Dari Pura Tri Mandala Giri, Kapolres Aryo dan Umat Hindu Perkuat Kepedulian Lingkungan

Tidak ada komentar



BONDOWOSO |masbhabinnews.com

Menjaga kelestarian alam bukan hanya tentang merawat lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan bumi merupakan tanggung jawab seluruh umat manusia. Semangat tersebut tercermin dalam Persembahyangan Purnama dan Doa Bersama Umat Hindu untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dihadiri Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., di Pura Tri Mandala Giri, Minggu (25/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 18.10 hingga 18.45 WIB tersebut digelar di Markas Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso. Selain menjadi momentum spiritual, kegiatan ini juga memperkuat komitmen lintas elemen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Kehadiran Kapolres Bondowoso mencerminkan komitmen Polri dalam merawat kerukunan antarumat beragama serta membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan yang humanis dan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan.

Turut hadir Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, S.H., M.H., jajaran pejabat Polres Bondowoso, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, S.H., Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bondowoso Pinandhita I Wayan Sindia, S.H., serta sekitar 75 umat Hindu.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bondowoso menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pura Tri Mandala Giri, tokoh agama Hindu, jajaran Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, serta seluruh umat Hindu yang telah menginisiasi doa bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, upaya pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran kolektif dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Nilai spiritual yang diwujudkan melalui doa juga perlu diiringi dengan tindakan nyata dalam menjaga alam dan melindungi masyarakat dari ancaman bencana.

“Doa bersama ini menjadi wujud kepedulian kita terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari masyarakat, tokoh agama, TNI, Polri hingga pemerintah,” ujar AKBP Aryo Dwi Wibowo.

Ia menegaskan, Polres Bondowoso akan terus memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui silaturahmi dan kehadiran langsung di berbagai lingkungan, termasuk tempat ibadah.

Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan publik, mempererat persaudaraan, serta menjaga suasana kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman masyarakat Bondowoso.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Apabila masyarakat menemukan potensi kebakaran, gangguan kamtibmas, atau tindak kriminalitas, segera laporkan melalui layanan Polri 110. Layanan ini beroperasi selama 24 jam, bebas pulsa, dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran Kapolres dan jajaran menjadi bukti nyata perhatian Polri terhadap kehidupan umat beragama sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

“Atas nama umat Hindu dan seluruh warga yang hadir, kami menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada Bapak Kapolres beserta jajaran yang telah berkenan hadir. Kehadiran ini bukan hanya menunjukkan kedekatan, tetapi juga menjadi bukti perhatian dan kepedulian Polri terhadap umat beragama di Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama dapat membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat serta memohon perlindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar alam tetap terjaga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua PHDI Kabupaten Bondowoso, Pinandhita I Wayan Sindia, S.H. Ia menyambut baik kehadiran Kapolres dan jajaran kepolisian yang dinilai mampu memperkuat kebersamaan serta menghadirkan rasa aman bagi umat beragama.

Di sisi lain, upaya pencegahan karhutla terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Polsek Curahdami menjalin sinergi dengan Koramil, Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Perhutani, pemerintah daerah, serta tokoh agama untuk meningkatkan deteksi dini dan patroli di kawasan hutan yang rawan kebakaran.

Wilayah Desa Curahpoh dan sekitarnya menjadi salah satu perhatian dalam langkah antisipasi tersebut, mengingat pentingnya menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran yang berpotensi merusak ekosistem dan mengganggu kehidupan masyarakat.

Melalui perpaduan nilai spiritual, kepedulian lingkungan, dan kolaborasi lintas sektor, Bondowoso terus membangun kesadaran bahwa menjaga alam adalah bagian dari menjaga kehidupan. Semangat kebersamaan yang tumbuh dari tempat ibadah diharapkan menjadi kekuatan nyata dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, masyarakat yang harmonis, serta wilayah yang semakin tangguh menghadapi ancaman karhutla.


|msb


Tidak ada komentar

Posting Komentar