Prestasi Menonjol di Unit PPA, Aiptu Dedi Purba dan Bripda Firmansyah Terima Reward dari Kapolres Bondowoso

Tidak ada komentar

BONDOWOSO |masbhbainnews.com

Dedikasi dalam menegakkan hukum tidak berhenti pada banyaknya perkara yang diselesaikan, tetapi tercermin dari ketelitian, kecepatan, integritas, serta keberpihakan terhadap mereka yang membutuhkan perlindungan. Prinsip itulah yang mendapat apresiasi dari Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. dengan memberikan penghargaan kepada dua personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Bondowoso.

Penghargaan tersebut diberikan dalam Apel Fungsi yang digelar rutin setiap Rabu di halaman Mapolres Bondowoso. Dua personel yang menerima reward yakni Aiptu Dedi Purba Susanto, S.H., selaku Kanit PPA, dan Bripda Firmansyah Tri Nugroho, selaku Penyidik PPA.

Keduanya dinilai menunjukkan kinerja menonjol dalam penanganan perkara, khususnya kasus yang berkaitan dengan perempuan dan anak. Prestasi tersebut tercermin dari capaian penyelesaian perkara serta produktivitas input data yang menjadi bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan akuntabilitas proses penyidikan di Unit PPA.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi terhadap personel yang mampu menerjemahkan tanggung jawab kepolisian ke dalam kinerja nyata.

“Reward ini merupakan bentuk penghargaan institusi kepada personel yang menunjukkan dedikasi, produktivitas, dan konsistensi dalam menjalankan tugas. Prestasi yang dicapai harus menjadi energi positif untuk membangun budaya kerja yang profesional, terukur, dan berorientasi pada kualitas pelayanan publik,” tegas AKBP Aryo.

Menurutnya, penanganan perkara perempuan dan anak memiliki karakteristik khusus karena berhadapan langsung dengan kelompok yang berada dalam posisi rentan. Karena itu, proses hukum tidak cukup hanya mengedepankan aspek prosedural, tetapi juga membutuhkan kecermatan, kecepatan, sensitivitas, dan empati.

“Dalam perkara yang menyangkut perempuan dan anak, setiap tindakan penyidik memiliki konsekuensi besar terhadap rasa aman dan masa depan korban. Kepastian hukum harus berjalan beriringan dengan perlindungan, penghormatan terhadap martabat korban, serta penanganan yang profesional. Polri harus mampu menghadirkan hukum yang tegas sekaligus humanis,” ujar Kapolres.

AKBP Aryo juga meminta seluruh personel menjadikan penghargaan tersebut sebagai pemacu untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas pengabdian. Menurutnya, prestasi seorang anggota bukan hanya ukuran keberhasilan individu, tetapi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.

“Saya berharap capaian ini tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan, tetapi menjadi standar baru dalam bekerja. Jadikan integritas, ketelitian, kecepatan, dan empati sebagai fondasi dalam setiap penanganan perkara. Masyarakat membutuhkan polisi yang tidak hanya mampu menegakkan hukum, tetapi juga mampu memberikan rasa keadilan,” imbuhnya.

Sementara itu, Aiptu Dedi Purba Susanto menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan pimpinan. Baginya, penghargaan tersebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik. Penanganan perkara perempuan dan anak membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan komitmen karena di balik setiap perkara terdapat korban yang membutuhkan kepastian serta perlindungan. Kami akan terus berupaya menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Unit PPA Satreskrim Polres Bondowoso memiliki posisi strategis dalam memastikan proses penegakan hukum terhadap perkara yang melibatkan perempuan dan anak berjalan secara profesional sekaligus memberikan perlindungan kepada korban.

Melalui Apel Fungsi yang digelar secara rutin, Kapolres Bondowoso tidak hanya melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas, tetapi juga membangun budaya organisasi yang memberikan ruang bagi personel berprestasi untuk mendapatkan apresiasi. Pola tersebut diharapkan mampu mendorong kompetisi positif, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat profesionalisme anggota.

Bagi Polres Bondowoso, penghargaan bukanlah garis akhir sebuah prestasi. Ia merupakan titik awal untuk menghadirkan kinerja yang lebih tinggi, pelayanan yang semakin humanis, dan penegakan hukum yang semakin dipercaya masyarakat. Di tengah tuntutan publik terhadap institusi kepolisian yang profesional dan berintegritas, dedikasi setiap personel menjadi bagian penting dalam membangun wajah Polri yang hadir dengan hukum, kepastian, dan kemanusiaan.


|msb

Tidak ada komentar

Posting Komentar