yang digagas Bupati Jember.
“Kami dari Muspika bersama Kapolsek dan Danramil siap mendukung dan mengawal program luar biasa ini. Semoga seluruh tahapan berjalan lancar sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat Kencong, khususnya warga Desa Paseban dan sekitarnya,” ungkap Ronny.
Jika seluruh tahapan verifikasi dan administrasi terpenuhi, Pantai Paseban berpotensi menjadi salah satu kawasan nelayan modern yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pesisir sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat nelayan di Kabupaten Jember.
Dengan dukungan pemerintah pusat dan sinergi seluruh elemen daerah, harapan menjadikan Paseban sebagai pusat aktivitas nelayan yang maju dan mandiri kini semakin mendekati kenyataan.
|Abad⁷⁷


0Komentar